
Danny memandang makhluk hitam itu dengan penuh arti. "Kau ingin melindungi dan mengayomi kebutuhan para warga yang ada di tempatmu dahulu bukan? Aku rasa tidak ada yang salah dengan itu."
"Benar kan? Kalau beg-"
"Tapi tidak seharusnya merenggut kebebasan mereka juga." Danny memotong cepat akan perkataan antusias makhluk hitam itu ketika ia berkata ia mengerti akan seluruh penjelasan yang diutarakan olehnya sebelumnya.
"Apa?"
"Aku tahu aku tidak bisa menilai apa yang kau lakukan benar atau salah, sejujurnya mendengar penjelasanmu itu bertentangan dengan apa yang kurasa ketika berada di tempatmu itu."
"Yang kau rasa?" Kini makhluk hitam itu penasaran dengan apa yang dikatakan pemuda ini, bukankah ia sebelumya sudah bilang mengerti akan apa yang telah dijelaskannya itu?
"Aku merasa terpenjara dan terbatasi dalam tempatmu itu, meskipun aku merasa semua kebutuhan tercukupi namun entah mengapa perasaanku dahulu tidak pernah bisa kulupakan lagi."
"Jangan salah paham dulu, ini hanyalah perasaanku dan tidak menutup kemungkinan ada yang sama denganku, tapi ada juga yang mungkin menikmati apa yang telah kau lakukan untuk mereka." Danny mencoba untuk mengutarakan akan bagaimana pengalamannya ketika berada di tempat Dark Shadow dulu, tidak sepenuhnya perasaan nyaman dan bahagia yang dirasakannya ketika dahulu tinggal di sana.
"Maksudmu tidak semua orang dapat mengerti denga apa yang kulakukan ini?"
Danny mengangguk kecil.
"Dengan tidak adanya penjelasanmu pada mereka, kurasa kemungkinan untuk mereka tidak mengerti semakin besar, namun setelah kau menjelaskan tujuanmu sebenarnya padaku, agaknya aku bisa mengerti bagaimana kau berusaha keras untuk membuat orang lain yang kau culik dalam keadaan aman."
"Namun tidakkah kau mencoba cara lain? Misalnya melaporkan ini kepada pihak kerajaan?"
"Sudah kucoba, kebanyakan orang yang kuambil memang berasal dari daerah luar kerajaan barat, dan aku sendiri mendirikan tempat tersembunyi di daerah selatan."
"Lalu? Bagaimana?"
"Dahulu pihak kerajaan tidak tahu menahu dan tidak peduli terhadap desa yang ada di luar daerah yang tidak terjangkau, hal itulah yang membuat tekadku untuk mendirikan tempat tersembunyi yang aman bagi orang-orang terlantar membesar, dan secara tidak langsung bertambah pula rasa tidak sukaku pada orang-orang kerajaan barat, termasuk dahulu yang pernah kumanfaatkan."
"Kau melampiaskan rasa tidak sukamu pada Arthur karena sebelumnya ia menolak untuk mengetahui masalah ini?" Danny akhirnya bisa sedikit memahami tujuan sebenarnya makhluk robot hitam ini pada Tuan Arthur.
__ADS_1
"Apakah sebelumnya kau berencana untuk menyakiti Tuan Arthur?"
"Jika saja bisa kulakukan aku tidak akan keberatan melakukannya, tapi apa yang bisa kulakukan ketika berhadapan dengan orang terkuat yang terkenal di seluruh dunia ini?" Makhluk hitam itu menyadari bahwa ternyata ia tidak bisa melakukan apapun untuk membalaskan kekesalannya pada seorang hebat yang telah mengabaikan hak-hak orang yang pantas untuk diperhatikan itu.
"Namun Tuan Arthur telah mengatasi semua ini dan memindahkan orang-orang yang sebelumnya kau urus kembali ke tempat aman di dekat kerajaan barat bukankah itu bagus?" Danny berusaha agar makhluk hitam itu tidak lagi membenci Tuan Arthur karena memang beliau telah melakukan hal yang baik.
"Kuharap begitu, dan ia menyadarinya karena kalau tidak maka masalah ini akan tetap berlanjut, banyak orang yang diluaran sana tanpa perlindungan dan pengawasan dari kerajaan, desa-desa yang terlantar dan tidak terjamah, kuharap kerajaan barat akan lebih memerhatikan mengenai hal ini."
Makhluk hitam itu tidak menekankan ia membenci Arthur lagi, melainkan ia berharap agar apa yang telah dilakukan olehnya itu meskipun dipandang sebagai kejahatan dapat diurus oleh seorang yang memang berhak dan harus untuk mengayomi hak orang-orang di mana pun mereka tinggal, terutama daerah terlantar yang tidak terjamah di area luar kerajaan barat.
"Jadi bisakah kau hentikan kebencianmu padanya dan menyerahkan semuanya pada Tuan Arthur?"
"Sampai aku benar-benar melihat tidak ada lagi yang terlantar, aku akan tetap berusaha untuk percaya padanya, meskipun aku tahu dia sudah mencapku sebagai sekumpulan makhluk ilegal, dan tidak lama lagi sepertinya aku akan bertemu dengannya."
Danny tersadar cepat atau lambat Tuan Arthur yang memang telah memandang makhluk hitam ini adalah sebuah organisasi jahat dan sudah pasti akan melakukan sesuatu padanya, jika itu terjadi apakah dia akan percaya pada alasan yang telah didengarnya saat ini?
"Meskipun kau telah menjelaskannya, sepertinya kesalahpahaman akan tetap berlanjut." Danny mengakui akan apa yang dipikirkan oleh makhluk hitam bermata merah itu, sepertinya Danny memiliki dugaan yang sama sepertinya.
