
Danny sudah tidak bisa lagi menyembunyikan apa yang ia rasakan saat ini, ia sudah terlalu mengalami hal-hal berupa penderitaan yang disebabkan oleh para iblis ini; ia tidak ingin orang lain mengalami hal seperti ini.
"Aku harus punya kekuatan untuk melindungi orang lain, agar mereka tidak jadi target kejahatan yang dilakukan makhluk jahat itu, mau bagaimanapun juga aku akan melakukan apapun agar iblis tidak berbuat sejauh itu lagi."
Danny kemudian mengepalkan kepalan tangannya dengan cukup keras.
"Demi kakekku, kampung halamanku, orang-orang terdekatku, aku pastikan iblis tidak berbuat kekacauan lebih banyak lagi!"
__ADS_1
Danny mengobarkan semangatnya itu, ia ingin agar ia tetap berfokus pada tujuannya saat ini demi menghentikan iblis yang saat ini sudah mulai menebar teror di dunia ini, dan dengan mengatakan secara jelas, ia harap Vincent, Brock, dan Patricia bisa lebih mengerti mengenai alasannya melakukan ini.
"Aku akan melakukan apapun yang kubisa sebaik mungkin agar bisa mencapai tujuan ini, dan untuk itu aku tidak bisa sendiri dalam melakukannya, aku butuh seseorang untuk bersama denganku dalam mencapai tujuanku."
"Melakukan misi yang terlihat mustahil ini tentu saja tidak membuatku tidak apa-apa dan merasa tenang-tenang saja, karena mengalami berbagai kehilangan dalam waktu yang singkat, ini rasanya hanya aku sendiri yang akan menghadapi semuanya sendirian."
Danny menatap Patricia, nampak ia akan berkata padanya.
__ADS_1
Patricia tertegun melihat Danny mengungkapkan alasannya itu, ia tahu memang Danny telah banyak kehilangan dalam hidupnya, teruma seorang yang berharga, perasaannya itu memang tidak bisa dibohongi lagi betapa ia menyayangi orang-orang terdekatnya itu.
"Tapi seiring berjalannya waktu aku sendiri sadar, karena keberadaanku ini situasi bahaya terkadang muncul dan bisa membuat orang terluka, petualangan ini penuh risiko di samping aku tidak ingin sendiri pada saat yang bersamaan aku tidak bisa menjamin keselamatan semua orang yang ada bersama denganku dalam perjalanan ini." Danny mengungkapkan tentang bagaimana keberadaannya itu membuat orang lain berada dalam bahaya dan dalam situasi yang sulit serta dalam keadaan itu ia sendiri tidak yakin apa ia bisa melindungi orang yang bersamanya atau tidak.
Danny rasanya sudah mengungkapkan semuanya yang ia rasakan, ia masih belum cukup kuat sedangkan situasi memaksanya untuk berada di kondisi yang terkadang tidak menguntungkan, maka dari itu Danny sepertinya tidak begitu lagi bisa untuk mengajak orang lain bersamanya.
Membawa Patricia yang merupakan gadis muda yang seumuran dengannya dengan masa depannya masih panjang adalah tanggungan yang selalu ia pikul saat ini, ia harus bisa menjamin keselamatannya bagaimanapun juga; dan ada satu hal yang semakin jelas di sini: Danny tidak bisa melindungi setiap orang yang pergi dengannya.
__ADS_1
Mengatakan kenyataan yang seperti ini, Danny yakin ini adalah jalan terbaik, ia tidak ingin agar Vincent dan Brock tidak tahu apa-apa ketika memutuskan untuk bersama dengannya. Dengan ini ia harap Vincent dan Brock tidak perlu lagi tetap pada keputusan terdahulu mereka, yaitu menyetujui ajakannya tentang pergi bersamanya.
Vincent dan Brock yang mendengar hal ini, tentu saja membuat mereka tercerahkan, setelah bertemu dengan Danny pandangan mereka telah berubah dari tadinya tidak tahu apa-apa menjadi tahu mengenai kondisi dunia terjadi saat ini karena mereka tahu cerita yang disampaikan Danny saat itu bukanlah dongeng atau isapan jempol, melainkan kenyataan mengerikan dunia ini yang tidak diketahui banyak orang.