
"Hm? Apakah tadi sempat hujan di sini?" Arthur menduga di area ini telah terjadi hujan yang menyebabkan genangan air itu, karena memang ia tidak menemukan alasan lain mengapa genangan air itu bisa muncul selain memang karena air hujan.
Di sana tidak ada sumber air apapun yang bisa terlihat, hanya ada sebagian area pepohonan yang hancur dan yang masih utuh serta bangunan kosong bekas penjara itu.
"Tidak ada saluran air yang terlihat rusak di sini, memang benar tadi sempat hujan di sini." Arthur yakin betul tadi ada hujan yang membasahi tempat ini.
"Apakah hujan yang terjadi berlangsung hanya sebentar? Atau mungkin saja hujan yang terjadi saat cuaca cerah seperti ini? Ya, kedua kemungkinan ini bisa terjadi."
Arthur menilai sesuatu dengan cukup detail, nampaknya hal kecil saja masih diperhatikan oleh sang ksatria suci ini.
"Oh, mungkin saja dua orang pria bernama Brock dan Vincent itu membawa Danny kembali ke tempat di mana ia meninggal sebelumnya, karena memang mereka tidak tahu jika mereka sama sekali belum berkumpul dengannya sewaktu penyelamatan menggunakan teleportasi itu, maka sepertinya ada kemungkinan mereka kembali ke tempat awal untuk menunggu."
Arthur tahu, kejadian ini terjadi juga karena ia tidak begitu cermat dan tidak memerika siapa saja yang ada bersama dengannya, malahan yang ia kenal harus tertinggal dan pada akhirnya Arthur tidak tahu keberadaan mereka dengan pastinya saat ini.
Namun memang selalu ada kemungkinan yang bisa terjadi, seseorang seperti dirinya itu juga tidak luput dari kecerobohan, namun padaa saat ini dibanding dengan hanya memikirkan kesalahannya itu, ada lebib baik ia menjalankan tujuan dirinya pergi ke tempat inu kembali; Arthur akhirnya memutuskan untuk menelusuri area ini, dengan begitu barangkali saja ia menemukan petunjuk yang dibutuhkan untuk mengetahui di mana keberadaan empat orang yang tengah dicarinya itu.
Arthur masuk ke area pepohonan itu, sepanjang perjalanan ia memerhatikan keadaan sekitarnya, memang di tempat ini tidak begitu banyak hal yang bisa diperhatikan, binatang pun jarang sekali ada yang muncul dan yang ada hanyalah keheningan dan kehingan yang mendalam, tempat ini cocok bagi seseorang yang tidak suka dan keramaian karena memang mereka akan menemukan kedamaian di tempat seperti ini.
__ADS_1
Arthur menduga apakah ini adalah alasan di mana kelompok bernama Dark Shadow itu memutuskan untuk mendirikan markas dan aksinya di sini? Karena memang suasana yang sangat tenang yang bahkan binatang pun jarang berada di sini?
Sulit untuk menemukan tanda kehidupan di sini, karena memang area ini tidak terjamah orang luar sama sekali maka dari itulah kelompok Dark Shadow itu bisa dengan leluasa menjalankan aksinya dengan slogan 'dibalik bayangan' karena memang tidak ada yang bisa mengetahuinya dari sini.
Arthur akhirnya sampai di tempat di mana ia menemukan Danny yang telah tiada dan dugaannya tidak tepat, ia tidak menemui siapapun di sana, hanya ada bekas darah Danny yang masih terlihat di sana; itu adalah luka yang menjadi saksi Danny yang sudah tiada itu.
Arthur ternyata memang tidak bisa merasakan siapapun di area ini, maka dari itu ia saat ini tidak memiliki dugaan apapun tentang Danny, Pria bernama Brock dan Vincent dan satu orang yang tertinggal sihir teleportasi itu.
"Tidak ada ... ternyata pria bernama Brock dan Vincent itu tidak membawa Danny kembali ke sini, lantas ke mana mereka membawanya pergi? Dan lagi satu orang yang tidak kuketahui namanya pergi kemana dia?"
