Menuju Tak Terkalahkan

Menuju Tak Terkalahkan
Act 13: Kembali


__ADS_3

Lingkaran sihir yang membawa Danny dan kedua pria tersebut kembali pada tempat Danny semula yaitu kamar penginapannya.


Danny akhirnya bisa menanyakan identitas mereka berdua.


"Nama kalian?"


"Aku Jack dan ini adalah adikku, Gill"


"Kenapa kalian bisa berakhir di tempat seperti itu?"


"Kami ditugaskan untuk membasmi para iblis yang berada di wilayah selatan kerajaan"


"Kalian dari kerajaan selatan?"


"Ya"


Jack meneruskan ceritanya yang terpotong itu


"Kami dengan percaya diri mampu akan membasmi markas iblis tersebut"


"Namun akhirnya kami dikalahkan dan dipermalukan"


"Dan Aku telah kehilangan adikku sendiri"


Danny melihat kondisi pria malang yang yang tengah digendong Jack. Lalu menyuruh Jack untuk membaringkannya ditempat tidur.


Sihir dari Victoria hampir menguasai tubuhnya. Namun Danny masih bisa merasakan bahwa ia masih dapat diselamatkan. Danny memegang pundak Gill


Danny memfokuskan pikirannya, alam bawah sadarnya terhubung dengan Gill, Ia melihat Gill tengah disandera didalam pikirannya sendiri.


-------------


Semuanya berkabut hitam Danny merasakan kepengapan yang menyesakkan nafasnya, bahkan ketika ia mencoba mendekati Gill tiupan angin begitu besar seolah-olah hendak mencegah siapapun untuk menyelamatkannya.


Akhirnya Danny memutuskan untuk mengobrol dengannya meskipun berada dalam kejauhan


"Hey!"


"Kau yang bernama Gill kan?"


"?"


Pria yang dibelenggu itu mulai perlahan membuka matanya, sinar matanya menandakan keputusasaan dan kesedihan yang teramat dalam, kebanggaan yang dahulu terpancar dari matanya tidak ia hiraukan.


"Hey!"


"Kau bisa dengar aku kan?"


"..."


"..."


Karena mengobrol dari kejauhan tidak berhasil, Danny menguatkan tubuhnya, sementara dialam bawah sadar itu kekuatan Victoria mulai mendesak Danny untuk keluar dan itu berarti perlahan namun pasti Gill akan mati.


Sementara itu Jack melihat Danny berkeringat sangat banyak, ia terlihat seperti sedang melawan sesuatu yang berada di alam bawah sadarnya.


Energi suci kembali menyelimuti tubuh Danny di alam bawah sadarnya perlahan ia mulai bisa melawan arus tenaga yang menekannya keluar.


Ketika sampai untuk menenemui pria itu, Danny melihat ia tidak memiliki semangat lagi terlihat ia sudah pasrah dengan apa yang terjadi pada dirinya.


--------------


"Gill!!"


"Hei kau! berhenti mengganggu adikku!"


Jack kecil mengusir para anak-anak yang tengah menjahili Gill


"Kak?"


"..."


"Padahal..aku bisa mengatasi..nya sendiri"


"Iya, iya kakak percaya kok" Sembari mengusap air mata Gill yang menetes


"Kenapa kamu bisa dijahili begitu?"


"Mereka mengejek Gill kak... Hik..."


"Jadi Gill pengen nunjukin kemampuan Gill?"

__ADS_1


"Iya... biar... mereka pada tahu dan nggak ngejahili Gill lagi"


"Tapi kan mereka banyak...apa nggak takut?"


"Takut..nya urusan belakangan yang penting Gill pengen nunjukin diri aja..."


"Ooh begitu...."


Jack dan Gill kecil berjalan pulang ke rumah ayah angkatnya Zeldris.


---------------


Gill kembali dibawa mengingat akan masa lalunya. Perlahan namun pasti setiap potongan masa lalunya itu memberi kekuatan untuknya berbicara di alam bawah sadarnya


"Si....apa....?"


"Aku Danny"


"Men...gapa...kau....bisa.. ada di..sini?"


"Aku datang untuk menyelamatkanmu"


Gill terheran seakan tidak percaya, ia mengganggap pria yang sedang berbicara dengannya itu tengah bercanda


"Ha...haha"


"Aku...yang sekarang...sudah tak bisa diselamatkan..."


"Lihat..saja...keadaanku..."


Danny mulai memegang belenggu yang mengikat tangan dan kaki Gill yang berada di alam bawah sadarnya itu.


Ketika ia mulai menyalurkan energi sucinya untuk melepaskan Gill, rantai-rantai itu mengeluarkan aura kegelapan yang hendak merasuki jiwa Danny.


