
Setelah sang ketua Dark Shadow itu menyuntikkan sepenuhnya obat daripada segel tiga lapisnya itu, ia kemudian kembali mengamankan Arthur, kali ini ia tidak mengikatnya dengan rantai karena kemungkinan ia akan bisa sadar sepenuhnya kembali memang kecil.
Ia pun memutuskan untuk menaruh tubuh Arthur yang tidak sadarkan diri itu, ke se penjara mirip dengan ruangan sel biasanya yang terdapat di atas tanah atau di atas sana, namun di sini hanya ada sebuah ruangan gelap, tidak terawat, tidak pernah di bersihkan sama sekali- tempat yang jauh lebih kotor dibanding sel penjara yang di gunakan biasanya.
Setelah Arthur berhasil untuk di 'amankan' di ruangan yang gelap dan kotor itu, sang ketua mulai berbicara dalam hatinya.
Akhirnya setelah semuanya ini, kami organisasi Dark Shadow telah berhasil menangkap dan mengendalikan sang ksatria Arthur dari kerajaan barat.
Ini merupakan tugas yang berat mengingat ia memiliki kekuatan yang amat besar namun rasanya semua itu terbayar ketika ia sudah benar-benar dalam genggaman kami sekarang.
Saatnya untuk mempersiapkan rencana selanjutnya.
***
Kita kembali lagi ke dalam sel di mana Danny dan kawan-kawannya berada, siapa lagi kalau bukan Vincent dan Brock.
__ADS_1
"Baiklah Danny, kalau begitu kita harus segera mempersiapkan skenario untuk keluar dari sini," ucap Vincent, ia ingin agar pelarian mereka dapat tersusun dengan rapi dan tidak menimbulkan kekacauan di antara tahanan lainnya.
Mendengar Vincent berkata seperti itu, Brock dengan langsung menanggapinya. "Baiklah, mari kupinjam pulpen dan kertas yang kalian punya ...."
"Hah?"
Sontak Vincent hanya bisa melongo mendengar Brock berkata seperti itu, mengapa ia membutuhkan sebuah pensil dan kertas?
"B-Brock, kita akan menyiapkan rencana untuk keluar dari sini, bukannya menulis skenario naskah ...." Tentu saja Danny menanggapinya dengan tenang agar Vincent tidak meledak-ledak.
Akhirnya sebelum Vincent meledak (bukan dalam arti yang sebenarnya) ia sudah merasa tenang dulu karena Danny telah memberi penjelasan pada Brock.
"Baiklah kita kira memang untuk keluar dari sini memanglah hal yang cukup sulit, selain memang kita harus memenangkan kompetisi yang di maksud."
Danny memberikan awalan diskusi yang tepat bagi Brock dan Vincent, selain jalan itu- sulit sekali ditemukan jalan lain yang bisa membawa mereka keluar mengingat bagaimana ketatnya sistem keamanan di tempat ini.
__ADS_1
Kini mereka bertiga harus berdiskusi dengan seksama, mencari jalan keluar yang benar-benar tepat bagi mereka.
***
Kembali lagi si ketua itu ke ruangan khusus di mana mereka selalu rapat, sebuah ruangan yang bersih mirip ruangan kantor tentunya.
Kedatangan ketua itu di nanti oleh empat orang anggota yang lainnya, mereka menunggunya di kursi mereka masing-masing nampaknya memang mereka akan membicarakan rencana selanjutnya juga.
Akhirnya sang ketua mulai berbicara pada para anggotanya itu. "Kita akan menguji kekuatan Arthur yang tentu saja berada dalam kendali kita."
Salah satu dari mereka berbicara pada ketua itu, nampaknya mereka semua mesih belum mengerti tentang rencana mereka selanjutnya. "Maksud anda?"
Ketua itu ternyata memang belum menjelaskan lebih rinci soal 'pengujian' kekuatan Arthur yang kini telah sukses berada dalam kendali mereka.
"Kita akan membuatnya bertarung melawan Surfur, petarung terhebat di tempat ini."
__ADS_1