
"Ho ho, tahan sebentar Shea, aku tidak berniat untuk menganggumu, aku Olivia menawarkanmu sebuah pekerjaan ...."
Pada akhirnya iblis berempuan bertudung merah itu mengungkapkan identitasnya sendiri dan hendak mengutarakan tujuannya berbicara dengan Shea, si setengah elf.
"Kau membongkar identitasmu sendiri? Cukup aneh karena aku bisa saja menyebarkan namamu ke mana-mana dan membuat kau tidak bisa bergerak ke mana-mana lagi ...."
Olivia tersenyum dan berkata, "Aku yakin kau tidak akan melakukannya Shea, lagipula aku hanya akan menawarkan sebuah tawaran padamu ...."
"Hm?" Shea jadi penasaran akan apa yang sebenarnya menjadi tujuan dari iblis bernama Olivia ini, rekan dari Victoria yang dahulu telah ia kalahkan dengan mudah.
"Ras iblis sudah mulai merencanakan penyerangan, takdir dunia ini sudah berada di tangan kami, namun ada satu yang menghalangi kami ...." Olivia mulai menjelaskan hal yang ingin ia sampaikan pada lawan bicaranya itu.
"Ho? Apakah itu? Apakah ras iblis semakin melemah ketika tinggal di dunia ini? Kalian terlalu bodoh untuk meninggalkan dunia bawah dan malah menjadi pecundang di Hello?" Mulut Shea terus-terusan berbicara hal yang sensitif, ia tidak peduli lagi akan apa yang dikatakannya apakah baik atau buruk pada lawan bicaranya dan sama sekali tidak mempedulikan emosi lawan bicaranya.
__ADS_1
Setengah elf itu berpikir bahwa jika memang iblis sudah akan memulai rencananya itu dan bahkan mengklaim dunia sudah ada di tangan mereka, lalu mengapa ada satu hal yang menghalangi? Lalu lebih lanjut lagi apakah sesuatu yang menghalangi itu tidak bisa diurus oleh mereka?
Pikiran itulah yang membuat Shea berkata seperti tadi, ia pikir keberadaan iblis di dunia ini mungkin saja melemah dan akhirnya tidak bisa mengurus apa yang menghalangi rencana mereka itu.
"Shea, dirimu yang sebenarnya baru terbangun beberapa waktu lalu jadi kau tidak tahu terlalu banyak." Olivia jadi sedikit terbawa serius, nada bicaranya mulai terdengar berat, sepertinya ia mulai terpengaruh perkataan pedas sang setengah elf.
Perkataan Olivia merujuk pada seberapa besar ia tahu dari ingatan Victoria temannya, yaitu Shea adalah bagian sebenarnya dari seorang setengah elf teman dari Danny si pemuda dengan kekuatan misterius.
"Kau tahu seberapa banyak diriku iblis? Tidak lucu jika kau lebih mengenalku dibandingkan diriku sendiri." Shea mulai menjadi serius, kini nada bicaranya menjadi tinggi bersamaan dengan raut wajahnya yang berubah menjadi lebih muram dari sebelumnya.
Olivia tidak punya pilihan lain selain berusaha membawa pembicaraan ini berpihak padanya, ia tidak bisa bersikap arogan padanya karena membuatnya marah bukanlah tujuannya.
"Ahaha tentu saja kau lebih tahu, lupakan perkataanku tadi, aku akan langsung ke intinya saja ... jadi apa kau mau bergabung dengan kami?"
__ADS_1
Olivia menawarkan hal yang paling tidak umum, bagaimana tidak? Ia sendiri mengajak seorang dari ras lain untuk bergabung dengan tujuan rasnya sendiri, yaitu iblis untuk menguasai seluruh dunia.
Shea terdiam, ia terlihat menangkap dengan serius perkataan Olivia, tawaran untuk bergabung bersama dengan ras iblis padahal ia sendiri dari ras yang berbeda dan terlebih lagi tujuannya memang tidak diketahui.
Olivia melihat Shea diam dan berpikir, ia sendiri tahu bahwa sudah pasti sang setengah elf itu akan menolak tawarannya, apa lagi yang bisa terjadi selain hal itu? Dia kini mempersiapkan berbagai rencana lain yang bisa dilakukannya jika memang hal itu terjadi.
"Hm tawaran yang menarik, aku tahu dunia ini akan tetap saja hancur oleh kalian, jika aku tidak bergabung dengan ras iblis maka aku tidak bisa menikmati kehancuran yang akan kalian buat .... Khi khi ...." Shea sedikit terkekeh menjawab pertanyaan Olivia.
"Apa?" Olivia si iblis malah menjadi agak kaget akan jawaban dari Shea, pasalnya ia sama sekali sudah menduga akan mendengar penolakan dari setengah elf ini, malahan yang terjadi adalah sebaliknya.
"K- kau setuju?" Olivia masih tidak percaya akan tawaran isengnya itu, ia bahkan tidak perlu susah-susah untuk mendapatkan kepercayaan darinya, yang ada Shea sepertinya menawarkan diri untuk hal ini dan ia malah tertarik dengan apa yang dibicarakan olehnya.
Olivia mengira Shea adalah sosok yang begitu tegas dan menentang kejahatan, hal pertama memang besar namun hal kedua tidak sepenuhnya benar; si setengah elf itu tidak peduli akan rasnya sendiri dan bahkan malah mendukung kehancuran dunia.
__ADS_1
"Kau berniat untuk membuat dunia ini menjadi milik ras iblis, itu termasuk menghancurkan rasmu, apa kau sedang bercanda?" Olivia membawa lebih jauh pembicaraan ini ke arah yang lebih serius, demi membuat semuanya menjadi jelas dan terang.