
Vincent nampaknya ingin bercerita tentang mimpinya itu, mimpi buruk sampai-sampai ia terbangun sambil berteriak.
Ia ingin berbagi rasanya bagaimana bila orang lain mengalami mimpi yang ia alami itu.
Danny juga malah penasaran dengan bagaimana isi mimpi Vincent. "Baiklah, kau boleh bercerita Vincent."
Vincent nampaknya sangat bahagia, terlihat bola matanya berbinar ketika Danny mengizinkannya untuk bercerita.
Akhirnya Vincent mulai bercerita tentang mimpi yang ia alami semalam. Butuh waktu beberapa saat hingga ceritanya selesai.
Selama waktu itu Danny dan Brock mendengarkannya dengan seksama, rasanya memang mereka berdua juga terbawa ke dalam cerita 'mimpi buruk' Vincent itu.
"Wah, begitukah?" Danny menanggapi berakhirnya cerita Vincent dengan sebuah pertanyaan.
"Jadi kau bermimpi bahwa akan ada seseorang yang mengamuk kemudian sesuatu yang besar akan terjadi?" Brock ikut pula menanggapi cerita Vincent.
Ia pikir cerita Vincent cukup dijelaskan dengan baik, namun ada beberapa poin yang kurang jelas dalam ceritanya itu.
"Vincent, apakah kau tidak bisa menjelaskan lebih rinci soal mimpimu itu?" Brock ingin lebih mengorek informasi mimpi yang dialami oleh Vincent itu.
__ADS_1
Danny heran mengapa Brock sebegitu tertariknya dengan mimpi Vincent. "Mengapa kau sangat tertarik dengan mimpi Vincent Brock?"
Brock menjawab pertanyaan Danny dengan mendalam. "Sebuah mimpi adalah alat untuk memberitahukan 'sesuatu' pada kita, artinya bisa di cari maknanya, bisa jadi hanya mimpi ataupula lebih dari itu."
Danny mulai paham akan perkataan berat dari Brock, ia pikir ada bagusnya juga untuk mengetahui apa sebenarnya arti mimpi Vincent itu.
Vincent terdiam, ia masih cemas- malah lebih cemas daripada tadi sewaktu ia belum menceritakan mimpi itu pada kedua temannya itu.
Ia mulai memegangi perutnya seperti sedang kesakitan. "Uukh ...."
Brock dengan cepat menyentuh pundak Vincent. "Hei Vincent kau baik-baik saja?"
"Uukh ... entahlah ...."
Sepertinya memang benar, mimpi Vincent bukanlah mimpi biasa ... ada banyak kemungkinan yang bisa terjadi, dan pertanda sudah bisa terlihat sekarang ini.
"B-brock? Apakah kita harus membawa Vincent ke pusat kesehatan, maka dari itu aku panggil kelompok Dark Shadow saja?" Danny menawarkan solusi agar Vincent bisa di rawat oleh ahlinya, karena ia mengkhawatirkan keadaannya saat ini.
Di setiap ruangan sel di dinding sebelah layar LCD (yang pernah disinggung sebelumnya, tempat di mana bisa melihat ranking kompetisi dan profil pertarung) ada semacam tombol merah, fungsinya agar setiap orang yang bermasalah bisa memanggil anggota Dark Shadow agar dapat membantu menangani setiap masalah yang terjadi di ruangan sel.
__ADS_1
Vincent mengangkat tangan kanannya sambil bergetar kepada Danny. "Ti-tidak usah, kau tidak perlu melakukan ... hal itu, aku tak apa ... hanya butuh menenangkan diri saja...."
Brock masih kurang yakin, tidak biasanya Vincent seperti ini, padahal biasanya ia selalu ceria dan berbuat masalah (meskipun sampai sekarang sama saja sih) selama hampir lima tahun bersamanya, baru kali ini Brock melihat Vincent seperti ini.
Kali inilah Brock melihat Vincent yang tertekan seperti ini, masalahnya adalah- mimpi itu mimpi biasa!
Akhirnya Brock menyarankan agar Vincent beristirahat kembali, merilekskan pikirannya itu.
Vincent menerima saran Brock, ia kembali berbaring, badannya masih mengeluarkan keringat dingin.
Kini Brock dan Danny hanya bisa berharap agar kondisi Vincent dapat segera pulih, Vincent yang biasanya ceria dan penuh semangat nampaknya 'tiada' untuk sementara.
Vincent tidak bisa ikut makan bersama di ruangan makan, ia di bawakan makanan saja untuk makan di ruangan selnya.
Malampun tiba, kini kondisi Vincent lebih segar dibanding dengan kondisinya ketika pagi tadi, hal ini membuat Danny dan Brock senang karena temannya bisa pulih dengan cepat.
Mereka bisa kembali berbincang dan bercanda seperti biasanya, sampai tiba saatnya Danny dipanggil oleh salah satu anggota Dark Shadow.
"Brock mengapa Danny dipanggil oleh Dark Shadow malam-malam begini? Apa dia berbuat kesalahan?"
__ADS_1
Memang Vincent masih belum mengetahui akan pertarungan Danny dan Arthur akan segera di langsungkan dalam beberapa waktu ke depan, lebih tepatnya beberapa jam ke depan.
"Kita akan segera mengetahuinya Vincent."