
"Hei anak muda, sepertinya ada yang aneh dengan dirimu ini ... mengapa kau bisa-bisanya mendapat kekuatan baru? Apakah kau menyembunyikan kekuatanmu yang sebenarnya?" Nada keheranan muncul dari suara penunggu rumah usang tidak terawat ini, sosok itu penasaran akan apa yang terjadi dengan anak muda yang sedang ia siksa itu saat ini.
Danny bersyukur karena ia telah membawa kembali batu permata mulia, dan pada saat yang genting ini akhirnya ia bisa mempertaruhkan untuk kembali menggunakannya.
Akhirnya Danny sudah selesai dengan apa yang biasanya terjadi setelah ia berusaha menggunakan batu permata mulia, saat ini kekuatan batu permata mulia sudah sepenuhnya berada di dalam tubuh Danny.
Aku harus bisa mengendalikan kekuatan ini, jika terlalu berlebihan maka akan membahayakanku, dan jika terlalu lemah aku tidak bisa keluar dari tempat ini.
Danny mulai menyebarkan kekuatan fisik sekaligus kekuatan daya tahan di seluruh tubuhnya saat ini; pertama ia menggunakan kekuatan batu permata mulia fisik untuk membantu tubuhnya bisa lebih bertahan dari serangan si sosok penunggu rumah ini.
Setelah beberapa saat yang singkat akhirnya Danny tidak merasakan sakit lagi karena serangan besi kecil itu yang menembus dari dada sampai punggungnya itu, dengan begini Danny bisa tahu ia masih bisa menggunakan kekuatannya meskipun sudah berada di bawah kendali Hell Doors.
Danny mulai mencoba menggerakan tangannya dari gagang pintu itu, aura merah mulai muncul dari dalam dirinya ketika ia berusaha untuk melepaskan dirinya dari sana.
"Tu-tunggu?! Mengapa kekuatanmu sebesar ini anak muda?! Mengapa kekuatanmu bertambah seiring dengan berjalannya waktu?!" Suara pria bernada berat terkejut dengan apa yang terjadi pada korban berikutnya itu, ia tidak menyangka kejadian tidak mungkin ini bisa terjadi di bawah kemampuan terbaiknya, Hell Doors.
Dengan tidak begitu perlu usaha keras Danny mulai bisa menggerakan jari jemarinya sedikiimt demi sedikit, meskipun pikirannya telah dipengaruhi kemampuan Hell Doors, namun berkat fokus dan bantuan kekuatan batu permata mulia, pikiran Danny bisa melawan kemampuan si jahat ini dan akhirnya ia mampu untuk kembali bergerak meskipun tidak leluasa saat ini.
"Mu-mustahil! Seharusnya tidak ada seorang pun yang bisa bergerak setelah mereka terpengaruh Hell Doors! Mengapa anak muda ini bisa bergerak?!" Si sosok jahat penunggu rumah tua usang ini mulai panik ketika korban bukannya tunduk malah melawan padanya, padahal ia sudah bisa membawa anak muda itu ke dalam pengaruh kemampuannya sendiri, namun ia tidak menyangka akan terjadi hal seperti ini, yang pertama kali ia temui semenjak ia mendapatkan kemampuan seperti ini.
__ADS_1
Danny akhirnya bisa melepaskan tangannya dari gagang pintu itu, meskipun ia bisa melawan pengaruh kekuatan Hell Doors, namun ia masih belum bisa bergerak leluasa, pergerakannya lamban dan ia merasa berat untuk menggerakan tubuhnya sendiri.
Si sosok penjahat yang menguasai seluruh rumah ini tidak berpikir panjang lagi, ia kira akan bisa bersenang-senang dengan korbannya sebelum akhirnya ia bisa menjalankan kesenangannya itu, namun karena ini terjadi tidak sesuai perkiraannya, maka ia tidak punya pilihan lain selain langsung mengakhiri anak muda ini menggunakan serangan yang selanjutnya.
Danny merasakan akan adanya bahaya yang datang padanya, ada tiga besi kecil panjang lain yang masing-masing mengarah pada kepalanya, kakinya, dan organ vital jantungnya saat ini.
