
Vincent seolah-olah mematikan kepeduliannya sendiri, ia memang tidak begitu menunjukkannya secara jelas, namun yang pasti Vincent saat ini merasa bingung dengan apa yang harus dilakukannya itu; ia tahu jika ia tidak melakukan apapun maka menunggu dengan ketidakpastian adalah pilihannya yang tidak begitu bagus, dan pula jika ia bertindak gegabah maka itu hanya akan memberi musuh keuntungan, sedangkan ia tidak mau diperalat oleh musuh seperti itu, melihat kedua kemungkinan yang ada ini bisa dibilang maju salah dan mundur pun salah.
"... Vincent ...." Brock melihat aura keseriusan Vincent yang setinggi ini, ia tahu bahwa saat ini temannya yang konyol itu seakan-akan berubah menjadi seorang lain yang bersikap serius, hanya saja memang ketika dia bersikap seperti ini dia sama sekali tidak menyadarinya; dan ini juga membuat Brock tahu bahwa perubahan Vincent itu adalah hal yang asli dan bukan dibuat-buat, jiwa keseriusan Vincent yang memuncak adalah bagian dari dirinya juga yang jarang sekali terlihat.
"Saat ini kita hanya bisa percaya pada Danny dan Patricia yang berhadapan dengan musuh yang tidak bisa kita ketahui; kita harus mengawasi mereka dan memperhatikan bagaimana gerak-gerik mereka selama kejadian mistis ini berlangsung." Vincent akhirnya memutuskan bahwa ia harus percaya pada Danny dan Patricia, saat ini mereka berdua lah yang sudah tahu keberadaan dan kondisi musuh, mereka harus mencari cara untuk mengalahkan musuh yang tidak lain tidak bukan adalah keberadaan rumah kecil usang ini.
"Aku mengerti kau pasti ingin melakukan sesuatu untuk membantu mereka berdua Brock, tapi percayalah padaku satu-satunya cara agar bisa membantu mereka berdua adalah dengan percaya pada mereka, bahwa mereka pasti bisa mengalahkan musuh yang tidak kita ketahui." Vincent berusaha menyakinkan Brock akan apa yang ia percayai saat ini, memang jika dilihat secara kasar tidak melakukan apapun untuk membantu kawan sendiri memang tidak bisa dianggap benar, namun jika di dalam kasus ini,bilamana mereka berdua juga terkena efek dari musuh misterius dari rumah tua usang tidak terawat ini, maka kelanjutannya tidak akan diketahui siapapun, mereka semua akan menghadapi ketidakpastian akan musuh yang ada dan juga kemungkinan besar mereka berempat bisa berakhir di sini.
Brock tahu perintah Vincent yang sedang serius ini adalah pilihan terbaik untuk diikutinya saat ini, ia tidak berpikir panjang lagi untuk memutuskan bahwa ia akan menuruti apa yang dikatakan Vincent itu.
"Aku akan mengikuti perintahmu Vincent, memang satu-satunya pilihan yang kita punya dari awal untuk mencegah semua ini adalah kepercayaan padamu." Brock tahu keadaan bisa sangat berbeda jika dia bisa memercayai apa yang akan diceritakan Vincent itu, jika saja waktu bisa diputar kembali dan kemudian ia mengubah keputusannya untuk merubah masa depan, yang sayangnya hal itu tidak mungkin untuk terjadi.
__ADS_1
Pada akhirnya Brock dan Vincent memilih untuk percaya dan diam bahwa Danny dan Patricia bisa melalui ini dan mengalahkan musuh yang tidak diketahui mereka dari rumah tua usang tidak terawat ini.
***
"ARGH!" Danny yang masih terjebak di sana harus menyadari bahwa ia sedang berada di kondisi yang terdesak saat ini.
Dari dalam rumah tua usang tidak terawat itu muncul sebuah besi yang begitu tipis dan tajam, mirip sebuah jarum, namun bedanya benda ini panjang dan memiliki kemampuan untuk menembus sesuatu yang berada di depannya.
