Menuju Tak Terkalahkan

Menuju Tak Terkalahkan
Act 269: Mencari Pencerahan


__ADS_3

Danny melihat batu permata mulia itu dan segera mengamankannya di saku celananya saat ini.


"Syukurlah batu ini berada di tangan yang tepat."


Dan akhirnya ia menjelaskan pula apa yang ia hendak katakan awal tadi pada mereka bertiga.


"Aku masih berada di dalam misi untuk mengumpulkan ke-tiga batu permata mulia lain, maka dari itu aku tidak mau menyia-nyiakan waktuku untuk tujuanku itu." Danny berkata dengan serius saat ini.

__ADS_1


Danny tahu waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan satu batu permata mulia tidak sebentar, melainkan bervariasi bahkan sewaktu ia berlatih untuk mendapatkan batu permata fisik, ia harus menghabiskan waktu berbulan-bulan dan itu pun ia tidak benar-benar menaklukan kekuatan batu pemata mulia fisik itu sepenuhnya.


Danny pikir memang waktu yang tidak sebentar yang harus dihabiskannya itu tidak akan membuat para makhluk-makhluk jahat yang akan membahayakan manusia akan diam saja, melainkan agar ia bisa menghentikan mereka maka sudah pasti ia harus bisa menemukan sumber kekuatan besar yang mampu menandingi makhluk-makhluk itu (dalam hal ini lima batu permata mulia) yang bisa saja makhluk jahat itu melakukan aksinya kapanpun mereka mau.


Tujuan awalnya itu diemban karena ia tahu ke-lima batu permata mulia milik ras demi-human itu akan mampu menandingi kekuatan para iblis nantinya, dan dengan membawa ke-lima batu permata mulia itu pada seorang peri hutan sihir yang pernah ditemuinya sebelumnya, seseorang bernama Sophia yang merupakan peri hutan sihir ras demi human yang berumur lebih dari dua ribu tahun itu, telah mengatakan bahwa ia mampu untuk membuatkannya senjata yang kuat dari batu itu untuk melawan para makhluk jahat, iblis.


Jadinya saat ini Danny tidak terlalu memikirkan risiko itu sekalipun karena memang apa yang telah dialaminya itu; misteri dibalik kebangkitannya dari kematian itu masih menjadi misteri dan mungkin saja itu adalah alasan Sophia memilihnya untuk memegang ke-lima baru permata mulia yang super kuat itu karena dirinya mampu menanggung risiko terburuk sekalipun?

__ADS_1


Danny pikir hal itu tidak mungkin, karena memang ia tidak pernah memberi tahu sang peri hutan sihir itu kemampuan bangkit dari kematian yang telah ia sadari itu; butuh beberapa waktu agar ia benar-benar bisa paham (meskipun nyatanya ia masih belum bisa memahaminya); kejadian bangkit dari kematian itu terlalu berlebihan untuk dialami dan pula di bicarakan.


Jadi Danny pikir alasan Sophia memilihnya sebagai orang yang bisa memegang kekuatan ke-lima batu permata mulia ini sekaligus masih belum diketahui dengan pasti olehnya, hanya saja ia merasa dugaannya tadi adalah suatu teori yang kuat yang meskipun terasa mustahil terjadi.


Bagaimana dengan kekuatan suci yang dibahas Kakek Leith? Apakah semuanya itu ada hubungannya juga dengan ke-lima batu permata mulia ini?


Danny tahu ke-lima batu permata mulia adalah peninggalan kekuatan yang berharga bagi ras demi human, setidaknya itulah yang ia ketahui sampai saat ini.

__ADS_1


__ADS_2