Namun aura kegelapan itu hanya berputar-putar di tubuh Danny karena tidak mampu untuk merasuki tubuh Danny.


Beberapa saat kemudian Belenggu itu akhirnya hancur dan lepas dari tubuh Gill.


Ia terkapar dibawah, Kemudian Danny mengangkatnya


Energi suci yang berada didalam tubuh Danny kemudian ia salurkan ke dalam tubuh Gill. Aura kegelapan yang menyelimuti tubuh dan jiwa Gill mulai menghilang. Keadaan dialam bawah sadarnya menjadi terang, sangat terang.


---------------


Danny melepaskan pegangan pada pundak Gill dan perlahan ia mulai membuka matanya


Jack yang heran serta gembira segera memeluk Gill adiknya itu


"Gill!!"


"..."


"Kak..."


"Sakit..."


"Syukurlah kau selamat..."


"Kukira aku tak akan pernah melihatmu lagi..."


Gill yang kemudian tersenyum kecil, melihat ke arah Danny.


"Kau...telah menyelamatkan aku..."


"Ya..."


"Kuharap kalian mulai bisa perlahan mengubah sikap dan hidup kalian"


Jack dan Gill mengangguk bersamaan


"Kami akan berusaha menjadi lebih baik ke depannya..." Tegas Jack


Energi Suci yang telah dialirkan oleh Danny tidak hanya turut mengembalikan Gill namun juga telah membuatnya sadar akan segala kesalahan pada masa lalunya.


-----------


Keesokan harinya, dari kamar Danny keluar dua orang yang tidak dikenal, Forhan dan Cecilia heran dan bertanya-tanya.


"Mereka siapa?"


"Oh... ini Jack dan Gill"

__ADS_1


"Mereka kenalanku..."


"Ooh.."


Kemudian Danny mengantar mereka keluar dari penginapan.


"Sekarang rencana kalian apa?"


"Kami berencana untuk kembali ke Kerajaan Selatan dan melaporkan semuanya" Jawab Jack


"Apakah kalian tidak takut dihukum karena tidak berhasil menjalankan misi?"


"Kami tidak, namun kamu berhasil" Jawab Gill


"Kekuatan unikmu telah melenyapkan para iblis itu beserta dengan Markasnya" Lanjutnya


"Kuharap kalian tidak membocorkan ini, anggap saja kalian yang telah berhasil menjalankan misimu"


Jack menjawab


"Kami tidak mungkin melakukan hal itu, karena itu merupakan pelanggaran etik Prajurit Kerajaan Selatan" Jack menjawab


Jack meyakinkan kembali Danny


"Namun jika kamu tidak ingin ini tersebar kami pastikan itu tidak akan terjadi."


"Yah, kuharap perjalanan kalian selamat sampai di Kerajaan Selatan."


Jack dan Gill pun berpamitan sepanjang jalam mereka saling mengobrol


"Pria itu misterius ya kak?"


"Danny adalah pria dengan kekuatan terunik yang pernah aku temui"


"Ia terlihat berpengalaman dalam sihir kekuatannya berlimpah secara tiba-tiba..."


"Sikapnya itu juga tidak sombong meskipun ia memiliki kekuatan yang besar..."


"Aku bersyukur bisa diselamatkan oleh pria itu"


"Iya kak, kuharap suatu saat kita akan bertemu dengannya kembali"


----------


Danny yang tengah berada diluar penginapan itu terdiam. Dan ambruk seketika


Ia menyadari ia telah berada didalam kamarnya kembali


"He-hey!"


"F..Forhan?"


"Kenapa kamu bisa begini?"


"Aneh sekali, tadi ada dua pria misterius yang muncul dikamarmu"


"Nah sekarang kamu tumbang.."


"Ada apa?" Tanya Forhan


Danny berusaha mengingat jelas apa yang terjadi pada dirinya. Namun ia tidak mengingat apa-apa


"Apa yang kamu katakan?"


"Aku sejak malam tertidur disini kok.."


"?"


Cecilia ikut berbicara


"Tuan Danny, Ada dua pria asing yang muncul dari kamar tuan.."


"Benarkah?"


Danny berusaha mengingat, namun apa daya yang ia ingat hanyalah ia seperti bermimpi dalam mimpinya itu ia melihat sinar terang dan begitu bangun disampingnya telah ada Forhan dan Cecilia.


---------


Victoria yang telah kembali dari markas besar hendak menuju markasnya sendiri melihat bahwa tempatnya telah hancur dan semua iblis bawahanya telah mati tidak ada yang tersisa.


Ekspresi terkejut terukir diwajahnya.

__ADS_1


"Siapa ya yang melakukan ini?"


__ADS_2