Da-darimana munculnya benda panjang dan tajam ini?! Benda itu muncul begitu saja dari dalam rumah ini dari celah sempit yang kubuat ini, apakah ini adalah kemampuan Hell Doors yang ia maksud itu?!
Karena aku telah terkena jebakannya maka aku tidak bisa bergerak saat ini, dan dengan leluasanya ia dapat menyerang aku yang tidak bisa melakukan apa-apa ini, apa ia berniat menyiksaku sebelum akhirnya membunuhku?!
__ADS_1
Danny merasa dirinya sedang dipermainkan oleh penjahat yang berkekuatan aneh ini, dengan tidak bisanya ia untuk membela diri yang menyebabkan ia harus menerima mentah-mentah serangan yang langsung ditujukan kepadanya.
"Bagaimana rasanya di tusuk oleh besi kecil tajam ini? Bukankah itu mengesankan? Tenang saja meskipun aku menembus bagian tubuhmu yang saat ini berceceran darah, besi ini tidak kuarahkan pada organ vitalmu dan tidak akan begitu berbahaya bagimu." Suara laki-laki berat kembali muncul, ia berbicara dengan Danny dan sudah menganggapnya korbannya sepenuhnya kali ini, maka dari itu ia tidak lagi berlama-lama untuk melakukan penyerangannya saat ini.
"Saat ini hanya kaulah yang bisa melihat seranganku anak muda, teman-temanmu yang berada di dekat rumah ini hanya akan melihat kau berdarah tanpa mengetahui apa sebabnya, bukankah itu sebuah hal yang menarik untuk dilihat? Melihat temannya terluka tanpa sebab ... hmmm aku tidak bisa membayangkan bagaimana perasaan mereka melihat semua ini, menarik sekali ... khikhi."
Penjahat yang berwujud bangunan rumah tua tidak terurus ini serius bilamana ini meyangkut korban yang saat ini telah terjebak itu, dulu ia memiliki suatu cara tersediri yang aneh dan tidak manusiawi tentunya dan sekarang ia memiliki cara yang lebih aneh lagi dan makin tidak manusiawi lagi; penjahat ini memang sudah tidak bisa dianggap lagi sebagai manusia karena dia sudah memiliki kemampuan yang membuatnya jauh lebih leluasa untuk menjalankan aksinya, Hell Doors.
"Kau pasti penasaran akan apa saja yang mampu dilakukan oleh Hell Doors bukan anak muda? Jawabannya mudah saja, begitu seseorang masuk ke dalam jangkauan rumah ini, maka perlahan pikiran dan kesadarannya akan terambil alih olehku dan mereka akan terlihat mematung, setelah itu orang yang sudah berada dalam pengaruh kemampuanku Hell Doors tidak akan lagi mampu untuk mengembalikan kesadarannya ke dunia nyata; intinya begitu kau memutuskan untuk datang kemari itu adalah saat dimana kau sudah menyerahkan dirimu padaku dan sudah masuk sepenuhnya ke dunia lain yang kubuat, kemampuan Hell Doors tidak terkalahkan apabila seseorang sudah masuk kedalamnya." Sosok penunggu bersuara berat laki-laki menjelaskan dengan cukup panjang pada Danny, intinya kemampuan Hell Doors begitu dibanggakannya karena ia bisa menjerat dan menjebak orang-orang yang tertarik untuk mendekat dan masuk ke rumah tua usang itu, dan kemudian pada saat itu juga jalan keluar sudah tidak ada lagi bagi mereka.
Ti-tidak terkalahkan ya? Kupikir ucapan itu memang yang paling tepat saat ini, dengan kemampuannya itu dia ingin menyiksaku sebelum akhirnya dia melakukan kesenangannya itu setelah aku tiada.
__ADS_1
Dia ini memang benar-benar seorang penjahat kelas atas yang seharusnya tidak hadir di dunia ini, mengapa dunia ini mengizinkannya hidup? Apa ada yang salah dengan dunia ini?