Arthur bertanya-tanya dengan pertanyaan yang tidak bisa dijawab siapapun saat ini, mungkin saja ada kemungkinan pria bernama Brock dan Vincent itu membawanya pergi tempat lain? Kemungkinan itu bisa terjadi ... namun bagaimana dengan satu orang yang tertinggal itu? Mengapa tidak menunggu di tempat awal saja? Pergi kemana orang itu?"
"Lubang? Bentuknya kotak panjang besar dan cukup dalam ... apa ini dibuat oleh hewan yang berada di sekitar hutan ini?" Arthur belum menyadari lubang yang ada di tanah yang sedang dilihatnya itu.
Kemudian ia juga menyadari ada gundukan di samping lubang itu, dan memang itu sepertinya bekas tanah yang telah digali untuk membuat lubang besar itu.
"Lubang seperti ini tidak asing, ukurannya pas untuk tubuh manusia." Arthur mulai menyadari ada yang janggal di sini, ia mengira sebelumnya lubang ini dibuat oleh binatang atau tercipta karena suatu hal, namun dua kemungkinan itu gugur dan yang masuk akal di sini: lubang ini memang mirip dengan peristirahatan terakhir seseorang.
__ADS_1
"I-ini, tidak salah lagi ... ini adalah tempat makam, di mana orang meninggal dan akan dibaringkan di sini, lantas mengapa ada seseorang yang menggali lubang makam ini dan meninggalkannya begitu saja? Apa yang terjadi di sini?"
Arthur bertanya-tanya mengapa ada lubang makam di dekat tempat di mana Danny ditemukan meninggal itu, padahal sebelumnya ketika ia pertama kali ke tempat ini, lubang makam ini sama sekali belum ada.
"Tunggu ...." Arthur menyadari ada semacam batu yang cukup besar di sana yang berbentuk persegi, ia berjalan mendekati gundukan pasir yang terdapat batu itu dan kemudian ia melihat untuk memeriksanya.
"Apa ini?" Arthur melihat sisi yang kosong saat memegang batu itu, dan kemudian ia melihat sisi yang lain yang tidak sama dengan sisi yang telah dilihatnya tadi.
"Ini?! Danny?!" Arthur dapat melihat dengan jelas bahwa nama 'Danny' tertulis di sana, dan sontak ia tahu bahwa batu yang dipegangnya itu bukanlah batu biasa yang ada berserakan di bawah, ini batu nisan!
"Danny? Ini adalah batu nisan Danny dan lubang makam ini?" Arthur dapat dengan mudah menghubungkan hal ini, ada lubang makam yang kosong dan ada batu nisan yang bertuliskan 'Danny'? Tentulah ini bukanlah sebuah kebetulan yang disengaja.
"Aku menemukan lubang makam yang kosong, batu nisan milik Danny di tempat Danny telah tiada saat ini. Ini hubungan yang tidak terbantahkan yang kutemui saat ini."
Arthur langsung tahu bahwa Danny yang telah meninggal itu akan dikuburkan, bahkan ada yang telah membuat nisannya, mereka berencana untuk memakamkannya di tempat di mana Danny sendiri meninggal dunia sebagai penghormatan terakhir untuknya, semua ini sudah jelas kecuali satu hal ... mengapa Danny tidak benar-benar dikuburkan di tengah persiapan yang usai ini?
"Kupikir dua pria bernama Brock dan Vincent lah yang mempersiapkan ini semua, karena memang merekalah yang membawa Danny bersama dengan mereka ...."
__ADS_1
"Tapi mengapa mereka tidak jadi menguburkan Danny? Apa ada suatu hal yang menyebabkan mereka berhenti? Mengapa?"
Arthur lagi-lagi punya banyak pertanyaan yang tidak bisa dijawab selain oleh dugaannya sendiri, sebuah hal yang aneh apabila ada persiapan pemakaman yang akan dilaksanakan namun tidak sampai benar-benar tuntas di selesaikan.