Menjadi Sugar Baby

Menjadi Sugar Baby
Sebuah Berita Baru


__ADS_3

"Aku mau mandi dulu." ucap Daniel seraya beranjak dan mengambil Darriel.


Kemudian ia meletakkan bayi itu ke dalam box. Karena ia sudah tertidur dan akan lebih aman apabila ia berada disana.


"Ya udah, mandi gih. Abis itu kita makan." ujar Lea.


Daniel mengangguk. Kemudian ia melepaskan dasi, jas, dan kemejanya di hadapan Lea.


Tiba-tiba tubuh Lea berdesir dan darahnya seakan naik ke kepala. Ia fokus pada dada sang suami yang bidang dan sixpack. Kemudian tatapan matanya bergerak turun ke arah tonjolan yang ada di balik celana.


Daniel lalu menyadari jika Lea tengah menatap dirinya demikian. Ia pun mendekat dan bertanya dengan suara pelan.


"Ke apa sayang?" tanya nya sambil meraih tangan Lea kemudian membuat wanita yang tengah duduk tersebut berdiri.


"Kangen sama ini, hmm?"


Daniel menempelkan tangan istrinya itu pada juniornya. Sementara kedua mata mereka saling bertatapan satu sama lain.


"Kamu mau ini masuk ke sini kan?"


Tangan Daniel melesak masuk melalui bawah dress yang dikenakan Lea. Kemudian mengusap-usap area sensitif istrinya itu.


"Mau dimasukin kesini kan?. Hmm?" Daniel bertanya sekali lagi.


Mata Lea perlahan berubah menjadi sayu, Daniel terus mengusap-usap bagian itu dengan halus dan lembut. Kadang ia tekan-tekan jarinya agak dalam. Hingga tanpa sadar Lea pun mulai mengusap milik sang suami.


"Ke kamar mandi sayang, ayo!"


Daniel juga sudah tidak tahan sepertinya.


"Nggak enak, ada Darriel." bisik Daniel lagi.


Lea mengangguk, mereka pun beralih ke kamar mandi yang luas. Disana segala gairah yang tadinya terbendung kini mereka lepaskan. Daniel mencium bibir Lea dengan penuh n*fsu. Begitupula dengan Lea sendiri.


"Mas, hmmh, enak mas."


Lea meracau di tengah ciuman yang masih berlangsung. Sebab dibawah sana usapan tangan Daniel mulai di percepat dan membuat Lea perlahan basah.


"Kamu akan aku suntik, sayang."


Daniel berbisik nakal seraya menarik dress Lea ke atas, membukanya lalu membiarkan pakaian tersebut jatuh ke lantai. Mereka kembali berciuman dan kembali seperti tadi.


Lea membuka kancing dan resleting milik pria itu. Dan keluarlah tongkat yang sudah sedemikian besar dan tegang sempurna.


Daniel menarik Lea menjadi lebih dekat, hingga seluruh tubuh mereka saling bersentuhan. Mereka berciuman dengan tangan yang saling menyentuh untuk beberapa saat.

__ADS_1


Kemudian Daniel membalikkan tubuh istrinya itu, dengan kedua tangan Lea bertumpu ke dinding.


Daniel mulai memasukkan miliknya dan kenikmatan itu perlahan mewarnai permainan.


"Hmmh, mas, aaah."


Lea mulai meracau, Daniel berusaha mengatur nafas di sela-sela gerakan yang ia buat.


"Kamu suka ini kan, hmm?"


"Iya mas, hmmh."


"Enak?" bisik Daniel di telinga sang istri.


"Hmmh."


Lea hanya bisa mengeluarkan jawaban tersebut saking ia menikmati. Setelah cukup lama dengan posisi tersebut mereka berganti posisi lain.


Daniel duduk di pinggir bathub, sedang Lea berada di atasnya. Sesekali mereka berciuman di sela-sela gerakan Lea yang naik turun. Keduanya menahan suara untuk tidak terlalu besar, sebab ada Darriel di luar sana dan tengah tertidur pula.


Waktu kembali berlalu. Mereka sudah berganti posisi berkali-kali. Hingga kini kembali ke posisi Daniel duduk dibawah dan Lea diatasnya.


"Mas, ssshh, hmmh."


"Aku mau ngeluarin adeknya Darriel, sayang." ucap Daniel seraya menatap mata Lea. Maka Lea pun mengangguk. Mereka mempercepat gerakan, hingga kemudian.


Keduanya mengerang, seiring dengan bergetarnya tubuh dan keluarnya cairan hangat yang memenuhi rahim Lea.