Dengan menerima ketiga serangan itu sekaligus maka Danny harus bersiap dengan kemungkinan besar yang buruk yang terjadi saat itu juga.
Danny merasa kekuatan sihirnya melemah saat ia memutuskan untuk menggunakan kekuatan batu permata mulia, jika dengan sihir yang ia kuasai saja kekuatannya belum cukup untuk bisa melepaskan diri dari sini, maka dari itu ia memutuskan memakai satu-satunya cara yang memang tadinya ia hindari itu.
Danny harus bisa mengontrol kekuatan batu permata mulia secepat yang ia bisa, karena memang musuh seperti yang ia hadapi saat ini bisa muncul kapanpun juga, pada akhirnya ia belajar untuk bisa melakukan apa yang ia bisa saat ini.
Datang! Ke-tiga serangan yang sama datang padaku! Jika salah satu serangan itu berhasil menembusku, maka itu pasti akan gawat sekali!
Danny akhirnya tahu bahwa si penjahat ini ingin mengakhirinya sekaligus, karena tahu bahwa dirinya itu terkesan membahayakan karena kekuatan yang tiba-tiba digunakannya itu.
Jelas! Aku bisa tahu arah serangan itu dan dapat dengan mudah melihatnya! Tapi bagaimana mungkin aku bisa menghindarinya kalau sama sekali tidak bisa bergerak?!
Danny tidak diberikan kesempatan lebih lama lagi untuknya bisa mengontrol kembali gerakan tubuhnya itu, di tengah kesusahan menggerakan tubuhnya itu malah ada serangan cepat yang mengarah pada bagian vitalnya saat ini.
__ADS_1
Sihir! Aku bisa memperkuat sihirku sendiri!
Karena sihir masih bisa digunakan maka tidak ada salahnya jika Danny mencobanya saat ini, lagipula ia memang tidak memiliki pilihan lain selain untuk menggunakan kekuatan sihirnya saat ini.
Danny terpikir karena batu permata mulia begitu membantunya dalam melawan pengaruh kemampuan Hell Doors, ia mencoba bertaruh menggunakan sihir bersamaan dengan penggunaan batu permata mulia dengan harapan sihirnya itu akan bertambah kuat dengan pengaruh kekuatan batu permata mulia itu.
Sihir Angin: Pertahanan Angin!
Danny tidak kesulitan untuk fokus lagi dan dengan segera melancarkan sihir pertahanannya itu karena memang batang besi kecil tajam itu sudah berada di depan tubuhnya saat ini.
Kilatan angin yang tajam sekaligus sulit terlihat muncul di sekitar tubuh Danny saat ini, ini seperti perisai angin yang kuat sedang melindungi tubuhnya saat ini.
TRANG!
Ketiga besi sangat kecil tajam itu berhenti tepat di depan tubuh Danny, pemuda itu berhasil menahan serangan yang dilancarkan oleh si penjahat ini.
Berhasil! Pertaruhan yang layak di coba! Akhirnya aku tahu kekuatan batu permata mulia dapat memperkuat kekuatan sihir juga!
"A-apa?! Mengapa seranganku tidak mengenainya?! Apa yang ia lakukan terhadap seranganku?!" Sosok penunggu rumah tua usang itu jengkel ketika merasa serangan yang dilancarkannya sama sekali tidak melukai anak muda itu.
__ADS_1
Danny melihat ini adalah kesempatan yang besar untuknya mengerahkan kekuatan batu permata fisik agar tubuhnya bisa kembali bergerak, perlahan aura merah mulai muncul dari tubuh Danny, ini sebagai tanda bahwa Danny memaksa kemampuan batu permata mulia fisik agar bisa memberinya kekuatan sekuat dan secepat yang batu itu bisa berikan padanya.
Pemuda itu berusaha mengendalikan kekuatan fisik dari batu permata mulia yang sedang ia gunakan kekuatannya itu, ia tidak lagi memikirkan risiko yang bisa terjadi; pertaruhan yang sebenarnya dimulai saat ini, dan ia akan melakukan cara apapun juga termasuk yang tidak ingin ia lakukan itu, demi menyelamatkan teman-temannya.