
"Dulu sewaktu aku di sel bersama dengan Brock, memang impianku adalah bisa bebas, tepatnya seperti saat ini dan memang sekarang sudah terwujud."
"Tapi aku punya alasanku sendiri mengapa hal yang kuinginkan dulu itu tidak lagi ingin kulakukan sekarang."
Vincent berkata bahwa memang kebebasannya itu adalah hal yang didambakannya, namun saat ini ia memiliki pendapat dan pemikiran yang berbeda dari pikirannya semula.
"Bilamana aku tetap pergi dengan bebas dengan mengetahui kenyataan buruk ini, itu tidak akan membuat perasaanku aman dan nyaman lagi, dengan kata lain aku akan tetap ketakutan dan tidak merasa aman dan tenang meskipun sudah bebas."
Vincent menyatakan kesungguhannya saat ini, ia benar-benar serius akan keputusannya untuk mengikuti Danny itu.
__ADS_1
"Menjalani hidup bebas namun merasakan ketakutan seumur hidup? Lebih baik aku menghadapi ketakutan itu dan menjadi puas apapun yang akan terjadi nantinya." Vincent tersenyum ketika mengatakan hal itu, perkataannya itu membuat cerminan dirinya terlihat seperti menjadi seorang pria sejati saat ini (sejujurnya Vincent terlihat keren ketika ia mengatakan hal ini.)
"Bagiku hidup dengan menaklukan ketakutan adalah suatu hal yang membuatku merasa jadi diri sendiri, aku akan merasa bebas bilamana aku tidak lari lagi dari ketakutan itu!"
"Vi-Vincent k-kau ...." Danny tidak menyangka Vincent akan memberikan jawaban yang penuh tekad dan makna seperti itu, Danny bisa melihat sorot mata yang tidak main-main; Vincent benar-benar serius untuk ikut dengannya!
Sebenarnya Danny lebih berpikir bahwa mungkin saja Brock yang mempunyai sifat dewasa yang lebih baik dari Vincent yang akan mempertimbangkan tawaran ajakannya itu.
Mendengar hal ini tentu saja membuat Danny merasa senang karena seorang seperti Vincent, seorang temannya mau mempertaruhkan apapun bahkan risiko bahaya demi mengikutinya dalam perjalanannya itu.
__ADS_1
"Kau bilang tidak bisa bertanggung jawab pada orang-orang yang berada di dekatmu bukan? Itu bukanlah masalah untukku, memanglah kekuatanku ini dibawah Brock, tapi setidaknya aku akan mengikuti cara gadis ini ... Patricia' kan? Aku juga akan berusaha berlatih agar bisa berguna, jika tidak bisa begitu membantumu ataupun gadis itu, jangan salahkan aku jika ternyata aku hanya punya kekuatan untuk melindungi diri sendiri saja huahaaha!"
Perkataannya logis dan masuk akal, memanglah Danny sudah mengatakan bahwa ia tidak bisa menjamin keselamatan orang yang bersama dengannya itu, namun jawaban Vincent itu lebih baik dibanding sebuah penolakan yang tadi ia sangka itu.
"HEI VINCENT! KAU INI EGOIS YA?! KALAU BEGITU UNTUK APA KAU MENGIKUTI DANNY HANYA AGAR KAU MERASA TENANG BERSAMA DENGAN DANNY YANG MEMILIKI KEKUATAN TIDAK BIASA?! BUKANKAH ITU TIDAK TERPUJI?!" Brock merasa ucapan Vincent tadi hanyalah agar si pria berambut sebahu itu tenang dan tidak mau lagi memikirkan hal yang merepotkannya.
"HAH?! TUNGGU BROCK JANGAN POTONG UCAPANKU, AKU MASIH BELUM SELESAI BICARA!" Vincent sepertinya masih punya hal yang belum sempat ia sampaikan tadi
"APA?! KAU BELUM SELESAI BERBICARA?! KAU DARI TADI BANYAK BICARA! MAU BICARA APA LAGI KAU HAH?!" Brock lagi-lagi menekan pria berambut sebahu itu agar ia bisa tahu tujuan tersembunyi apa yang akan dilakukan Vincent, apakah ia akan berlindung demi keuntungannya sendiri dengan mengikuti Danny? Atau mungkin saja ada tujuan yang lebih tidak terpuji dari itu?
__ADS_1
"AAAH! BROCK AKU HANYA BERCANDA! KAU DENGAR AKU HANYA BERCANDA! MASIH BELUM JELAS JUGA?! AKU HANYA B-E-R-C-A-N-D-A! MANA MUNGKIN AKU AKAN BENAR-BENAR MEMENTINGKAN KEPENTINGANKU SENDIRI SAJA KAN?!"
"Oh?"