RATU IBLIS

RATU IBLIS
41


__ADS_3

1 minggu telah berlalu, Hermione sama sekali tak ada kabar. Ariel sudah menelponnya terus menerus tapi selalu tak dijawab. Hermione selama ini bersama Dimas, biasanya dia kembali untuk menemui Andre dan sahabatnya saja.


"Kapan kamu mau ambil nyawanya sayang?" tanya Dimas membelai rambut Hermione yang ada dipangkuannya.


"Malam ini aja" jawab Hermione yang berwujud Hera.


"Setuju, aku udah males karena dia suka main sama yang lain" ucap Dimas.


"Lah aku juga sama berarti kamu males juga sama aku" ucap Hermione.


"Males sih nggak cuman cemburu aja" ucap Dimas.


"Untung kamu iblis kalau misal manusia udah aku lempar kelaut" ucap Dimas. Hermione hanya terkekeh mendengarnya.


"Oh iya papanya Reno masih dirumah?" tanya Dimas.


"Masih" jawab Hermione.


"Bagus deh Reno berarti gak sendiri dirumah" ucap Dimas.


"Mau gak nanti kita liburan pas Reno sama adik kamu udah libur semester 1 ajak juga temennya si Fadil itu?" tanya Dimas.


"Hmm boleh tapi aku berwujud jadi Dara, paling aku akan muncul berwujud Hera sekali-sekali, nanti bawa temen sejenis aku juga ya" ucap Hermione.


"Hmmm iya bagus tuh lebih banyak lebih seru" ucap Dimas.


"Eh nanti kamu jangan marah ya" ucap Hermione.


"Marah kenapa emang?" tanya Dimas.


"Aku ada rencana buat panas-panasin orang" ucap Hermione.


"Siapa orangnya?" tanya Dimas.


"Bram sama Ariel" jawab Hermione.


"Bram sebagai Hera dan Ariel sebagai Dara" ucap Hermione.


"Ariel siapa?" tanya Dimas.


"Kakak kelas Andre, Reno dan Fadil" jawab Hermione.


"Jangan bilang dia nidurin kamu" ucap Dimas.


"Emang, makanya aku kesini lagi menghindar dia aja nelpon terus, katanya dia mau tanggung jawab" jawab Hermione.


"Aduhhh sayang, eh kok mau tanggung jawab, orang yang suka nidurin kan gak bakal mau tanggung jawab" ucap Dimas


"Karena darah keluar makanya dia sangka aku masih itu, padahalkan cuman akal-akalan aku aja biar bagus gitu" ucap Hermione, Dimas bengong mendengar perkataan Hermione.


"Astaga sayang, licik banget kamu" ucap Dimas.


"Pas lagi main disana juga ada papanya Reno" ucap Hermione membuat Dimas kaget.


"Tapi dia main sama sekretarisnya bukan aku, papanya Ariel juga sama sekretarisnya" ucap Hermione.


"Papa Reno liat kamu?" tanya Dimas.


"Liat kan mainnya diruang tengah, papanya Reno sama papanya dia juga main diruang tengah" ucap Hermione.


"Heraaaaa" Dimas cemberut mendengar itu.


"Maaf kan aku disana berakting sebagai korban jadi aku pasrah aja" ucap Hermione.


"Kamu main diruang tengahkan?" tanya Dimas.

__ADS_1


"Hmm iya" ucap Hermione.


"Ok kita lakuin juga disini" Dimas membuka kancing baju Hermione.


"Ntar pintu depan belum dikunci" ucap Hermione.


"Tapi udah ditutup rapatkan?" tanya Dimas.


"Udah" jawab Hermione.


"Ya biarin aja kalau udah ditutup" ucap Dimas menyimpan baju Hermione.


"Biar pas Sasa datang liat kita lagi bercinta disini" bisik Dimas.


"Hmm bener juga" ucap Hermione mulai membuka baju Dimas. Dimas membuka br4 Hermione sekarang mereka berdua sudah bertelanjang dada. Dimas melihat tubuh Hermione tanpa berkedip, mulutnya terbuka sedikit.


"Biasa aja kali" Hermione mengusap wajah Dimas lembut.


"Udah lama aku gak liat tubuh kamu secara langsung, kan biasanya kamu masuk tubuh Sasa terus" ucap Dimas langsung melahap salah satu gunung kembar Hermione.


***


Selama 1 minggu Ariel tak pernah bermain dengan wanita manapun. Ariel selalu bertanya kepada Andre tapi tak mendapat jawaban sama seperti hari ini.


"Dre kasih tau gue dimana kak Dara" ucap Ariel, Dani dan Sani bingung dengan Ariel karena selama 1 minggu selalu menanyakan Hermione.


Andre hanya melihat Ariel datar lalu pergi meninggalkannya diikuti Reno dan Fadil dibelakangnya walaupun mereka tak tau permasalahan yang sebenarnya apa, Reno juga selalu menelpon Hermione tapi tak pernah diangkat oleh Hermione. Ariel langsung menyusul Andre Dani dan Sani mengekori saja.


"Dre jawab gue" ucap Ariel menghalang jalan Andre.


"Dimana kak Dara? Kenapa setiap ditelpon gak diangkat?" tanya Ariel.


"Iya gue telpon juga gak pernah diangkat" ucap Reno menyambung. Andre mengangkat kedua bahunya, selama 1 minggu Andre tak pernah berbicara dengan mereka.


