
Kasus keterlibatan ayah Rangga dengan SB Agency terus bergulir. Setiap kali ada akun yang memposting berita mengenai hal tersebut, setiap itu pula netizen berbondong-bondong mengeluarkan pendapat.
Kebanyakan dari mereka menghujat dan menuntut ayah Rangga untuk buka suara. Perihal adakah keterlibatan orang yang memiliki power, dengan jaringan penyedia layanan sugar baby yang ia dan mami Bianca kelola.
Mereka ingin mengetahui lebih lanjut dan menyelamatkan korban yang mungkin sampai saat ini masih terjerat maupun terikat.
Dan belum lagi kasus tersebut menemui titik terang, kini muncul lagi berita soal Clarissa. Perempuan yang dihamili seorang pengusaha dan pengusaha tersebut menolak bertanggung jawab. Kasus ini pun telah viral di sosial media, entah siapa yang membuatnya menjadi viral.
"Eh, ini cewek kan ex SB Agency juga tau."
Salah seorang netizen dengan akun private, berkomentar di salah satu postingan yang mengangkat kasus Clarissa.
"Serius dia ex SB Agency juga?"
Netizen lain ikut berkomentar. Lalu muncullah balasan komentar-komentar lainnya.
"Serius?"
"Beneran?"
"Demi apa?"
"Tuh kan, akibat pengen cepat kaya sih."
"Cewek-cewek jaman now, pengen kaya nggak mau kerja keras. Maunya yang serba instan. Giliran nggak ditanggung jawabin, curhat-curhat di sosmed. Bawa-bawa netizen."
Komentar-komentar seperti itu terus bermunculan. Ada juga banyak netizen yang mentag akun Arsen di postingan tersebut.
"@gheaazura Gimana nih @arsenio. Kayaknya mbak ini mesti ditolong dan di sadarkan deh."
"@pratamatama Yakin nih orang @arsenio bisa nolong? @gheaazura. Sepupunya aja sugar baby, anjay. Wkwkwkwk."
"@taniaoctamy Sepupunya yang mana?. Spill IG nya dong!. @pratamatama."
Maka akun tersebut menyebut akun Lea tanpa menggunakan @. Netizen yang membaca komentar tersebut langsung beramai-ramai mengunjungi akun Lea.
Mereka mengorek-ngorek keterangan tentang Lea, dan dari komentar satu ke komentar yang lainnya. Berita tentang Lea merupakan seorang sugar baby pun kembali mencuat ke permukaan, bahkan menyebar dan lebih parah dari yang sebelumnya.
Sementara itu di lain pihak, tanpa sepengetahuan Daniel dan juga Richard. Sebab belum sempat memberitahu. Ellio memenuhi panggilan pihak yang berwajib.
Ia kembali diminta memberikan keterangan, perihal mengapa namanya ada dalam daftar sugar daddy yang terhubung dengan SB Agency.
Ellio jujur, jika saat itu dirinya hendak mencari pasangan. Namun ketika sampai disana, menurutnya ia tak menemukan yang pas di hati.
__ADS_1
Padahal alasan sesungguhnya saat itu adalah, Daniel sudah riweh dengan ayahnya dan juga Lea. Hingga Ellio pun tak lagi memikirkan keinginannya sendiri.
"Berapa lama anda menggunakan jasa SB Agency dan berapa kali anda pernah mengikuti pemilihan calon sugar baby disana?"
Pertanyaan itu meluncur begitu saja dari bibir penyidik.
"Hanya sekali itu saja." jawab Ellio.
"Sebelum itu?"
"Tidak pernah sama sekali."
Ia terus menjawab pertanyaan demi pertanyaan yang diajukan. Hingga beberapa jam berlalu, akhirnya semua bisa terselesaikan.
Ellio keluar dari kantor pihak yang berwajib dan kembali ke rumah. Saat itu dirinya dipeluk oleh Marsha, karena kelihatan sangat lelah sekali.
"Maafin aku, Sha." ujar Ellio.
Marsha tersenyum.
"Nggak apa-apa, itu kan masa lalu. Lagipula kamu kesana nggak jadi dapat cewek kan, malah Daniel yang ketemu sama Lea."
Marsha mencoba membesarkan hati Ellio, sementara Ellio kini terus memeluk istrinya tersebut.
