Menjadi Sugar Baby

Menjadi Sugar Baby
Nonaktif


__ADS_3

Permasalahan Daniel agak sedikit mereda. Namun di hari ketiga tiba-tiba ada beberapa orang yang mengaku dari yayasan perlindungan anak dan perempuan, yang memojokkan Daniel di sosial media.


Mereka mengatakan jika memang saat itu Daniel berniat menolong, maka seharusnya ia mengembalikan Lea pada keluarganya. Hal tersebut mengutip perkataan beberapa netizen yang sempat mengomentari postingan tentang pengakuan Daniel di media Instagram miliknya.


Orang-orang tersebut kini menuntut Daniel ikut diadili. Karena Daniel dianggap telah melakukan abuse power pada seseorang yang masih di bawah umur.


Daniel kembali meradang, kali ini Richard juga benar-benar marah. Ia hanya ingin keluarganya tenang, namun masalah malah melebar kemana.


Pengacara Daniel mengatakan mereka tak bisa menekan Daniel seperti itu. Sebab kini ia dan Lea merupakan suami istri yang sah di mata hukum dan keyakinan yang mereka anut.


Harusnya itu semua sudah tidak jadi masalah lagi. Tapi orang-orang yang hendak menuntut Daniel tersebut bermaksud memberi efek jera. Terutama pada para laki-laki hidung belang di luar sana. Agar mereka tau meski memiliki power dan uang, mereka tak bisa seenaknya berbuat sesuatu.


Remaja di bawah usia 17 tahun harusnya menikmati masa remaja dan bersekolah, bukan dihadapkan pada sebuah pernikahan. Hal ini pun menjadi polemik yang membuat lebih banyak orang dan tokoh masyarakat yang membuka suara.


Jagat Maya kembali heboh. Belum lagi masalah satu selesai, sudah muncul permasalahan baru. Lea sendiri telah mengetahui hal tersebut dan ia merasa begitu sedih.


Perempuan itu berpikir bahwa ia harus melakukan sesuatu. Ia tak tega melihat Daniel terus dipojokkan oleh beberapa pihak.


Akhirnya dengan memberanikan diri, Lea membuat sebuah video pengakuan dan mengunggahnya di sosial media.


Isi dari video tersebut adalah pengakuan mengenai mengapa dirinya saat itu berpikir untuk menjadi seorang sugar baby. Ia menjelaskan keadaan rumahnya, kondisi mental, serta kurangnya bimbingan orang terdekat.


Intinya Lea menyalahkan dirinya sendiri dan mengatakan jika Daniel sudah menyuruhnya pulang, namun ia tidak mau. Ia memilih untuk tinggal bersama pria itu hingga akhirnya mereka saling menyukai satu sama lain.


Lea meminta publik memaafkan suaminya dan berhenti memberi tekanan. Ia menjelaskan jika Daniel adalah seorang pria yang baik.


Lea menangis dalam video tersebut. Daniel sendiri diberitahu Ellio dan ia sangat terkejut. Ia tak menyangka Lea akan berbuat hal yang demikian.


"Le, kamu buat apa melakukan semua ini?"


Daniel bertanya pada Lea ketika ia akhirnya buru-buru untuk pulang dan meninggalkan pekerjaan di kantor. Mata Lea masih sembab akibat menangis saat membuat video tadi.

__ADS_1


"Aku nggak bisa diem aja mas, mereka memojokkan kamu. Aku nggak bisa liat kamu kayak gini."


"Aku bisa menghadapi mereka, Le. Aku masih kuat. Kamu nggak usah ngapa-ngapain, aku yang akan menyelesaikan semuanya."


"Aku nggak tahan mas, liat keluarga kita di rongrong terus. Aku mau kita tenang kayak biasanya. Aku ngerasa udah bawa masalah ke dalam kehidupan kamu."


Lea kembali terisak. Daniel kemudian mendekat dan memeluk istrinya itu.


"Masalah dalam kehidupan itu wajar, Le. Nggak ada satu manusia pun yang hidupnya nggak ada masalah. Ada yang masalahnya terlihat sama orang lain, ada yang nggak." ujar Daniel lagi.


Lea menyeka air matanya dengan tangan. Sementara Daniel terus mendekap istrinya itu dan mencoba menenangkannya.


