
BUM!
Ledakan energi pun terjadi, kali ini menghempaskan Danny dan pedang sucinya.
‘Kekuatan putriku… boleh juga.’ Archifer melihat semua lukanya normal kembali.
Sang raja iblis mengambil kekuatan dari luar, sungguhlah tindakan yang tidak mencerminkan pemimpin rakyat iblis.
“….” Tapi ia tak peduli, musuhnya memaksanya melakukan hal ini, ia tidak mungkin membiarkan bocah sialan itu terus menusuknya.
Sementara itu hempasan sudah berhenti, Danny menatapnya dari jauh, Archifer membalasnya dengan raut wajah percaya diri yang besar.
“Kekuatanmu hebat juga Archifer!” Danny memuji dari jauh.
Namun tidak ketika sampai di telinga Archifer, perkataan pemuda itu hanya sekedar hinaan saja.
‘Aku tidak boleh terbawa emosi.’ Archifer tidak mau terprovokasi dengan apa yang dikatakan lawannya. Bahkan ia harus cari tahu kenapa lawannya itu bertambah kuat dari waktu ke waktu.
Padahal ia tahu benar bagaimana kekuatan ras malaikat. Kekuatan pemuda itu jauh berbeda dari mereka.
Danny masih terdiam, ia penasaran apa yang akan dilakukan oleh musuhnya. Dengan kekuatan barunya, tentu dia sedang merencanakan sesuatu.
‘Dia tidak menyerang?’ Bahkan setelah beberapa lama pun tidak ada yang terjadi. Yang ada hanyalah hempasan kekuatan dan bunyi lava yang mengerikan.
‘Dia mempermainkanku.’ Padahal sedari tadi Archifer menunggu dengan sabar, ia ingin mengakhiri ini dengan serangan balasan yang super kuat. Raut wajahnya berubah jadi muram.
“Ada apa Archifer? Takut?” Danny agak tertawa.
Tulang belulang sepertinya bisa sombong begitu….
HUSH!
Archifer maju, menumpahkan segala rasa bosannya. Ia benar-benar geram!
BUM!
“Energi Gelap: Pukulan Penghancur.”
BRAK!
__ADS_1
BRUGH!
Dengan cepat Archifer melancarkan serangan fisik kuat, membuat tempat ini bergetar hebat!
‘Bagaimana!?’ Archifer terlihat puas dengan serangan yang ia lancarkan. Kekuatannya sudah kembali lagi!
BRUAGHHHHH!
Danny terhempas, seluruh tengkoraknya bergetar namun masih pada tempatnya masing-masing.
“Energi Gelap: Pedang Kegelapan.”
SRRRUUUUGH!
Serangan pedang raja iblis berhasil masuk melalui celah tengkoraknya!
HUSH!
Danny berkelit cepat, berusaha melepaskan diri.
“KAU TIDAK AKAN PERGI KEMANAPUN.” Sorot mata raja iblis begitu menusuk. Ia mengunci pergerakannya!
KRAK!
KRRASSHH!
Dengan putaran kuat, pedang kegelapan mencerai-beraikan tubuh Danny yang berupa tengkorak itu.
‘Dengan ini berakhir sudah….’ Archifer mencium bau kemenangannya. Inilah akhirnya!
PLUK….
Potongan tengkorak Danny tercebur ke lava.
Archifer menarik nafas panjang.
Pertarungan ini berlangsung lebih lama dari yang ia kira. Padahal jika ia bisa mengakhirinya cepat, ia bisa menguasai Hello lebih awal.
Musuh menganggu pun lenyap. Urusannya sudah selesai di sini.
__ADS_1
***
Di sisi lain.
“Danny!?” Raven berusaha bangkit dari tanah, ia merasa ada yang berbeda!
‘Kenapa hawa kekuatannya….?’
“Mari pergi putriku.” Archifer datang di dekatnya dengan raut wajah tenang. Pada akhirnya ia bisa menang berkat bantuan anaknya juga.
‘Dia!?’
Kalau begitu apa Danny sudah….?
‘TIDAK MUNGKIN!’ Raven menggelengkan kepalanya, tidak mungkin ini yang terjadi!
“Kau….” Raven mengangkat badannya, setelah semua rasa sakit yang ia terima, akhirnya ia sadar.
“KAU….” Raven tertunduk, sementara emosinya mulai menumpuk.
“Datanglah putriku, biar kuhapus kesedihanmu.” Archifer mengulurkan tangannya. Kali ini ia tulus dan tidak melihat kesalahannya lagi.
Tidak lengkap menguasai dunia tanpa putrinya sendiri. Dialah yang akan jadi penerusnya selanjutnya!
Raven tak percaya dengan apa yang terjadi. Kenapa dia bisa mengambil kekuatannya?
Bahkan jika raja iblis bisa mengambil semua kekuatan gelap sesukanya, kenapa dia mengambil keputusan itu?
Raven tahu benar raja iblis tidak mungkin melakukan itu, entah karena egonya atau apanya, dia tidak mungkin mempermalukan dirinya sendiri!
“Semuanya nyata anakku.” Archifer mengatakan sesuatu lagi, seolah ia tahu apa yang dipikirkan putrinya.
Set.
Raven mengangkat kepalanya, memasang wajah serius, ia tahu raja iblis bisa melakukan apapun, tapi dia tidak bisa mengubah tekadnya!
SYUT.
“Hei, tidak buruk juga Archifer.” Tiba-tiba terdengar suara seorang pemuda.
__ADS_1