
‘Kenapa dia!?’ Archifer yakin benar ia sudah mengakhiri riwayatnya!
Perutnya tertembus sempurna oleh tangan tengkorak pemuda itu. Sangat tidak masuk akal!
“Sayang sekali Archifer.”
Archifer menggeliat berusaha melepaskan diri, namun tubuhnya terkunci dan ia tidak bisa melakukan apapun.
‘Kenpa aku tidak bisa bergerak?’ Raja iblis terdiam.
Raja iblis tenang lagi, meski situasinya berkata sebaliknya.
Bagaimana mungkin seonggok tengkorak bisa melukainya sampai seperti ini?
Bahkan serangan sekuat apapun tidak mampu menembus zirahnya (karena sudah pasti zirahnya akan balik lagi ke semula sih). Dan pemuda itu benar-benar mengejutkannya.
‘TIDAK MUNGKIN.’ Archifer menolak rasa sakit yang dirasakannya.
Raja iblis tidak seharusnya merasakan sakit. Dia adalah sumber rasa sakit itu sendiri!
Drtttt…..
Seluruh area lava bergetar hebat, kekuatan raja iblis meningkat drastis bahkan ke tahap selanjutnya.
“….” Di sisi lain Raven tak bisa melihat apa yang sedang terjadi, pasalnya Danny dan raja iblis sudah diluar jangkauan matanya.
Namun satu hal yang pasti.
Sang raja iblis sedang kewalahan.
“Kau.” Archifer mengeluarkan suara yang mengerikan. Sementara mengalirkan kekuatan gelap terkuat pada Danny.
Seluruh tubuh tengkorak Danny dipenuhi oleh aura gelap, di situasinya yang begini seharusnya ia mulai kewalahan.
Kreet.
Bukannya mundur, namun Danny malah tetap menusukkan tangannya ke tubuh lawannya, malah makin keras.
‘Dia tidak terpengaruh!?’ Raja iblis dikejutkan lagi, ia tak menyangka aura gelapnya malah berputar-putar di tengkorak pemuda itu!
‘!’ Ada aura gelap lain yang menangkalnya!
‘Raven.’ Archifer geram, kekuatan putrinya itu menghalangi kekuatan gelapnya bekerja.
Tidak bisa dipungkiri kekuatan gadis itu sudah berkembang pesat, bahkan sampai bisa menangkal aura gelapnya seperti ini.
BUM!
Tanpa disangka siapapun, ledakan energi tiba-tiba terjadi, Danny harus mundur ke belakang.
Terlihatlah Archifer dengan dadanya yang berlubang, meskipun begitu ia masih bisa menatap lawannya tajam, raut wajahnya beringas, dan tidak menunjukkan belas kasihan sedikitpun.
Serangan seperti itu pun masih belum cukup untuk menumbangkan sang raja iblis.
Strategi mengalahkannya di titik vital pun gagal.
Archifer punya kekuatan berlimpah untuk memulihkan dirinya, serangan yang melubangi badan bukan perkara besar untuknya.
Yah bisa dibilang ia tikak punya titik vital sama sekali.
__ADS_1
“KAU AKAN MEMBAYARNYA.” Archifer menatap geram, penghinaan yang ia terima sudah diluar perkiraan!
“Coba saja.” Danny menantang dengan wujud tengkoraknya.
HUSH!
BRAK!
BUASGH!
Adu serangan pun tak terhindarkan, sang raja iblis jauh lebih cepat, gesit, dan kuat. Namun sayangnya lawannya pun sama saja begitu!
‘Darimana kekuatannya!?’ batin Archifer heran, sudah lama ia bertarung dengannya. Pasti kekuatannya sudah tersedot habis!
Tapi kenyataan berkata sebaliknya, pemuda itu malah bisa mengikuti ritme serangannya. Di luar nalar sekaligus akal sehat versinya!
“Energi Suci: Pukulan Raja Iblis.” Danny berkelit ke atas, sangat cepat!
BUAAAGGHHHHHH!
Pukulan Danny masuk meninju sempurna raja iblis, bahkan sampai terlempar ke lava panas!
Yah tak ada salahnya membuat raja iblis ‘merasakan’ tempatnya sendiri. Toh dia pasti akan kembali lagi juga.
SYUT!
Dan benar saja, dalam sekejap mata Archifer sudah melayang kembali sembari menatapnya tajam.
Archifer masih diselimuti lava panas, tubuhnya berasap, dia tidak meleleh seperti yang Danny alami.
Tidak ada yang tahus sekuat apa tubuh raja iblis ini.
Tak ada serangan yang tak bisa ia pulihkan, kecuali satu.
Ia menatap dadanya yang masih berlubang.
Heran kenapa pemulihannya berjalan lambat.
Seharusnya dalam waktu yang cepat lukanya pulih, kenapa sekarang malah berbeda?
Padahal itu hanya serangan biasa.
HUSH!
Tanpa berlama-lama raja iblis maju kembali, adu baku hantam pun kembali terjadi.
“Energi Gelap: Rantai Gelap.”
SRING!
Dengan cepat rantai mengunci pergerakan Danny, disanalah Archifer mengakhiri semua ini!
KRAK!
‘!?’ Rantainya hancur dengan begitu mudahnya!
‘Kenapa bisa!?’ Momen langka terus terulang, raja iblis terus digegerkan dengan penampilan pemuda ini!
HUSH!
__ADS_1
“Energi Suci: Pedang Suci.”
SLASH!
Lebih cepat dari kilat, Pedang Danny mengenail leher Archifer!
‘!’ Bahkan sang raja iblis tidak melihat serangan itu!
KRRRIIIIT!
Pedang cahaya putih itu terus mengikis lehernya, membuat gelombang energi yang hebat.
Syut!
Archifer menghilang dan menyerang dari belakang, siap dengan pedang gelap kebanggaannya!
Gilirannya untuk menebas tengkorak tidak berguna ini!
TRANG!!!!
“!?” Tanpa disangka, Danny berbalik dan kedua pedang pun beradu!
‘Bagaimana bisa!?’ Archifer sudah diuntungkan dengan kecepatannya!
‘Apa dia lebih cepat!? Tidak mungkin!’ Archifer memasang wajah muram, ia tidak percaya akan hal ini!
TRANG!
TRAAANGG!
Pertarungan teknik pedang pun tak terhindarkan, Archifer dan Danny mode tengkorak terus melakukan jual beli serangan.
“Pedang Suci: Tusukan Suci.”
SLASH!
“UGH.” Dada sang raja iblis tertusuk sempurna, dan seketika itu juga energi suci melemahkan kekuatan gelapnya!
Dadanya belum pulih, sekarang perut, sungguhlah tidak terkira!
Archifer terdiam, hal ini sudah jauh dari apa yang bisa ia pikirkan.
Lagi-lagi rasa sakit yang sama dirasakannya. Tapi lagi-lagi ia langsung tenang juga.
Ini adalah kenyataan, Archifer tahu. Hanya saja ia memberi kesempatan untuk lawannya berada di atas angin.
Di sisi lain…..
“….” Raven terdiam, wajah tegangnya tak kunjung hilang, rasanya akhir sudah begitu dekat.
Kini tempat ini bergetar pelan seolah kehilangan kekuatannya, sulit dipercaya, namun itulah yang terjadi.
‘Ukh!’ Tubuhnya serasa disedot.
“DIA!?” Raven terdiam, kekuatan gelapnya tersedot keluar! Padahal Danny sendiri yang memulihkannya!
“Archifer.” Raven tertunduk merasakan sakit yang tidak bisa dijelaskan.
***
__ADS_1