Menuju Tak Terkalahkan

Menuju Tak Terkalahkan
Act 121: Arti Kekuatan (2)


__ADS_3

Mengapa Dia?!


Hembusan angin akibat kekuatan pukulannya memang telah mereda, namun lagi-lagi Surfur hanya bisa tertegun melihat pria yang telah ia serang bertubi-tubi masih berada di hadapannya, bahkan tidak beranjak sedikitpun dari tempatnya.


Pria berambut gondrong itu benar-benar tidak menyangka akan apa yang dilihatnya, benar-benar tidak terduga.


"Sudah kuduga," gumam ketua Dark Shadow yang sedang melihat pertarungan mereka itu, ia menilai bahwa memang selain kekuatannya yang luar biasa, ternyata memang ketahanan tubuhnya mengikuti seluruh kekuatan yang ia miliki, sungguh keseimbangan kekuatan yang luar biasa pikirnya.


"Makhluk apa kau?!"


Surfur kemudian mundur perlahan, ia nampak tidak memercayai apa yang ia lihat dan alami saat ini- memang benar hal ini tidak dapat di percayai.


Kemudian Arthur berjalan mendekati Surfur yang tengah mundur perlahan itu, entah mengapa sekarang ekspresinya tidak kosong lagi, sekarang ia sedikit menyadari keadaan sekitaranya, ia menatap Surfur yang wajahnya pucat karena kejadian itu, senyum kecil terukir di bibir ksatria itu.


"Aku? Aku adalah manusia ...." Arthur dengan cepat meninju bagian perut Surfur, cepat sekali sampai-sampai lawannya itu sama sekali tidak dapat melihat serangan tinjunya itu.


BUAK!


Tubuh Surfur yang besar terangkat sedikit disertai dengan hempasan gelombang udara yang besar di sekitaran arena itu.


Me-mengapa serangannya tidak bisa kulihat?!


Pe-perutku ....

__ADS_1


Surfur masih saja memikirkan tentang serangan lawannya itu- kekuatannya benar-benar berkali-kali lipat dari tinju miliknya itu. Belum sempat ia merasakan rasa sakit akibat serangannya itu, serangan berikutnya sudah menanti dirinya.


BUUGH!


DUM!


Arthur melompat kecil ketika Surfur masih berada di udara karena serangannya itu, ia memukul bagian kepala Surfur dengan keras menggunakan tangan kanan bagian dalamnya, gelombang udara berbentuk bulat muncul di lantai arena akibat serangan tinju Arthur itu, akhirnya pria besar bertato itu terkapar, nampaknya ia tidak sadarkan diri karena serangan keras itu.


A-apa yang terjadi?


Mengapa ia bisa mengalahkanku?


Aku adalah petarung terkuat ... aku tidak mungkin kalah dari pemuda seperti dia!


tidak ... mungkin


kalah ... dari ... dia ....


Plok-plok-plok-plok!


Terdengar suara tepuk tangan dari arah area penonton, nampaknya itu adalah ketua, ia nampak puas dengan hasil akhirnya itu.


Setslah melihat kemampuan Arthur secara langsung dengan mata kepalanya sendiri, kini ia benar-benar percaya bahwa rumor tentang ksatria barat yang kuat itu ternyata telah terbukti.

__ADS_1


Kekuatannya benar-benar tidak terbendung, setelah area penetralan yang menetralkan kekuatan fisik dan sihir itu di tambah dengan segel kekuatan yang di pasangkan padanya tetap saja kekuatannya meluap-luap dan membuatnya seolah-olah tidak merasakan efek apa-apa.


"Mengapa aku ada di sini?"


Terdengar suara pemuda yang telah mengalahkan Surfur hanya dengan dua pukulan itu.


Tanpa bisa diduga siapapun di sana, ternyata Arthur sadar mengapa ia bisa berada di sini, namun kesadarannya itu tidak bertahan lama.


"A-apa ini?!"


Arthur memegang kepalanya sendiri, ia merasa kelelahan dengan sangat, seluruh badannya terasa berat, berusaha berdiri pun sangat sulit seakan gravitasi memaksanya untuk rebahan di bawah.


"Ugh." Arthur mulai tersungkur, ia berusaha menahan tubuhnya dengan lutut yang satunya namun tetap saja tidak bisa, pada akhirnya ia terkapar sama pula dengan lawan yang telah dikalahkannya itu.


Sang ketua yang memperhatikan Arthur berpendapat bahwa memang menggunakan segel gabungan buatan kelompok mereka sangat membantu, terlihat hasilnya saat ini juga dengan Arthur yang tidak disangkanya mendapat kesadaran namun itu hanya sesaat.


Nampaknya segel lapisan kedua itu mengerjakan perannya dengan baik, ia dapat mampu menghentikan Arthur yang telah sedikit mendapatkan kesadarannya itu.


Namun sang ketua juga tidak habis pikir, mengapa Arthur bisa sadar sesaat? Itu adalah momen yang mengejutkan ia kira Arthur akan tetap sadar dan mengamuk, namun ternyata tidak.


Sesi pertarungan percobaan itu telah selesai, di tutup dengan apik oleh sang ksatria dari barat.


***

__ADS_1


"Bagaimana? Apakah rencana ini bisa berhasil?" ujar Danny ketika setelah menjelaskan seluruh rangkaian rencana melarikan diri tersebut.


__ADS_2