
"Hmph, baiklah kau yang memintanya Arthur." Worther malah merasa bangga ia bisa menolong pemimpin sekaligus rekannya itu.
"Sihir Umum: Penyembuhan Dasar ...." Kalimat sakti ia ucapkan seperti biasanya untuk mengeluarkan kekuatan sihirnya saat ini.
Arthur menutup matanya untuk membuat seluruh tubuhnya menjadi rileks dan santai ketika hendak menerima sihir penyembuh yang dilakukan oleh Worther.
Seketika itu juga muncullah aura berwarna hijau yang menyelimuti tubuh Arthur, itu adalah sihir penyembuh yang digunakan oleh Worther pada tubuh Arthur yang luka cukup parah itu.
Perlahan namun pasti efek sihir penyembuhan Worther mulai bekerja pada Arthur, luka-luka yang terlihat pada sekujur badannya yang terbuka perlahan tertutup, darah yang ada di sekitar wajahnya itu perlahan menghilang, bengkak pada matanya berangsur membaik; penyembuhan ini berlangsung berlangsung beberapa saat.
Tak berapa lama kemudian Worther selesai menggunakan sihir penyembuhnya itu. "Itulah yang bisa kulakukan saat ini Arthur, mungkin kau masih akan merasakan sakit bekas lukamu ini, dan bekas-bekas luka masih terlihat jelas padamu, jikalau Hellen yang melakukan ini semua luka yang terlihat sekaligus rasa sakitmu pasti akan menghilang semua."
Arthur membuka matanya setelah menerima sihir penyembuh yang dilakukan Worther itu, ia merasa kondisinya lebih dari sebelumnya, bengkak pada bagian wajahnya mereda, begitupula pada tubuhnya yang kini bisa digerakkannya meskipun masih ada rasa sakit yang ia rasa saat ini, namun sejujurnya ini lebih baik dibandingkan kondisi awalnya tadi.
"Ini lebih dari cukup Worther, terima kasih atas bantuanmu."
Ternyata sihir penyembuh milik Worther juga ikut memulihkan suara Arthur yang berat dan pelan tadi; kini ia bisa berbicara lebih jelas dan keras tanpa perlu merasa kesakitan ataupun batuk-batuk kembali.
"Maafkan aku karena telah membuatmu khawatir Worther, ini karena kesalahanku dalam perjalanan misi itu hingga akhirnya aku harus ditemukan olehmu."
"Aku jadi ingin tahu apa yang saja yang terjadi padamu Arthur." Worther jadi penasaran akan apa yang Arthur lakukan ketika rekannya itu tidak menuntaskan misi awal yang diberikan padanya.
"Tidak ada waktu untuk menjelaskannya Worther, aku butuh bantuanmu saat ini ... aku hendak melakukan apa yang harusnya kulakukan."
"Tapi sebelum itu ...."
Worther kemudian mengacungkan tangannya kembali dan muncullah kaus putih dan celana panjang hitam dengan tiba-tiba melalui sebuah portal sihir kecil berwarna hitam yang ia buat itu.
"Setidaknya pakailah sesuatu untuk menutupi badanmu, hmph."
"Terima kasih Worther, kau sangat membantu." Arthur bergegas memakai pakaian dan celana yang diberikan oleh temannya.
__ADS_1
Akhirnya Arthur mengajak Worther untuk mengikutinya menuju ke suatu tempat serta Yizi dan kelompoknya itu mengikutinya juga dari belakang.
Mereka menuju bangunan bekas penjara kembali untuk menemui para tahanan yang menjadi korban penculikan kelompok Dark Shadow.
"Penjara?" Worther keheranan ketika pertama kali melihat bangunan ini.
Ketika sampai di sana Arthur menyuruh agar setiap orang yang berada di sana berkumpul, tidak hanya ada laki-laki saja, melainkan oranh tua dan bahkan anak-anak pun ada di sini; ia menyuruh agar setiap orang yang tinggal di bangunan ini agar keluar dan berkumpul tanpa terlewat satu orang pun.
Arthur menyuruh mereka berkumpul secara bersama-sama dengan saling berdekatan satu sama lain, area yang tidak terlalu luas ini terpaksa harus dimanfaatkannya, yaitu di area hutan bekas pertarungannya dengan Danny, area yang hancur itu ia manfaatkan untuk mengumpulkan orang banyak itu.
Tujuan Arthur mengumpulkan mereka adalah agar mereka bisa di evakuasi ke daerah dekat kerajaan barat yang aman; itulah rencana yang hendak dilakukannya kali ini.
