Menjadi Sugar Baby

Menjadi Sugar Baby
Konferensi Pers


__ADS_3

Arsen kembali mendapat hujatan, kali ini semakin parah. Banyak netizen menyerang dan mengatakan jika dirinya terlalu mementingkan menolong orang jauh. Sementara saudaranya sendiri menjadi sugar baby.


Ada juga yang beranggapan bahwa, karena Daniel adalah pria kaya-raya. Maka perjuangan Arsen dan teman-temannya dalam menyadarkan perempuan yang ingin cepat kaya secara instan, memiliki pengecualian.


"Iyalah di biarin, orang cowoknya kaya dan good looking." Salah satu netizen berkomentar.


"Intinya cewek lain nggak boleh jadi sugar baby, saudara dia pengecualian. Wkwkwkwk, munafik." timpal yang lainnya lagi.


Netizen terus membanjiri akun remaja itu dengan kata-kata yang tak mengenakan. Reynald mengetahui perkara tersebut dan mencoba membesarkan hati sang anak.


"Kamu yang sabar ya, nak. Kita tinggal di negara dimana kalau kamu berbuat benar, kamu akan sulit terlihat. Tapi ketika kamu melakukan kesalahan, mata orang lain langsung jeli dan tertuju kepada kamu." ujar pria itu.


Arsen tersenyum tipis.


"Arsen baik-baik aja, pa." jawabnya kemudian.


"Mereka akan selalu seperti itu. Ketika ada orang yang berbuat kebaikan, mereka entah dimana. Tapi ketika orang yang berbuat kebaikan itu melakukan satu kesalahan, mereka pasti langsung ngumpul." lanjutnya lagi.


"Yang pasti papa bangga sama kamu dan teman-teman kamu. Kalian muda, pikiran kalian terbuka sedemikian jauh. Kalian mau peduli terhadap isu-isu yang ada di sekitar. Papa akan selalu ada dan mendukung kamu."


Lagi-lagi Arsen tersenyum. Reynald lalu menepuk bahu remaja itu dan menguatkannya.


***


Daniel mendadak mengadakan konferensi pers. Ia memberitahukan kepada awak media melalui Instagram pribadinya di jam 23:08.


Ada yang baru melihat postingan tersebut di pagi hari. Hingga para awak media pun pontang-panting menuju ke tempat dimana pria itu berada.


"Oke, teman-teman siap semuanya?"


Salah seorang petinggi di kantor Daniel yang dijadikan koordinator pers hari itu, bertanya pada para awak media yang telah berkumpul.


"Siap."

__ADS_1


"Ready." jawab mereka di waktu yang nyaris bersamaan. Jumlah mereka ada banyak hari itu. Namun tempat yang disediakan mampu menampung mereka semua.


Kamera di aktifkan, tak lama setelah itu Daniel yang di dampingi Richard dan Ellio pun keluar. Mereka duduk di kursi yang telah di persiapkan terlebih dahulu.


"Selamat pagi rekan-rekan pers semua."


Daniel mengawali pembicaraan dengan menyapa hadirin. Para awak media itu pun menjawab dengan serentak.


"Pagi."


"Saya Daniel Edsel Roberts, hari ini akan meluruskan segala bentuk kesalahpahaman dan persepsi serta opini publik yang terlanjur terbentuk. Akibat adanya simpang siur berita mengenai hubungan saya dengan SB Agency."


Para awak media mendengarkan dan merekam ucapan tersebut.


"Sebelumnya saya jelaskan terlebih dahulu, bahwa kedatangan saya ke SB Agency hari itu bukan karena undangan. Bukan juga karena saya sengaja mendaftar, tetapi saya datang mengikuti kedua sahabat saya yakni Richard dan juga Ellio."


Daniel melirik dan menoleh sejenak pada kedua sahabatnya yang duduk di sisi kanan dan kiri. Sedang Richard maupun Ellio tampak membenarkan ucapan Daniel.


Daniel kembali berbicara. Kali ini ia menjelaskan panjang lebar mengenai kronologi kejadian. Sampai ia bertemu dengan Lea dan menyelamatkan perempuan itu dari ayahnya.


Ia juga menjelaskan secara detail jika pada malam itu Ellio tak jadi membawa sugar baby manapun. Meski ia mendaftar sebagai kandidat sugar daddy.