"Lo pasti tau dia dimana" ucap Ariel.


"Lo minum ya" ucap Fadil mencium aroma alkohol, Andre hanya melirik Fadil sekilas.


"Lo tau dimana dia makanya gue tanya lo" ucap Ariel.


"Mau apa lo nyariin dia mau minta maaf?" tanya Andre dengan nada mengejek. Andre tersenyum miring melihat ekspresi Ariel.


"Dia gak mau ketemu sama lo, jangan pernah tanya keberadaan dia ke gue karena gue gak akan bilang sama lo" ucap Andre.


"Kenapa gak mau bilang?" tanya Ariel.


"Karena itu kemauannya Dara" ucap Andre lalu pergi.


"Masalah kalian apa sih sebenarnya?" tanya Dani.


"Gue aneh sama lo yang selalu nanya kak Dara 1 minggu ini" ucap Sani.


"Gue gak ikut masalah kalian tapi kak Dara gak pernah angkat telpon gue" ucap Reno.


"Gue gak pernah telpon" ucap Fadil.


"Coba lo telpon siapa tau dia mau angkat" ucap Ariel. Fadil lalu menelpon Hermione.


"Gak diangkat" ucap Fadil mencoba menelpon lagi tapi langsung tak aktif.


"Langsung gak aktif" ucap Fadil.


"Akhhhh" Ariel meninju dinding lalu pergi.


Reno, Fadil, Dani dan Sani saling pandang heran dengan mereka.

__ADS_1


***


Hermione dan Dimas sudah bercucuran keringat, suara kenikmatan mereka berdua memecahkan keheningan villa tersebut. Suara mereka saling bersahutan merdu didengar.


Sasa berjalan kearah villa yang disewa Dimas, saat dia mau mengetuk pintu dia mendengar suara Dimas dan suara perempuan yang asing menurutnya.


"Ah deeper"


"Yahhh babyhhh"


"Ken~apahh tambahh be~sar?"


"Ah ntahlahhh, ta~pi ini ah sema~kin nikmathh"


"Aku ing~in ke~luarhh"


"Ber~sama babyhh"


Sasa mendengar itu menjadi panas.


"Pagi-pagi seperti ini sudah bercinta saja" gumam Sasa.


"Siapa yang bercinta dengan Dimas?" tanya Sasa pada dirinya sendiri.


"Padahal tadi malam dia nidurin aku dan sekarang dia lagi main sama wanita lain" ucap Sasa.


"Ahhhhhhh"


"Ahhh nikmat, kamu memang istri aku paling hebat pintar sekali memuaskan suaminya"


"Kamu juga hebat sayang"


"Lebih hebatan istri aku, aku harus banyak belajar dari kamu kalau masalah ranjang"


"Apa istri" Sasa kaget mendengar itu. Dia langsung membuka pintu villa kasar, Dimas langsung melihat kearah pintu, sama seperti Hermione. Posisinya Hermione berada dibawah tubuh Dimas.


"Dimas siapa dia?" tanya Sasa berjalan pelan mendekati Hermione dan Dimas.


"Aku yakin kamu sudah mendengarnya" ucap Dimas masih tetap diposisinya.


"Tega sekali kamu Dimas bermain dibelakangku, kamu meniduriku lalu kamu juga meniduri wanita lain" ucap Sasa. Dimas beranjak dari tubuh Hermione lalu menutup tubuh mereka berdua, Hermione lalu duduk.


"Dasar brengsek" ucap Sasa.


"Kau bilang aku brengsek terus kau apa, kau juga sama brengseknya denganku" ucap Dimas.


"Kau pikir aku tak tau jika kau suka tidur dengan om om, aku tau Sasa" ucap Dimas membuat Sasa terkejut.


"Sepertinya jangan malam deh lebih baik sekarang aja" ucap Dimas melihat Hermione.


"Baiklah jika itu maumu" ucap Hermione menatap tajam Sasa.


"Kau cocok berada dineraka lapisan Tuan Asmodeus" ucap Hermione.


"A a apa mak maksudmu?" tanya Sasa takut ditatap seperti itu.


Hermione menjentikkan jarinya seketika itu juga Sasa kehilangan kesadarannya. Hermione menarik roh Sasa secara paksa lalu menghilang tak lama itu dia muncul lagi dan masuk kedalam tubuh Sasa.


"Aku pergi dulu membawa tubuh dia" ucap Hermione yang berada ditubuh Sasa.


"Iya Hera" ucap Dimas. Hermione pergi dari sana, Dimas mengemasi pakaian yang berserakan.


Hermione berjalan kearah jalan raya yang cukup ramai orang berlalu lalang. Dia mengendalikan mobil yang melaju menggunakan jari telunjuknya. Setelah dirasa mobilnya sudah dekat dia langsung mengendalikannya, mobil itu lalu belok kearah Hermione yang berada ditubuh Sasa secara mendadak membuat mobil itu menabrak tubuh Sasa.


Hermione keluar dari tubuh Sasa, tubuh Sasa terpental jatuh kesungai, mobil yang menabrak Sasa ikut masuk kesungai. Kendaraan yang berlalu lalang langsung berhenti mereka menelpon polisi setelah itu memvideokan tubuh Sasa dan mobil yang masuk sungai untuk dijadikan berita paling hangat didesa mereka.

__ADS_1


Hermione pergi dari tempat kejadian sambil tersenyum miring.


Bersambung...


__ADS_2