Menuju Tak Terkalahkan

Menuju Tak Terkalahkan
Act 332: Kondisi Gawat


__ADS_3

Dan jika memang benar makhluk misterius yang seluruh badannya ditutupi jubah itu adalah iblis tujuannya tentu sudah jelas, pasti dia sedang mengamat-amati kami dan akan menyerang kami tentunya!


Vincent yakin dengan pasti apa yang diperkirakannya saat ini, firasatnya mendukung dengan mantap mengenai pemikiran tentang siapa sebenarnya makhluk misterius bersuara perempuan ini.


Ini bahaya sekali ... kini aku tahu aku telah menyadari ada iblis ... bersuara perempuan yang dalam kata lain makhluk di depanku ini adalah iblis perempuan yang sedang mengamati gerak-gerik kami saat ini ....


Aku yakin menghilangkan hawa keberadaan adalah kemampuannya dan dia bisa mengikuti kemana arah kereta kuda Tuan Housen dan tanpa diketahui oleh kami berlima sekalipun juga.


Dan karena kemampuannya itu juga hawa jahat yang biasa terpancar dari makhluk yang berniat jahat tidak terasa sama sekali terhadap si iblis ini, ia benar-benar bisa menyembunyikan seluruh aspek dari dalam dirinya kecuali tubuhnya sendiri yang ditutupi oleh jubah hitam saat ini.


Sejak kapan makhluk iblis ini mengikuti perjalanan kereta ini?


Vincent saat ini bertanya-tanya kapan pastinya makhluk iblis perempuan ini mengikuti rombongan mereka berlima itu.


Kurangnya hal yang ia tahu karena memang semua ini hanya spekulasinya belaka; Vincent sepertinya memang harus mencari tahu dengan beraksi bukannya hanya dengan memikirkan strategi saja.


Namun ketika ia memikirkan akan beraksi secepat itu ia malah kembali memikirkan mengapa ia melakukan sesuatu hal yang gegabah di saat seperti ini?


Aku memang bisa menepuk pundak iblis perempuan itu dan membuatnya berbalik agar aku bisa melihat wajahnya yang tidak terbayangkan itu, tapi selanjutnya apa? Aku baru bertemu dengan iblis yang seringkali Danny ceritakan itu, sudah pasti mereka adalah makhluk yang berbahaya bahkan aku sendiri tidak yakin apakah harus menatap wajahnya atau tidak.

__ADS_1


Vincent sadar ia ternyata meremehkan kekuatan iblis perempuan misterius yang saat ini didepannya itu, berada di belakangnya saja sudah membuatnya merasa cemas dan khawatir, was-was akan apa yang akan terjadi selanjutnya, apalagi jika ia memutuskan untuk bertindak gegabah, rasanya itu terlalu berlebihan baginya.


Aku tidak punya nyawa cadangan apabila si iblis perempuan ini menyadari ada seseorang dibelakangnya dan bisa saja tiba-tiba ia menyerangku tanpa kusadari dan semua berakhir dengan cepat-eh ... tunggu dulu, si iblis ini tidak menyadari kehadiranku di sini?!


Hal yang mengejutkan baru saja disadari Vincent, memang ia tahu kenyataan bahwa ia sedang berada di belakang seorang misterius yang ia duga sebagai makhluk iblis dengan kemampuan menghilangkan hawa keberadaan, namun tidak sampai di situ saja ia baru sadar akan ada hal yang baru saja disadarinya dan kembali dipertanyakannya.


Mengapa si iblis ini tidak menyadari akan ada orang yang mendekatinya?! Apa dia bercanda?! Hih!


Vincent tidak mengerti mengapa makhluk iblis berkemampuan menghilangkan hawa keberadaan ini malah tidak menyadari akan hawa keberadaan orang lain di sekitarnya.


Aku tidak mengerti, apakah dia hanya bisa menyembunyikan hawa keberadaannya namun mengorbankan juga pendeteksi hawa keberadaan miliknya, hingga akhirnya ia tidak bisa menyadari ada orang yang mendekatinya? Atau mungkin ada sebab lain?


