
"Evan ambil kapal kecil sekarang Reno jatuh dan gak muncul dari dalam air" batin Hermione yang didengar oleh sahabat iblisnya.
"Yang dikendarainya pakai mesin atau manual?" batin Evan.
"Mesin" batin Hermione.
Evan langsung melajukan jet skinya kearah tepi pantai bersama Iliana yang berada dibelakangnya. Yang lain langsung mendekati kearah Hermione. Hermione melepaskan jaket pelampungnya.
"Kak mau ngapain?" tanya Ariel.
"Nolongin Reno" jawab Hermione lalu lompat turun dari jet ski.
Reno yang tadi melamun nengendarai jet ski tiba-tiba tersadar karena kakinya ditarik kedalam air. Dia berusaha berenang naik kedaratan tapi kakinya ditarik. Reno melihat kebawah kakinya betapa terkejutnya dia melihat kuku jari yang menariknya sangat tajam, rambut yang panjang, baju berwarna putih.
Reno mulai kehabisan nafas, dia berusaha melepaskan pegangan dari sosok itu. Hermione berenang kearah Reno, mereka sudah sangat dalam menyelam.
Hermione memegang tangan Reno setelah sampai dengan Reno, Reno yang tadi fokus dengan kakinya terkejut dan langsung melihat kearah Hermione. Hermione menendang sosok yang menarik kaki Reno sambil menatap sosok itu tajam, sosok yang melihat Hermione menjadi takut dan langsung menghilang.
Hermione melihat kearah Reno yang sudah kehabisan napas, matanya sudah mulai tertutup, dia langsung menarik Reno berenang keatas. Reno kehilangan kesadarannya karena banyak air yang dia minum dan juga kehabisan nafas.
Hermione muncul dari dalam air bersama Reno yang sedari tadi dia pegang. Kapal sudah ada disana, Evan menarik Reno dibantu yang lain juga, setelah itu Evan menarik Hermione.
"Hah woi bangun" ucap Hermione menekan-nekan dada Reno.
"Reno bangun" ucap Hermione masih menekan-nekan dada Reno.
"Kenapa dia bisa jatuh gitu sih, kan pakai pelampung kenapa kayak gitu?" tanya Sarah.
"Ada yang narik" jawab Hermione tanpa melihat kearah Sarah.
"Hah ditarik?" tanya Dimas, Fadil, Ariel dkk dan Sarah dkk.
"Penunggu disini narik kayaknya Reno termenung" ucap Julio yang lain menjadi bergidig ngeri.
Karena tak ada pergerakan dari Reno, Hermione langsung memberikan napas buatan untuk Reno. Dimas dan Ariel yang melihat itu hanya bisa diam karena itu demi keselamatan Reno.
Reno langsung terbatuk-batuk, Hermione melihat Reno lekat. Reno membuka matanya perlahan, orang yang pertama dia lihat adalah Hermione. Reno langsung duduk dan memeluk Hermione erat mengingat kejadian tadi.
"Udah jangan diingat lagi" ucap Hermione mengusap punggung Reno.
"Syukur lo udah sadar" ucap Fadil.
"Deg-degan gue" ucap Dani.
"Kamu bikin khawatir aja No" ucap Dimas.
Reno menangis sambil memeluk Hermione, Hermione terus mengusap punggung Reno.
"Kak ada yang narik Reno" ucap Reno.
"Udah gak ada" ucap Hermione. Hermione melihat kearah Evan, Evan yang paham dengan tatapan itu langsung menjalankan kapal yang digunakan tersebut.
"Jet skinya gimana?" tanya Wawa.
"Nanti nyuruh orang ambil" jawab Julio. Reno masih terus memeluk Hermione erat sambil menangis.
__ADS_1
"Inget gak kakak gak suka orang cengeng apalagi ini cowok" bisik Hermione, Reno langsung melepaskan pelukannya dan menghapus air matanya.
"Nggak nangis kok" ucap Reno, Hermione hanya tersenyum.
Setelah sampai ditepi pantai mereka semua langsung turun, Julio menyuruh petugas mengambil jet skinya.
"Ayo kevilla" ajak Hermione kepada Reno, Reno hanya mengangguk pelan.
Mereka berjalan kearah villa, saat sudah dekat villa Sakti datang menghampiri Hermione.
"Kalian duluan aja, No kamu langsung mandi terus istirahat" ucap Hermione yang dapat anggukan dari Reno. Yang lain langsung pergi meninggalkan Hermione bersama Sakti.
"Kenapa?" tanya Hermione.
