Menuju Tak Terkalahkan

Menuju Tak Terkalahkan
Act 224: Selamat Tinggal Yizi


__ADS_3

Pasalnya tidak mungkin mereka bisa menghentikan seseorang seperti Arthur, dengan tujuannya yang dari awal tetap sama yaitu memusnahkan kelompok Alliance Fight's dan memang ia sudah menjalankannya dengan mengeliminasi dua puluh orang anggota Alliance Fight's dari dunia ini.


Ayo bergerak!


Thor mulai bisa menggerakan badannya, ia berusaha beranjak dari tempat itu, namun rasanya berat sekali, ini terasa seperti gravitasi memaksanya untuk terus berada di bawah.


Namun meksipun begiti Thor tidak menyerah, ia tetap memerhatikan jumlah kekuatan yang ia keluarkan agar tidak dicurigai oleh Arthur.


"Keputusan yang sungguh sangat buruk ... sekali lagi, sebagai seorang pemimpin, aku benar-benar tidak menyangka kau akan berbuat sejauh itu, apakah kau tidak memikirkan risiko dari perbuatanmu tadi?"


"Yah ... lagipula takdir kalian memang harus hilang dari dunia ini, jadi mau bagaimanapun juga aku tidak bisa mengomentari tindakan kalian lagi, yang ada saat ini aku akan menyelesaikan urusanku yang kumulai ini ...."


Arthur mendekati Kibo dan sepuluh orang yang tersisa dari kelompok Alliance Fight's, sepertinya tujuannya untuk memusnahkan seluruh anggota Alliance Fight's sudah di depan mata, seakam tidak ada lagi dapat menghentikannya.


Kibo yang masih tersungkur dibawah, masih di jagai oleh teman-teman anggota kelompoknya itu, ia mengacungkan tangannya tanda memanggil salah seorang dari pria besar itu, lalu pria besar itu mendekat dan pula mendekatkan telinganya pada mulut Kibo.


"Mu- mundurlah ... pergilah ... dari ... sini ... sejauh ... mungkin ... jangan ... sampai ... ter-tangkap segera-"

__ADS_1


Arthur sudah ada di dekatnya kali ini, ia mengangkat Kibo pada bagian leher dan mengangkatnya ke atas.


Sial! Ki-kibo!


"He-hey! Lepaskan Tuan Kibo!"


"Kami tidak bersalah! Lepaskanlah kami!"


Para pria besar hanya bisa terpaku melihat pemimpinnya itu diangkat pada bagian lehernya, mereka tidak berani mendekat karena sudah diperintahkan Kibo bahwa jangan mendekati Arthur.


Thor masih terhuyung-huyung, ia dapat berjalan namun tidak mampu berlari, melepaskan sihir yang telah dikenakan padanya bukan perkara yang mudah, namun situasi ini sama sekali tidak bisa dikompromi lagi!


Aaah ... begini ya pada akhirnya ....


Yizi kau tahu ... aku ... bukanlah pemimpin yang baik ... namun ... kau selalu mendukungku apa adanya ....


Maafkan aku ... aku berakhir seperti ini ... kelompok kita ... berakhir seperti ini ....

__ADS_1


Mimpi yang ingin kita wujudkanpun, belum sempat terlaksana ....


Jika mimpi itu telah sirna, tak apa ... banyak mimpi indah yang sudah dipersiapkan namun belum sampai pada kita ....


Mungkin ini akhirnya bagiku ... dan akhir bagi kelompok kita ....


Yizi ... kuharap suatu saat kau dapat mengerti ... kau akan kehilangan sesuatu yang berharga ... namun jangan lupa kau masih punya banyak hal berhaga dibanding yang telah hilang itu ....


Aku ... yah ... masih banyak hal yang ingin kubicarakan ketika masih di dunia ini, namun sepertinya waktu sudah tidak mengizinkan aku berlama-lama lagi di sini, di saat seperti ini malah aku sadar bahwa aku tidak cukup banyak bicara ketika aku berada di dunia ini, maka dari itu mungkin aku akan meninggalkan sedikit rasa sesalku karena tidak puas bicara di dunia ini.


Aku ... aku bersyukur bisa bertemu dan berteman denganmu Yizi, membentuk kelompok bersama, menghabiskan waktu bersama para anggota lain bersama ... mungkin saja itu yang akan kurindukan suatu saat nanti.


Jadi ... Yizi tetaplah hidup, kuat menjalani hidupmu ... kau lebih kuat daripada penampilan luarmu ... hatimu jauh lebih kuat.


Aku masih ingin berbicara banyak sekali hal ... namun sepertinya aku akan simpan itu jika suatu saat kita bertemu kembali.


Sebagai teman, sahabat dan perkumpulan kelompok Alliance Fight's, oh tidak itu keren sekali, aku baru menyadarinya sekarang ahaha ....

__ADS_1


Krek ....


__ADS_2