Mereka saling berpelukan, mengatur nafas yang masih begitu tersengal. Setelah beberapa saat mereka kemudian saling bersitatap dan tersenyum satu sama lain. Mereka beristirahat sejenak, lalu sama-sama berendam di air hangat.


***


Sebuah thread beredar di sosial media Twitter. Di dalam thread tersebut dikatakan jika si pembuat adalah seorang wanita yang saat ini tengah kehilangan kontak dengan adik perempuannya.


Adik perempuannya itu terakhir dikabarkan frustasi, akibat dihamili oleh seorang pengusaha dan pengusaha tersebut menolak bertanggung jawab.


Dalam sekejap thread tersebut pun ramai dan menjadi trending topik. Ellio yang memang selalu lebih banyak berselancar di media sosial itu, kini bertanya pada Richard.


"Bro, ini soal Marvin bukan sih?" tanya nya pada sang sahabat.


"Soal apaan?"


Daniel mendekat dan melihat handphone Ellio. Daniel membaca thread tersebut sejenak, lalu kini ia dan Ellio sama-sama melempar tatapan ke arah Richard. Richard hanya tersenyum kecil, lalu menghisap batang rokoknya.


"Emang si Clarissa hilang, bro?"

__ADS_1


Gantian Daniel yang bertanya pada Richard. Meski pertanyaan Ellio saja belum di jawab oleh mertuanya itu.


"Kata lo kemaren-kemaren dia ada di kakaknya." timpal Ellio.


"Udah lo berdua tenang aja." Richard berujar lalu tersenyum dan mereguk kopi yang ada di dalam gelas.


"Biar itu jadi urusan gue aja." Lanjutnya kemudian.


Daniel dan Ellio saling bersitatap satu sama lain, lalu kembali menatap Richard.


"Mereka main drama, ya kita juga main drama lah. Emang mereka doang yang bisa kayak gitu." Lagi-lagi Richard berujar.


"Lo emang bener-bener.ya." ucap Ellio sambil tertawa. Sementara Daniel tersenyum seraya menarik nafas.


"Pokoknya terima beres aja, kalau sama gue mah." ujar Richard.


"Oke." Daniel menjawab diikuti anggukan Ellio.


"Tapi seru juga ya ngeliat hal kayak gini." ucap Ellio kemudian.


"Lo emang nggak pernah gagal kalau di suruh membangun asumsi publik, terhadap apapun itu." lanjutnya lagi.


Richard tertawa. Mereka lalu membaca komentar-komentar warganet di bawah postingan thread drama tersebut. Isinya hampir 95% menghujat si pengusaha yang tak disebutkan namanya itu.


Lalu ada beberapa netizen ahli cocokologi yang menghubungkan berita yang dibuat Richard kemarin di media, dengan tread tersebut. Misi pun menjadi tepat sasaran.


Richard memang sengaja membuat berita yang kali ini tanpa disertai nama lengkap, hanya inisialnya saja.


Sebab ia hendak memberi ruang bagi netizen untuk menjadi detektif dadakan. Dengan demikian kasus ini akan menjadi perbincangan yang menghebohkan.


***


Dua hari kemudian, Richard tengah melintas di sebuah jalanan. Tiba-tiba ia melihat toko ibu Lea. Karena kebetulan ia melintas di dekat sana.


Richard berbelok arah dan melihat ibu Lea yang tengah sibuk melayani pembeli yang begitu banyak.


Richard memarkir mobil, kemudian ia keluar dengan niat membantu ibu dari anaknya itu. Sebab di dalam sepertinya sedang kewalahan.


Richard melangkah masuk, namun tiba-tiba ia melihat seorang pria yang mirip dengan Leo. Pria itu tampak baru tiba dari arah belakang dan kini ia membantu ibu Lea.


Richard terdiam, dan hendak berbalik arah. Namun kemudian tiba-tiba ia berpikir.


"Kan ini toko, modal dari gue ya?. Kenapa gue harus merasa minder dan balik belakang." gumamnya.


Tak lama Richard pun mendekat. Dan ia bantu melayani pembeli. Ibu Lea terkejut dengan kehadiran pria itu, namun ia juga tak bisa menghalangi. Sebab toko memang sedang sangat ramai sekali.

__ADS_1


Ayah Leo memperhatikan Richard, Richard balas memperhatikan pria itu. Kemudian pembeli datang lagi ke arah mereka dan mereka pun kembali fokus pada pembeli-pembeli tersebut.


__ADS_2