Makhluk itu terdengar kecewa, bahkan suar serak dan seharusnya tidak terdengar emosinya itu kini Danny mulai bisa merasakan apa yang dirasakan makhluk ini.
"Kesalahpahaman ini sama seperti Yizi sebelumnya, ini benar-benar tidak bagus jika Tuan Arthur sudah mencapmu sebagai penjahat maka dia akan tetap berpikir seperti itu bahkan ketika kau sudah menjelaskannya."
"Kau benar Danny, aku tidak tahu seluk beluk kekuatan Arthur, dan pernyataanku yang tidak akan dipercayainya inilah yang membuatku berada dalam bahaya."
Danny mendengar keluh kesah makhluk hitam itu, kelompok Dark Shadow yang dulunya mempunyai tujuan tersembunyi yang memang sebenarnya baik namun disalahartikan banyak orang, dan terlebih lagi oleh orang tersohor kerajaan barat.
"Bisakah kau terus menyembunyikan dirimu dan tidak membiarkan dirimu ditangkap olehnya, oleh kemampuanmu yang unik itu?"
"Tidak semudah itu, Arthur bisa saja mengerahkan regu pasukan khusus untuk menangkapnya dan lagi aku tidak biasa bilamana harus kabur dari kejaran orang banyak, kau sendiri bisa mengejarku bukan? Apalagi mereka?"
Danny mengerti, ternyata tidak semudah apa yang ia pikirkan sebelumnya kenyataan bahwa makhluk misterius hitam bermata merah ini sedang dicari oleh Tuan Arthur dan itu benar-benar kesalahpahaman yang sulit untuk dijelaskan.
__ADS_1
"Kau hanya menjelaskan ini padaku?"
Makhluk itu terdiam dan mengangguk kecil, Danny yang sudah mendengar kenyataan dibalik apa yang ia dan orang-orang alami ini kini berubah pandangan pada makhluk hitam itu.
"Apakah kau tidak punya nama selain nama kelompokku itu?" Danny pikir dengan ia mengetahui identitas, setidaknya nama dari makhluk itu, akan membantunya untuk mengenalinya lebih baik.
"Aku adalah pemimpinnya, panggil saja Feyra."
"Feyra?" Danny merasa nama yang telah didengarnya itu adalah nama perempuan, mengapa dia yang merupakan makhluk robot hitam bersuara serak dan tidak dapat dikenali suara perempuan ataupun laki-laki mempunyai nama seperti ini?
"Sebenarnya kau ini apa?"
"Aku adalah sosok dibalik bayangan yang akan selalu mengawasimu." Makhluk itu memberikan jawaban yang tidak diduga oleh Danny.
"Setelah kau mengakhiri tujuanmu yang tersembunyi itu lalu sekarang kau berniat untuk mengawasiku? Apakah aku harus menganggapmu sebagai musuh?" Danny merasa apa yang dilakukan oleh makhluk bernama Feyra ini lagi-lagi tidak bisa dipahaminya, mengapa sekarang ia berubah haluan dan ingin mengawasinya?
"Aku sadar setelah menemuimu Danny, ada hal yang lebih penting untuk dilakukan, dan itu sejalan dengan apa yang ingin kulakukan."
"Yang ingin kau lakukan?" Danny penasaran akan apa yang dimaksud oleh Feyra, apa yang sejalan dengan rencananya itu?
"Tidak banyak orang yang tahu apa yang sedang kau lakukan Danny, tapi aku akan tetap mengawasimu bagaimanapun juga, aku tidak akan menghalangimu setelah pertemuan kita ini."
"Yang kulakukan ... sepertinya kau tidak ada niat buruk padaku." Danny yang sedang dalam misi untuk memperkuat dirinya untuk melawan para iblis, itulah yang sedang dia lakukan saat ini dan mengingat Feyra menyebutkan hal ini sejalan dengan tujuannya, itu berarti dia bukan musuhnya atau sesuatu yang akan menghalanginya nanti.
"Tu- tunggu dulu, kau bilang sejak kita berpisah kau selalu mengawasiku bukan? Itu berarti kau tahu akan semua yang telah kulalui?"
"Tentu saja Danny, kau punya kekuatan yang memberikan, sama mengerikannya dengan apa yang akan kau lawan." Feyra berbicara tentang kemampuan Danny yang bisa mengembalikan keadaan yang tadinya harusnya sudah berakhir namun bisa kembali lagi seperti semula, dan itu menurutnya, mengerikan.
"Tapi setidaknya kau tidak perlu takut untuk berakhir dengan cepat bukan Danny? Lihat, kau akan tetap kembali seperti sedia kala setiap kali kau berpikir semuanya sudah berakhir." Feyra pikir kemampuan Danny untuk mencurangi kematian adalah hal yang tidak sepenuhnya merugikan bagi pemuda ini.
"Seandainya terjadi seperti yang kau katakan." Danny tertunduk, ia yang sudah merasakan beberapa kali keadaan 'berakhirnya' itu masih ingat bagaimana dan seperti apa ia berakhir dan setiap kali terlintas dalam benaknya rasanya mentalnya terpuruk lebih dalam lagi, semua ketakutan yang pernah dialaminya seakan tertumpuk pada keadaannya yang masih hidup sampai sekarang.
__ADS_1
Danny melihat bagaimana ia berbicara dengan makhluk hitam bernata merah berwujud seperti robot itu, ia rasa pandangannya memang benar-benar berubah padanya, hanya tinggal satu hal terakhir untuk dipastikan pada makhluk hitam bernama Feyra ini.