
Dia bisa menembus aura pertahanan gelapnya yang super kuat. Itu pasti karena dia mulai terbiasa menggunakan kekuatan murni batu permata mulia.
Archifer melancarkan rentetan pukulan kegelapan, sangat cepat sampai membuat Danny tidak sempat menghindar dan hanya mengandalkan aura pertahanannya saja.
DUAR!
"UKH!" Meski sudah memusatkan tenaga bertahan, tetap saja serangan raja iblis membuat gelombang energi luar biasa yang menghempaskan Danny.
'ARGH!' Danny agak protes dalam hatinya, baru saja senang karena satu serangan masuk, eh malah dibalas cepat seperti ini.
"!" Danny merasa sedikit linglung. Mungkin efek di mana ia sudah berganti-ganti dimensi dunia, ia bahkan tidak lagi peduli sedang di mana. Di pandangannya hanya ada lawannya yang harus dikalahkan.
Danny berusaha mengendalikan tubuhnya yang terhempas kencang, sementara disekitaran tubuhnya mulai muncul api.
'Aku belum mau jadi meteor!' Danny menggepalkan kedua tangannya, menguatkan tubuhnya. Bagaimana pun juga ia tidak mau terkikis udara dan habis jadi abu.
Sementara itu di sisi lain, Archifer melihat sang lawannya sudah menghilang jauh. Serangan beruntunnya begitu efektif.
Ia merasa ada yang berbeda dari pemuda itu. "Kekuatannya lumayan."
Sulit membayangkan seorang manusia menggunakan kekuatan batu permata mulia. Archifer tahu betul bagaimana karakteristik kekuatan leluhur demi human itu.
Namun kini yang sedang dilawannya adalah manusia yang memegang SELURUH batu permata mulia. Tentu hal ini lebih tidak masuk akal lagi.
Bahkan sang pemegang aslinya pun kewalahan ketika mengunakan kekuatan ini, sang raja iblis ini teringat lagi.
Jika pernyataannya saja sudah begitu, maka mana mungkin seorang manusia sepertinya bisa melakukannya?
Misteri ini yang harus dipecahkan sang raja iblis. Memastikan ia belajar dari lawan sebelum mengakhirinya. Menjaga agar jangan kejadian serupa terulang kembali.
Kalau saja ia lebih dulu mengetahui keberadaan batu permata mulia masih ada, tentunya ia akan lebih cepat bertindak.
Dengan begitu rencana ras iblis sudah pasti sempurna tanpa hambatan yang berarti.
Namun terlambat untuk memikirkan itu. Archifer harus menerima kenyataan ia memang sedikit direpotkan oleh kejadian ini.
"Jangan ada yang tahu soal ini," gumam sang raja iblis.
Karena pasti akan mencemarkan nama baiknya dan membuat kepercayaan rakyat hilang padanya.
Archifer melihat zirah emasnya, bekas pukulan pemuda itu ada di sana.
__ADS_1
Dugaannya soal pemuda itu akan mati perlahan karena kekuatan batu itu belum terbukti.
Yang ada malah semakin lama kekuatan manusia itu makin kuat.
Mengapa bisa begitu?
"Dia pasti bukan manusia." Archifer memandang ke langit biru yang cerah. Kebetulan mereka sedang berada di dimensi dunia tanpa dataran sama sekali, lebih tepatnya di laut lepas.
Sudah lama sejak terakhir kali Archifer banyak menduga sesuatu. Pasalnya dimasa lalu ia selalu yakin dengan apa yang ia lakukan.
Namun kali ini banyak pertanyaan masuk ke pikirannya sekaligus, dan jawaban tidak selalu datang dari pikiran.
Datang juga saatnya ia harus 'menjemput' jawaban yang ia ingin tahu.
Membuat pemuda 'berkedok' manusia itu bicara, menyingkap setiap pertanyaan yang ada.
HUUUUSH!
"Gwah!" Di satu sisi akhirnya Danny berhasil berhenti, meski butuh waktu yang lama juga.
Krttt.
Namun jangan khawatir, Danny tidak terpanggang hidup-hidup.
Sorot mata hijau terang membuat Danny tidak kesakitan, sebaliknya ia dipulihkan bersamaan dengan terbakarnya ini.
SHUS!
Api yang membakar tubuhnya padam juga akhirnya.
Perlu diketahui, pakaian Danny tidak terbakar, karena aura pertahan tipis masih ada padanya, jadi untuk para perempuan, jangan berpikir macam-macam.
Danny memegang kepalanya, rasanya pusing dan penat, tipikal seorang yang sudah berusaha keras memikirkan sesuatu, misalnya ketika mengerjakan soal matematika di sekolah.
Namun harus diakui Danny sama sekali tidak memikirkan hal berat. Justru yang ada di pikirannya hanyalah hal sederhana.
Mengalahkan raja iblis.
Sederhana bukan?
....
__ADS_1
Danny berusaha menstabilkan kembali energinya, bukan tidak mungkin kejadian lama terulang kembali. Yakni tidak sadar dengan kekuatan gelap yang menumpuk dan butuh waktu untuk menetralkannya kembali.
Jujur saja, pertarungan jarak dekat ini lebih menguras energi dari yang ia duga.
Sejauh ini belum ada yang mengeluarkan jurus aneh. Yang sejujurnya Danny ingin mengeluarkannya, namun belum sempat.
Jeda waktunya terlalu sempit. Ia sudah sangat sibuk dengan gempuran serangan sang raja iblis, membuka celah sedikit saja tentu bukan ide bagus.
Meskipun sang iblis hanya bertahan saja, Danny masih mempertimbangan untuk menggunakan teknik berkekuatan besar.
Pasalnya ia tahu Archifer sudah pasti punya pertahanan kelas atas yang bukan tidak mungkin bisa membuatnya lebih kewalahan ketika menggunakan teknik kekuatan tingkat tinggi.
Bisa saja sang raja iblis itu malah membalikkan serangannya dan membuat keadaan makin runyam. Oleh sebab itu Danny tidak mau cepat-cepat pamer teknik kekuatan yang memanjakan mata.
Clak.
Oh ya, ngomong-ngomong Danny sedang berdiri di atas air.
Ia memusatkan energi sihir di bawah kakinya, karena itu ia tidak tenggelam.
Kau tahu? Ini mirip seperti adegan kartun di mana seorang ninja yang mengunakan tenaga dalam untuk berjalan dan bertarung di air, kurang lebih seperti itulah keadaannya.
Pemandangan langit cerah dan air biru yang mengesankan. Seperti biasa, terlihat begitu nyata.
Meski ini hanyalah dimensi buatan yang tidak sengaja ia datangi, namun tetap saja melihat berbagai tempat unik membuatnya bisa lebih menghargai setiap kondisi alam.
Bayangkan saja, jikalau bertarung dengan raja iblis di dunia nyata. Akan seperti apa kehancurannya?
Bukannya melindungi dunia malahan menghancurkan dunia bersama iblis.
SYUT!
"...." Danny melihat di depannya, Archifer kembali mendatanginya dengan cepat.
"Kau tidak terlihat lelah." Sang raja iblis memulai pembicaraan.
Danny tidak tahu itu pujian atau sindiran. Rasanya sulit percaya raja iblis merendah pada musuhnya.
"Kau juga." Danny sedikit tersenyum, ia tidak terpikir hal lain untuk dikatakan.
Masakan ia berkata 'Terima kasih, bagaimana denganmu?' Itu terdengar seperti bicara dengan teman dekat saja.
__ADS_1