Menuju Tak Terkalahkan

Menuju Tak Terkalahkan
Act 382: Memakai Kekuatan Kecepatan!


__ADS_3

Danny memang sedari tadi tidak melakukan hal lain selain mendayung perahu ini, terlihat sekali ia tidak menggubris ataupun memperhatikan siapapun selama ia melakukan hal ini.


Dan itu membuat Patricia yang seringkali memperhatikannya menjadi heran, mengapa temannya itu menjadi pendiam sekarang? Apa yang terjadi dengannya?


Danny sedari tadi melakukan apa yang seharusnya dilakukan, yaitu ia kembali memfokuskan pikirannya, tidak lain tidak bukan untuk melakukan suatu hal yang baru kali ini dilakukannya.


Aku harus bisa melakukannya, semalam Tuan Housen berkata jarak antara pulau ini ke tempat dataran selanjutnya memang jauh, dan karena itulah aku harus menguasai kekuatan ini untuk membawa teman-temanku keluar dari pulau terpencil ini, aku harus mendapatkan bayangan yang jelas akan kemana aku akan pergi.


Kini aku tahu di depanku masih ada hamparan air yang sangat luas, maka dari itu tidak akan salah jika aku membayangkan di mana aku berada jauh ke depan dari tempat asal di sini.

__ADS_1


Danny tahu meskipun ia sudah menguasai dengan penuh kekuatan batu permata mulia ini, namun setidaknya ini baru pertama kali baginya untuk memindahkan seluruh orang dan beserta kapal kecil ini.


Tuan Housen pernah melakukan hal yang sama, mau bagaimanapun aku akan berusaha sebaik mungkin!


Danny tidak memiliki hal lain yang dapat membantunya selain mengobarkan semangat yang dipunyainya itu, memang hal itu sangat berpengaruh baginya ketika melakukan sesuatu apapun.


Tidak lama kemudian muncul percikan-percikan listrik kecil dari sekitaran kapal yang tengah mereka naiki itu, tentu saja ketiga temannya menjadi kaget karena melihat situasi yang kembali tidak wajar ini.


"Danny apa kau sedang melakukan sesuatu?" Brock mulai melihat Danny yang masih saja terdiam di sana seperti patung, tidak berbicara banyak apalagi bergerak, ia seolah mengabaikan semua gangguan dari luar yang bisa membuatnya kehilangan momen 'terdiam' nya itu.

__ADS_1


Patricia di sana hanya terdiam, bingung dengan apa yang terjadi namun yang pasti ia juga sudah melihat hal ini kemarin, yang memang penyebab terjadinya hal seperti ini adalah temannya sendiri.


Danny tahu ini sama sekali tidak akan terasa sama ketika ia berusaha untuk berpindah dengan cepat hanya sendirian, kini perbedaannya ia harus mengeluarkan lebih banyak kekuatan demi memindahkan semua orang bersamanya, bersamaan dengan benda yang saat ini dinaikinya.


Dengan begitu tidak diizinkan adanya kesalahan sedikitpun, ini adalah satu kali percobaan dan jika gagal maka semuanya akan menjadi sulit dengan mudah, lagi-lagi hal seperti ini kembali menjadi pertaruhan yang membuat diri menjadi berat.


Jika saja Danny tidak mampu untuk memindahkan mereka dengan cepat ke tempat di mana ia sudah maju ke depan hingga akhirnya dekat dengan daratan, maka lompatan area yang terjadi akan sangat jauh dan jika ada yang tertinggal maka akan repot kembali nantinya.


Kesempatan satu kali dalam percobaannya, hanya itulah yang dimiliki Danny saat ini, lagipula kekuatan kecepatan seperti ini membutuhkan fokus sangat tinggi mulai dari pikiran hingga tenaga sebenarnya, semakin banyak jumlah objek yang dipindahkan semakin berat jadinya.

__ADS_1


Percikan-percikan kilat berwarna kuning mulai melingkupi area perahu mereka, Brock sudah tidak berani lagi mendayung perahu itu, ia meninggalkan dayungnya di perahu dan segera untuk menjauhi kilatan-kilatan berwarna kuning ini.


__ADS_2