
Saking kuat kekuatan dan rahasianya batu permata itu sampai-sampai harus memisahkan ke-lima batu permata mulia itu satu dengan yang lain oleh masing-masing pemegangnya, yang kini setelah Kakek Sam (Batu Permata Mulia Merah Kekuatan) dan Kakek Leith (Batu Permata Mulia Coklat Daya Tahan) masih ada tiga orang dari ras demi human lain lagi yang memegang batu permata mulia saat ini
Masing-masing dari batu itu mempunyai kekuatan yang tidak terduga olehnya saat ini, bahkan Danny harus menerima risiko berat, yaitu kematian setelah menggunakan dua ... ya, hanya dua batu permata mulia secara bersamaan, bagaimana nanti jika suatu saat ia harus menahan kekuatan ke-lima batu permata mulia itu secara bersamaan?
Seperti tadi yang telah dikatakan Danny cukup takut untuk merasakan sakit yang amat sangat itu, dan kini tidak terbayangkan apabila ia harus merasakan rasa sakit yang melebihi tidak terbayangkan itu.
Sedang lokasi dari ketiga orang yang merupakan pemegang batu permata mulia yang tersisa itu, Danny yang meskipun tidak mengetahuinya secara rinci dan jelas, namun perlahan Danny merasakan koneksi dari batu permata mulia ini seperti yang telah dikatakan Kakek Leith sebelumnya bahwa memang pemegang batu permata sihir seakan-akan bisa terhubung satu sama lain.
__ADS_1
Jadinya Danny merasa ia bisa menemukan lokasi selanjutnya dari keberadaan orang yang memegang batu permata mulia yang tersisa saat ini, yang memang berada di daerah selatan.
Karena fokusnya hilang dari tujuannya untuk mengumpulkan batu tersebut karena di tahan oleh kelompok Dark Shadow, maka Danny rasanya memerlukan sedikit waktu agar ia dapat memastikan kembali lokasi pemegang batu permata sihir itu, ia sudah tahu batu itu berada di daerah selatan namun bukan berarti ia sudah tahu betul di mana lokasinya berada, karena memang daerah selatan itu tidak sempit.
Patricia mengangguk-angguk, ia memang sudah tahu tujuan Danny saat ini, yaitu mengumpulkan batu yang mempunyai kekuatan khusus yang dinamakan batu permata mulia.
"Bu-bukankah kekuatan yang sedang kamu cari ini untuk mengalahkan para iblis kan Danny?" Patricia berusaha untuk menebaknya saat ini.
__ADS_1
Danny mengangguk dengan serius. "Ya, maafkan aku tidak berkata banyak padamu tentang tujuanku Patricia, aku tahu tujuanku ini memang terlihat berat dan mustahil, maka dari itu aku tidak mau membebanimu dengan memberi tahu semuanya padamu."
Danny jujur mengungkapkan perasaannya pada Patricia, ia tidak ingin agar gadis itu terlalu memikirkan hal-hal yang berat, dengan keberadaannya di dekatnya saja itu sudah cukup baginya.
Danny juga bertanggung jawab penuh akan Patricia yang mengikutinya bersamanya, karena ia sebelumnya pernah kehilangan Cecilia dan Forhan maka otomatis dirinya menganggap bahwa ia masih belum cukup kuat untuk bisa melindungi orang lain.
Namun semakin beranjak waktu, keputusan Danny untuk bersama dengan Patricia adalah hal yang tidak terelakkan, maka dari itu ia bertekad untuk melindunginya dari hal-hal berbahaya semampunya, termasuk hal-hal yang membebani pikiran juga.
__ADS_1
"Da-Danny ...." Patricia agak terkaget ketika mendengar Danny yang terlihat seolah-olah ingin menanggung semuanya sendiri, ia tidak tahu apa yang telah Danny alami sebelumnya sampai-sampai ia begitu memperhatikannya dan tidak mau membuatnya kesusahan.