"Lagipula selama hidup sama kamu, baru kali ini aku tersandung masalah yang cukup besar. Selama ini kita baik-baik aja dan hidup kita bahagia." lagi-lagi pria itu berucap.


"Wajar dalam beberapa tahun berjalan, kita mengalami sekali waktu yang bikin kita jadi nggak enak." lanjut pria itu kemudian.


"Tapi kapan ini akan berakhir, mas?"


Lea makin mempererat pelukannya dan terus menangis di pelukan sang suami.


***


Hari berlalu.


Ayah Rangga menjalani sidang atas keterlibatannya dengan SB Agency. Disana mami Bianca selaku terdakwa kembali dihadirkan untuk memperkuat tuduhan.


Daniel, Ellio, dan Richard sendiri akhirnya turut menjadi saksi. Mereka memberikan kesaksian secara bergantian.


Masalah naik turun seperti roller coaster. Namun banyak dari netizen yang mulai menaruh simpati pada Daniel. Sejak video konferensi persnya tempo hari diunggah, banyak yang kini pro terhadap pria itu.


"Orang udah nikah sah koq di rongrong. Lucunya netizen di negara ini." ujar salah seorang netizen.

__ADS_1


"Yang dipermasalahkan bukan menikahnya. Terus aja lo normalisasi orang yang nikah dan menikahi perempuan di bawah umur. Biar makin mengalami kemunduran semuanya." Netizen lain memberikan argumen yang berlawanan.


"Hahaha, kocak. Orang udah sah di usik-usik, yang kumpul kebo di diemin. Udah pada gesrek semua otaknya."


Ada lagi yang membela Daniel, namun kembali seolah menyetujui pernikahan di bawah umur.


Serba salah memang, hidup di wilayah yang sumber daya manusianya memang masih di bawah rata-rata. Kadang kita tak mengerti jalan pikiran orang lain.


Dan orang-orang tersebut sangat suka berdebat dalam hal apapun. Tetapi sekali lagi, dampak dari pembelaan netizen tersebut membuat Lea dan Daniel menjadi cukup tenang. Setidaknya ada yang membantu memerangi netizen yang kontra.


Lea mendampingi Daniel di persidangan lanjutan ayah Rangga. Mereka saling menguatkan dan pengacara Daniel pun tak tinggal diam. Semua bukti, saksi dan segala hal yang diperlukan untuk membela posisi Daniel telah ia persiapkan.


Pada akhirnya ayah Rangga di jerat pasal yang sama dengan mami Bianca. Tersangka lain juga terungkap dalam persidangan itu. Ada orang yang memiliki jabatan, power, dan orang terkenal yang ikut andil dalam bisnis kotor tersebut.


Hingga para sugar daddy langganan SB Agency terungkap semua ke publik. Satu persatu dari mereka memberikan kesaksian. Hingga nama Daniel agak sedikit bersih lantaran tertutup kesalahan mereka.


"Pak Dan, sebaiknya anda istirahat di rumah dan selesaikan dulu masalah yang tengah anda hadapi. Biar kantor sementara kami yang mengurus."


Perkataan dari salah satu petinggi di kantornya tersebut, mengindikasikan jika Daniel akan di nonaktifkan sementara. Mengingat masalah yang ia hadapi bukanlah masalah yang sepele.


Daniel menerima semua itu dengan lapang dada. Toh kasus ini memang butuh penanganan dan konsentrasi yang tinggi. Lagipula Daniel tak bisa bekerja dengan baik, disaat pikirannya tengah runyam.


Masalah ini pun sampai ke telinga Richard dan juga Ellio. Mereka sama-sama memberi dukungan pada sahabat mereka tersebut.


Lea sendiri diberi pengertian agar ia tak lantas cemas dan menangis. Intinya saat ini mereka semua sedang berusaha saling menguatkan satu sama lain.


"Ayah janji, masalah Daniel akan cepat selesai."


Richard berkata pada Lea, yang kemudian disambut oleh pelukan dan Isak tangis oleh putrinya itu.


"Jangan takut, ayah disini sama kalian." ujar Richard lagi.

__ADS_1


Dan mereka pun kian erat berpelukan.


__ADS_2