Setelah mereka berhasil di kumpulkan, cukup banyak jumlahnya, Arthur tidak mempunyai waktu untuk mendata dan mencatat setiap orang di sana, yang ia prioritaskan agar mereka semua mendapatkan tempat yang layak dahulu sebelum dimintai data yang diperlukan, yang jelas saat ini mereka adalah korban penculikan yang dilakukan oleh kelompok Dark Shadow.
"Arthur!? Apa kau kehilangan akal sehatmu!? Bagaimana mungkin kita memindahkan orang banyak yang bahkan tidak terhitung ini dengan sihir teleportasi!?"
Arthur berencana untuk memindahkan mereka dengan menggunakan sihir teleportasi, keputusan itu dipilihnya karena memang dapat memindahkan orang-orang ini menuju tempat aman dengan cepat dan efisien.
Jika ia mengambil jalan biasa maka tentunya diperlukan waktu berhari-hari untuk sampai ke daerah dekat kerajaan barat, apalagi di antara orang-orang ini ada yang lanjut usia, perempuan, dan pula anak-anak, di tambah tidak memiliki bekal apapun selama perjalanan yang akan dilakukan itu; memilih jalan biasa tidak memungkinkan untuk saat ini.
"Worther, mengambil jalan biasa sama mustahilnya dengan apa yang yang aku usulkan pertama kali ...."
Worther tahu akan jalan pemikiran Arthur, ia juga setuju jika mengambil jalan biasa maka diperlukan waktu berhari-hari, belum lagi dengan adanya kendaraan, cuaca dan jalan yang akan dilalui nanti; memilih mengevakuasi mereka melalui jalan biasa adalah hal yang harus melalui pertimbangan matang sebelumnya.
Arthur akhirnya berdiam dan memikirkan solusi apa yang terbaik untuk saat ini.
"Arthur, jangan bilang kau?" Worther agak terkejut ketika melihat Arthur yang cukup agak lama terdiam untuk berpikir, sebenarnya seorang Arthur tidak perlu memikirkan hal terlalu lama untuk melakukan suatu hal yang harus dilakukan.
"Apa kau memikirkan sama dengan apa yang kupikirkan Worther?"
Worther menelan ludahnya sendiri, entah mengapa ia berpikir Arthur akan memutuskan suatu hal yang pasti akan membuatnya terkejut kali ini.
__ADS_1
"Kau memiliki potion peningkat kekuatan sihir?"
"Ah ...."
Worther menangguk pelan, lagipula ia memang membawa potion yang diminta Arthur saat ini.
Worther adalah seorang yang bisa membawa suatu barang hanya dengan menggunakan sihir, jadi bilamana ia membutuhkan suatu barang, maka ia tinggal mengeluarkannya menggunakan sihir, dan tentu saja barang yang akan dikeluarkannya itu harus dipersiapkan sebelumnya; jadi ini terlihat seperti Worther memiliki kantong ajaib, eh tas penyimpanan yang tak kasat mata.
"Kita akan menggunakan potion peningkat kekuatan sihir, dengan begitu kekuatan kita bisa dua kali lipat daripada biasanya, kita akan mencoba menggunakan sihir teleportasi gabungan untuk memindahkan semua orang yang berada di sini."
"Astaga, aku tidak menyangka bisa mengetahui apa yang kau pikirkan Arthur, hmph."
Seketika itu juga Worther mengacungkan tangan kanan ke atas dan muncul lagi sebuah portal hitam kecil dan keluarlah dua buah pil kecil berwarna merah kemudian ia langsung mengenggamannya.
Potion yang dimilikinya adalah hasil dari percobaan dari potion konvensional, bila potion lama berbentuk cair maka dengan versi baru yang ada saat ini, bentuk potion berubah menjadi benda padat berbentuk pil kecil yang lebih ringkas dan mudah untuk dibawa kemanapun.
"Kau yakin ini akan berhasil Arthur?"
"Kita tidak akan pernah tahu sebelum kita mencobanya."
Worther memberikan satu pil kecil berwarna merah itu pada Arhur, dan seketika itu juga pria pirang itu memakannya dengan cepat.
Worther melakukan hal yang sama dengan Arthur, ia memakan pil kecil berwarna merah itu.
Tak lama kemudian reaksi potion berbentuk pil yang dimakan Arthur mulai terasa, ia tersungkur dan aura sihir kekuningan muncul tiba-tiba dari badannya.
"A-Arthur!?"
Worther yang melihat kejadian ini kaget dan ia melihat bagaimana kondisi Arthur setelah memakan pil potion peningkat kekuatan sihir yang dia berikan itu.
"A-apa yang terjadi!? Kau baik-baik saja!?"
__ADS_1