Ellio menimpali ucapan sang sahabat, dengan mengatakan bahwa ia malam itu berniat mencari pasangan yang bisa diajak serius. Tetapi ia tidak mendapatkan apa-apa karena sudah sibuk melihat Daniel yang menyelamatkan Lea.


Kemudian Daniel bercerita lagi tentang kehidupannya setelah itu. Bahwa ia tak pernah menyentuh Lea hingga mereka akhirnya menikah.


Pernikahan itu pun didasari tuntutan ibu dan ayah tiri Lea, yang mengira dan menuduh bahwa Daniel sudah mengapa-apakan perempuan muda tersebut.


Karena tak banyak pilihan, Daniel memutuskan untuk menikahi Lea. Itu juga dengan surat pernyataan persetujuan ibu Lea, selaku walinya pada saat itu.


Sebab saat itu Lea belum diketahui ayahnya dimana dan siapa. Lagipula ia adalah anak di luar nikah, tak ada hak ayahnya untuk menikahkan.


Daniel mengatakan pernikahan mereka sah, ia menunjukkan bukti surat nikah yang ia dan Lea miliki. Mereka tidak menikah siri ataupun kumpul kebo, seperti yang sempat diberitakan dalam dua hari belakangan.

__ADS_1


Entah siapa yang memulai gosip tersebut, yang jelas ada rumor jika Daniel dan Lea bukanlah suami istri yang resmi secara hukum. Mereka dituduh menikah siri dan yang lebih parah lagi, ada netizen yang menuduh mereka kumpul kebo.


Dalam kesempatan itu Daniel juga membela Arsen. Sebab ia mengetahui jika sepupu dari istrinya itu kini terkena imbas dari perbuatannya.


Ia menjelaskan pada para awak media, jika Arsen baru saja mengetahui bahwa ia adalah anak dari kakak Richard. Sebelumnya ia tidak mengetahui jika Lea adalah saudara sepupu, dan telah menikah.


Lagipula Lea dinikahi secara resmi, bukan siri. Tidak mengalami KDRT ataupun tindakan kekerasan lainnya dari sang suami.


Para awak media yang hadir terus mendengarkan dan merekam hal tersebut. Akhir kata Daniel meminta maaf atas nama pribadi dan juga keluarga serta teman-teman. Jika ia telah membuat gaduh dan menimbulkan banyak sekali perdebatan di dunia maya.


Daniel mengatakan jika ia saat ini hanya ingin berkonsentrasi untuk keluarganya, terutama sang anak. Konferensi pers tersebut diakhiri, terakhir Ellio nyeletuk pada mereka semua.


"Beritanya tolong jangan di potong-potong terus dikasih judul yang menggiring opini publik ya."


Para awak media tersebut banyak yang diam dan agaknya sedikit kena mental. Terutama para awak dari media yang suka menyajikan clickbait dan memenggal berita menjadi sedikit-sedikit.


Sementara para awak media dari platform jujur, tampak santai saja. Sebab mereka tak pernah menyajikan berita yang seperti itu.


Daniel, Richard, serta Ellio kembali ke dalam. Sementara para awak media tersebut kini membubarkan diri.


***


Beberapa saat berlalu, pernyataan Daniel tersebar luar di sosial media. Seperti biasa tanggapan netizen pun beragam. Ada yang membela Daniel, ada yang datar saja.


Ada pula yang mengatakan mengapa pada saat Lea diselamatkan dari sang ayah, Daniel tak mengembalikan saja perempuan itu kepada orang tuanya. Agar ia tak menjadi tertuduh yang telah memelihara seseorang di bawah umur dengan sengaja.


Namun dari banyaknya komentar yang masuk, orang-orang yang semula tampak vokal menyudutkan Daniel kini tak terlihat.


Seperti biasa netizen yang hobi berkoar akan segera cuci tangan dan pura-pura bodoh, jika sebuah kebenaran telah diungkap dan kekeliruan sudah di luruskan.


Ini kerap terjadi, mengingat kadang yang suka berkoar itu adalah netizen-netizen yang kekurangan uang belanja atau yang hidupnya tak bahagia.


Kebanyakan dari mereka akan menekan orang lain yang bahkan tak mereka kenal sama sekali. Untuk memberikan rasa kepada diri mereka, bahwa ada orang yang lebih tertekan dari mereka. Hingga mereka akan merasa lebih baik.

__ADS_1


__ADS_2