Lagi-lagi pria berambut sebahu itu hanya bisa berspekulasi saja karena memang saat-saat ketika ia masih memiliki kesempatan untuk berpikir mengenai situasi ini, setidaknya ia harus memanfaatkan hal ini.


Vincent memikirkan hal ini karena memang tidak ada hal lain yang bisa ia lakukan selain melindungi nyawanya sendiri dengan cara meninggalkan area dekat pohon besar ini, menjauh dari makhluk berjubah hitam selagi makhluk itu tidak menyadari keberadaannya saat ini.


Ia tidak bisa melakukan aksi heroik dengan menyerang secara percaya diri pada makhluk iblis perempuan itu dan mengalahkannya dengan seketika; ia tidak bisa melakukan hal yang memang ia ingin lakukan itu.


Karena aku tahu sekarang si makhluk iblis ini tidak bisa merasakan hawa kehadiran juga, rasanya aku memiliki kesempatan untuk mundur dari area ini, dan segera menjauh lalu memberi tahu Danny apa yang saat ini kulihat.

__ADS_1


Vincent akhirnya memantapkan rencananya, yaitu untuk mundur dari tempat ini dan memberi tahu temannya akan apa yang ia ketahui saat ini.


Namun yang saat ini terjadi kaki Vincent semakin gemetar hingga akhirnya untuk melakukan rencana yang terpikirkan dengan cepat itu malah tidak semulus yang ia kira sebelumnya.


A-astaga! Aku pikir aku bisa bergerak sepelan dan se-stabil tadi! Kakiku mulai bergetar dan keringatku mulai mengucur deras! I-ini tidak bagus!


Vincent tidak sadar karena ia cukup berpikir lama di belakang seorang misterius yang ia klaim sebagai iblis itu, karena hal itulah sepertinya kepanikan dan rasa cemasnya mulai meningkat sampai akhirnya ia baru sadar kondisinya semakin tidak baik saja.


Kalau kakiku bergetar begini, mana mungkin aku bisa untuk bergerak dengan pelan dan tenang?! Yang ada malah aku bisa saja terantuk batu dan jika terjadi maka itu tidak lebih dari aku yang menunjukkan diri pada makhluk iblis tak berhawa kehadiran itu!


Vincent sebenarnya masih belum mengetahui akan apa yang bisa membuatnya lebih baik lagi, di mana cara agar tubuh dan perasaannya bisa kembali seperti semula.


Meskipun tadi ia merasa lega, namun itu hanya sesaat saja kemudian setelah ia tahu ia melihat makhluk iblis berkemampuan menghilangkan hawa keberadaan itu perasaan dan kondisi tubuhnya makin menurun sampai-sampai ia terlambat menyadarinya.


Aku sudah tahu penyebab akan kondisiku yang semakin kurang bagus ini, namun tidak mengetahui bagaimana cara agar kondisiku bisa kembali membaik, ini benar-benar tidak bagus!


Vincent merasa memang hal ini adalah hal yang sama sekali tidak menguntungkannya, padahal ia tadi sudah optimis karena si makhluk iblis dugaannya itu tidak bisa merasakan hawa keberadaannya maka seharusnya ia bisa menjauh dari area ini dengan aman juga.


Ini tidak berjalan sesuai dengan yang seharusnya ... apa jangan-jangan perasaan dan kondisi tubuhku yang berubah menjadi kurang bagus seperti ini karena perbuatan makhluk iblis didepanku ini?!

__ADS_1


Vincent kembali memikirkan akan alasan mengapa kini kondisi tubuhnya semakin kurang membaik, bahkan karena kakinya gemetaran ia susah untuk memijak bagian tanah yang tidak ada kerikilnya agar tidak menimbulkan suara.


Ah! Aku tidak peduli! Kalau ini adalah kemampuan si iblis perempuan ini juga mengapa kemampuannya itu hanya beraksi padaku?! Mengapa aku saja yang merasakan perasaan tidak enak itu saat ini?!


__ADS_2