Marsha tersenyum dan menatap Ellio.
"Aku baik-baik aja koq." ujarnya kemudian.
"Percaya sama aku." lanjutnya lagi.
Ellio lalu mencium kening perempuan itu dan memperhatikan perutnya yang sudah terlihat menyembul keluar. Ellio kemudian mengusap-usap bayinya yang ada di dalam.
"Kamu lagi apa nak di dalam?" tanya nya kemudian.
Marsha tersenyum dan ikut mengusap-usap perutnya sendiri.
"Lagi nungguin diajak ngobrol sama papanya."
Ellio lagi-lagi tersenyum kemudian mencium perut istrinya itu dengan lembut.
***
Lea kaget melihat banyaknya notifikasi Instagram yang masuk ke handphonenya. Ada banyak komentar dan direct message yang ia terima.
__ADS_1
"Bener nggak sih ini cewek juga ex SB Agency?"
Para netizen sok tau yang mungkin masih bocil piyik mulai kepo terhadap Lea. Ada juga emak-emak yang main menghujat dan mengatai Lea dengan sebutan yang tidak mengenakan.
Seperti perempuan tak punya harga diri, minim akhlak, dan lain sebagainya. Ada juga yang mengatakan jika ia mau menjadi sugar baby lantaran miskin dan tak mampu bekerja keras mencari uang sendiri.
Namun dari sekian banyak hujatan, tak sedikit pula yang membela dan mengatakan Lea hanya korban. Jika ada yang harus bertanggung jawab, maka itu adalah Daniel suaminya sendiri. Yang sudah mengambil Lea sejak Lea berusia masih dibawah umur.
Tak hanya Lea, Daniel pun di serang. Kini pria itu bahkan menghadapi awak media dadakan seperti waktu itu. Bedanya kali ini Daniel benar-benar tak dapat menghindar, karena jumlah mereka jauh lebih banyak.
"Nanti saya jelaskan dalam sebuah konferensi pers." ujar Daniel.
"Mohon kesediaannya untuk menunggu dan beri jalan untuk saya. Saya harus bekerja pagi ini." lanjutnya kemudian.
"Jadwalnya kapan pak Daniel?" tanya salah seorang awak media.
"Nanti dikasih tau." jawab Daniel.
Para awak media itu akhirnya memberikan jalan bagi Daniel dan pria itu berhasil masuk ke kantor dengan selamat.
Sesampainya di dalam Daniel langsung menghubungi pengacaranya. Ia ingin segera menyelesaikan masalah ini dengan cepat.
Sang pengacara mengatakan mereka harus bertemu siang ini juga dan Daniel pun menyetujui hal tersebut.
Baru selesai Daniel meletakkan handphonenya ke atas meja, Lea sudah mengirim pesan singkat di WhatsApp dan memberi screenshot akun Instagramnya yang tiba-tiba di serang oleh netizen.
Daniel membuka akun Lea dan melihat ada banyak sekali keributan disana. Dan ketika ia membuka akun miliknya ada lebih banyak lagi kerusuhan dan hujatan. Daniel lalu menelpon Lea.
"Le, nonaktifkan dulu aja akun kamu. Kamu rehat dulu dari sosial media apapun. Kamu matiin handphone dan istirahat di rumah, oke."
"Tapi mas, apa masalah ini akan selesai?"
"Aku lagi cari jalan keluar biar semuanya clear. Kamu tolong tunggu, sabar dan jangan banyak pikiran. Fokus sama rumah dan Darriel aja."
"Oke, ya udah mas kalau gitu. Aku mau non aktifkan akun sama hapus aplikasi dulu." ujar Lea.
"Oke, tenang ya. Jangan mikir macem-macem." ucap Daniel lagi.
"Iya mas." jawab Lea.
Maka perempuan muda itu pun menyudahi dan menutup sambungan telpon. Daniel menarik nafas dan membenamkan wajahnya pada kedua tangan. Tak lama kedua tangan itu ia usapkan sampai ke kepala dan rambut.
Daniel mencoba mencari ketenangan dengan membuka sebungkus rokok dan membakar salah satu diantaranya. Saat ini rasanya ia ingin menghindar dari semua orang.
__ADS_1
***