
"D- dia mampu menggeserku?!" Forhan tidak percaya akan kekuatan yang tiba-tiba muncul dari tubuh Danny, kekuatannya seharusnya sudah berada jauh di atas anak muda itu, namun apa-apaan dengan peningkatan kekuatan yang drastis ini?
Kekuatan angin yang begitu dahsyat, tubuh Danny memancarkan sinar kecil, seluruh luka-lukanya yang tadi dideritanya menghilang, gelombang gelap yang tadi menyelimutinya dan lawannya pun berhasil di netralkan; kekuatan batu permata mulia berasal dari kekuatan demi human, yang secara tidak langsung bisa berubah menjadi energi kegelapan.
Dan itu sangat memungkinkan Danny bisa ikut terpengaruh akan kekuatan gelap Forhan yang akhirnya bisa membuat semuanya menjadi kacau, namun sekarang kekuatan batu permata mulia sudah menjadi murni kembali, tidak akan terpengaruh oleh kekuatan jahat yang bisa merusak dari luar maupun dari dalam.
"Kekuatan Penuh Kegelapan!"
"Hyaaahhhh!!!"
Forhan melakukan hal yang sama, ia mengacungkan tangannya ke atas, mempercepat proses kekuatan gelap yang diserapnya dari seluruh area hutan ini, dan itu menyebabkan hutan ini semakin kehilangan kekuatannya, kabut tebal yang biasanya ada perlahan mulai menghilang, pepohonan yang menjulang ke atas, kokoh dan besar sudah tidak lagi memiliki kekuatan seperti itu, dan sekarang hanyalah pohon biasa yang bisa roboh sewaktu waktu dan termakan usia.
Semak belukar mulai layu, keberadaan makhluk hidup beraura gelap di hutan ini mulai terhisap dan perlahan tidak lagi memiliki cukup energi kegelapan untuk bertahan hidup.
Keberadaan Forhan yang adalah seorang demi human, memanfaatkan kekuatan gelap demi human dengan maksimal sampai pada titik di mana ia mengeluarkan seluruh kemampuannya, dan tanpa disadari seluruh makhluk dan hal yang ada di semua bagian hutan Dawn Forest, akhir mereka sudah ditentukan dan tidak akan bisa dipulihkan kembali.
__ADS_1
Forhan serius ia akan menghancurkan Danny, demi merebut batu permata mulia yang juga untuk tujuan yang diembannya itu, dan ia serius pula mengakhiri setiap hal yang ada di hutan ini, demi mewujudkan hal yang ingin ia raih itu.
"Demi human, kau sudah bertindak terlalu jauh, apakah kau yakin bisa mengalahkanku dengan kekuatan gelapmu itu?" Danny mengacungkan tangannya dan terbentuklah perisai berwarna coklat terang berbentuk bulat disekitaran tubuhnya, menghalangi proses di mana aura gelap sedang menggila masuk ke dalam tubuh Forhan.
Sssshhhh!!!
Srrrr!!!
Kedua gelombang kekuatan Danny dan Forhan sedang menunjukkan kebolehannya masing-masing, keduanya menghimpun kekuatan yang bisa digunakannya untuk satu serangan terakhir yang menentukan segalanya.
Danny yang hanya mendapat sedikit kesadaran dalam penglihatan dan pendengaran melihat semua ini benar-benar mengarah pada kehancuran yang tidak bisa dihindarkan.
Melihat hal ini membuat Danny ingin sekali bisa mengendalikan dirinya dan mencoba untuk berbicara baik-baik lagi dengan temannya itu, namun sayangnya hal tersebut tidak mungkin dilakukan.
Kini masing-masing dari mereka telah menghimpun kekuatan sebanyak yang mereka mampu, satu serangan terakhir seperti apakah yang akan menentukan jalannya takdir dari mereka berdua?
__ADS_1
***
"Kekuatan Pertahanan, Kekuatan Fisik, Kekuatan Kecepatan: Gelombang Tiga Kekuatan Besar!!!" Danny mengangkat sebelah tangannya, melancarkan kekuatan penuh dari tiga batu permata mulia yang ada padanya saat ini.
Huuushhh!!!
Sebuah gelombang besar berwarna coklat, merah dan kuning melesat dengan cepat membuat seluruh area di sana hancur sehancur-hancurnya, tanah-tanah besar sudah terangkat ke atas hempasan energi Danny, begitupula dengan sebagian isi hutan ini terbawa karena gelombang energi yang begitu hebat itu.
Forhan yang dari jarak jauh sudah melihat gelombang energi Danny yang sudah siap menghantamnya itu, ia mengangkat pedang besarnya yang ia sendiri juga diselimuti oleh gelombang hitam kemerahan yang besar.
Syuuut!
Dalam waktu yang singkat Forhan mengerahkan seluruh energi gelap dan juga energi fisik yang ada dalam tubuhnya itu ke dalam pedang yang ada dintangan kanannya itu, pedang besarnya itu kian jauh lebih membesar lagi dan membentuk pedang raksasa yang tidak ada seorang pun bisa mengerti mengapa ada pedang dengan ukuran sebesar itu.
"Pedang Kegelapan: Gelombang Kehancuran!"
__ADS_1
Syut! Hussshhh!!! Krak!
Begitu Forhan mengayunkan pedang super besarnya, gelombang kejut hitam muncul seketika, sama besarnya dengan gelombang kekuatan Danny yang sedang mengarah padanya itu.