"Gak, tadi ada kejadian apa Ra?" tanya Sakti.
"Jatuh" jawab Hermione.
"Ohh" balas Sakti.
"Tapi bukan kamukan yang jatuhnya?" tanya Sakti.
"Gak, aku cuman nyelamatin aja" jawab Hermione.
"Kok bisa sih?" tanya Sakti heran.
"Ngelamun hari ditarik sama penunggunya" jawab Hermione.
"Ohh ditarik, kayaknya tu penunggu suka sama orang yang dia tarik" ucap Sakti.
"Hus ngomong tuh" ucap Hermione.
"Hah iya sih bener kata kamu" jawab Hermione.
"Udah jangan dipikirin kan kamu hebat, cuman sosok kayak gitu doang kalah jauh sama kamu" ucap Sakti membenarkan rambut Hermione.
"Yaiyalah" ucap Hermione.
"Uhh sombong" ucap Sakti mencubit pipi Hermione.
"Ihh sakit" ucap Hermione.
"Olololo tayang tayang" Sakti mengusap pipi Hermione lembut.
Reno melihat kejadian itu dari balkon kamarnya, dia belum mandi sama sekali.
"Temen kok mesra" ucap Reno pelan lalu masuk kedalam kamar.
"Aku mau pergi ya bye" ucap Sakti.
"Bye" balas Hermione. Sakti pergi berjalan menjauhi Hermione, Hermione berjalan masuk kedalam villa.
"Temen atau temen nih" sindir Reno saat melihat Hermione berjalan kearah kamar.
"Eh No kamu belum mandi?" tanya Hermione pura-pura tidak tau.
__ADS_1
"Blm" jawab Reno.
"Blm?" Hermione mengaitkan kedua alisnya.
"Belum" jawab Reno.
"Ohh, sana mandi abis itu istirahat nanti ditarik lagi mau kamu" ucap Hermione.
"Ya nggaklah" balas Reno.
"Udahlah aku mau mandi aja" ucap Reno.
"Dari tadi juga disuruh mandi" ucap Hermione.
"Yayaya" Reno masuk kedalam kamarnya, Hermione berjalan kearah kamarnya kembali lalu masuk kedalam kamar.
"Huh dasar gak peka" ucap Reno berjalan sambil menghantak-hentakan kakinya masuk kedalam kamar mandi, untung Fadil sedang tidak ada dikamar.
Hermione muncul dikamar Evan dan Iliana karena sahabat iblisnya sedang berkumpul disana. Dia sudah rapi dengan pakaian casualnya.
"Kita mendakinya kapan?" tanya Dela.
"Lusa aja gimana" usul Julio.
"Hmm boleh tuh" ucap Andre, yang lain hanya mengangguk setuju.
"Gue harus ganti aura kalian jadi positif" ucap Hermione.
"Kenapa emang?" tanya Mona.
"Tempat pendakian pasti ada juru kunci jadi kita harus hati-hati" ucap Hermione.
"Juru kuncinya gak akan bisa dengar batin kita, liat apa masa lalu kita, dan dia gak akan tau kalau kita ini iblis" ucap Hermione lagi.
"Kalau mereka seperti Dimas, Reno, dan Ariel gimana kan mereka udah pernah tidur bareng lo?" tanya Iliana.
"Juru kuncinya hanya bisa merasakan aura negatif dari gue dia gak akan bisa liat apa yang terjadi sebenarnya" jawab Hermione.
"Tapi kalau kejadian kayak Ariel tidur dengan Sarah, Dani tidur dengan Wawa, dan Sani tidur dengan Santi itu keliatan dengan juru kuncinya" ucap Hermione lagi.
"Kalau Dimas tidur dengan Sisil dan Sasa?" tanya Andre.
"Nggak akan keliatan" jawab Hermione.
"Bagus deh kalau juru kuncinya gak akan nyadar kalau kita iblis" ucap Drew.
"Buat lingakaran cepet gue bakal ganti aura kalian" ucap Hermione.
"Siap bos" ucap Evan.
"Ratu dong bukan bos" ucap Julio.
"Oh iya ulang, siap ratu Hermione" ucap Evan.
Mereka duduk melingkar dengan Hermione ditengah lingkarannya. Hermione mulai membaca mantra sambil menutup matanya, angin berhembus kencang didalam kamar tersebut. Andre, Evan, Julio, Drew, Iliana, Mona, dan Dela menutup matanya sambil saling genggam satu dengan lainnya.
__ADS_1
Setelah selesai mengganti aura yang tadinya negatif menjadi positif, mereka semua mengobrol bersama disana.
Bersambung...