
Setelah beberapa jam berlalu, perjalanan mereka bersama dengan Cerberus berjalan dengan lancar dan tidak ada hambatan yang berarti sama sekali, bahkan Danny merasa tidak ada hawa jahat lain selain pemimpin hutan Dawn Forest ini yang mendekati mereka, dan ternyata Cerberus benar-benar menepati perkataannya tadi.
Srak!
"Uh ...." Danny sedikit menutupi matanya sedikit, setelah beberapa lama ia berada dalam kesuraman dan situasi yang agak gelap dan tiba akhirnya ia bisa melihat langit sore yang kuning di langit terlihat sekarang ini.
"Kita sudah sampai," ujar Cerberus, ia berhenti tepat beberapa langkah dari area hutan ini, tidak sepenuhnya keluar dari area hutan ini namun dari sini sudah terlihat jalan keluar yang terbuka untuk meninggalkan tempat ini.
"Aku tidak bisa lebih jauh lagi mengantar kalian, keberadaanku adalah di sini dan kalian harus berjalan sendiri dari sini."
Brock, Vincent dan Danny yang memangku Patricia kemudian turun, perjalanan mereka sudah sampai lebih cepat dibanding yang mereka kira karena memang benar saja apa yang dikatakan Cerberus tadi, meskipun mereka sudah beergerak dengan cepat tetap saja waktu yang dibutuhkan untuk keluar dari tempat ini cukup lama, dan itu menandakan bahwa tempat ini sungguhlah luas adanya.
__ADS_1
Cerberus sama sekali tidak terlihat lelah karena telah bergerak dengan cepat selama berjam-jam, jika diperkirakan dari tengah hari sampai kini hari sudah mulai sore dan sebentar lagi malam juga segera tiba.
Danny masih mempertahankan aura merah dari kekuatan batu permata mulia fisik selama itu dan tanpa diduganya juga ia bisa mengendalikan diri dan itu merupakan hal yang cukup bagus.
"Aku telah menepati perkataanku, namun sebelum kau pergi izinkan aku mengetahui namamu." Cerberus meminta agar manusia yang lebih kuat darinya ini memberitahukan namanya, meskipun ia tahu seorang yang lebih kuat itu dapat memilih menyembunyikan identitasnya sendiri jika memang ia memilih seperti itu.
Danny sendiri tidak berniat untuk menyembunyikan identitasnya sendiri, maka dari itu ia akhirnya memberitahukan Cerberus namanya.
"?!"
Danny terkejut dan bertanya-tanya mengapa Cerberus bisa mengetahui Demi human yang telah memberinya misi pencarian batu permata mulia ini?
__ADS_1
"Nona?" Tentu saja Danny perlu mengetahui apa hubungan antara makhluk buas ini dengan sesosok Demi human yang dikenalnya itu sebagai penguasa hutan sihir, Sophia.
Cerberus mengeluarkan nafasnya dan itu membuat udara sedikit terkumpul dan terlihat, sepertinya ia menghela nafas dan kemudian ia menjelaskan juga mengapa ia bisa mengenal Sophia dan bahkan memanggilnya dengan sebutan seperti itu.
"Dulu aku adalah binatang peliharaannya, namun sekarang tidak lagi semenjak aku memutuskan untuk tinggal di hutan ini; dia sudah pasti tidak mau menemuiku dengan kondisiku yang penuh dengan hawa jahat ini, namun setidaknya aku minta tolong padamu mengenai permintaanku sebelumnya."
Danny baru mengetahui ternyata Sophia, Demi human penjaga hutan sihir memiliki peliharaan dan peliharaannya itu adalah makhluk anjing berkepala tiga yang sangat besar yang bernama Cerberus ini?
Danny mengangguk dan menyanggupi apa yang diminta oleh Cerberus, dan setelah mengetahui bagaimana responnya, Cerberus terlihat senang meskipun tidak terlalu jelas dilihat karena penampilannya yang hanya sedikit berubah itu.
"Terima kasih banyak Tuan Danny, izinkan saya undur dari sini semoga perjalanan Tuan berjalan dengan lancar." Cerberus menundukkan kepalanya yang memang sebagai tanda penghormatan pada seorang yang lebih kuat darinya, yang bernama Danny.
__ADS_1
Cerberus akhirnya berbalik dan berlari dengan cepat meninggalkan Danny yang sedang memangku Patricia, bersama dengan Brock serta Vincent.