
Arthur perlahan mendekati Yizi yang berada cukup jauh, raut mukanya tidak berbeda jauh dibanding saat tiga tahun lalu, para anggota Alliance Fight's yang di belakang itu merasakan ketakutan yang sama dengan apa yang mereka rasakan tiga tahun lalu.
"Tuan Yizi!"
Arthur ... benar-benar kuat, aku tidak bisa menghadapinya sendiri, dia bisa membalikkan keadaan dengan begitu cepat.
Sekarang aku tidak bisa menggunakan lengan kananku, apa yang harus kulakukan?
"Hentikan Tuan Arthur."
Langkah Arthur harus terhenti karena ada seseorang yang menghalangi jalannya itu.
Yizi kaget karena ada seseorang yang tiba-tiba bergabung ke dalam situasi yang sulit ini.
"Huh? Danny ... sebaiknya kau menyingkir, biarkan aku membereskan urusan yang belum sempat kuselesaikan tiga tahun lalu."
Mata Danny menyorot tajam pada sang ksatria suci itu, bila diperhatikan dengan seksama Danny bisa langsung menilai bahwa Arthur sudah berbeda tiga ratus enam puluh derajat dari dia yang orang-orang kenal saat ini.
__ADS_1
"Urusan? Bolehkah aku tahu urusan apa itu?"
Arthur tetap berjalan meskipun jalannya dihalangi oleh Danny.
"Danny, aku sama sekali tidak berniat membawamu ke urusanku ini jadi jika kau tidak menyingkir jangan salahkan aku akan apa yang akan terjadi."
Danny cukup penasaran akan apa yang akan dilakukan oleh sang ksatria suci itu, perlahan keringat mulai turun dari rambutnya tanda tekanan yang diberikan Arthur cukup berdampak padanya.
"Memangnya apa yang akan terjadi Tuan Arthur?" Nada bicara Danny terdengar gemetaran, namun ia sama sekali tidak mencoba beranjak dari sana.
Danny tetap berdiri di sana, bila ingin lebih jelas Danny sama sekali mengabaikan peringatan Arthur.
Para pria besar kelompok Alliance Fight's seketika itu juga teringat akan suatu peristiwa tiga tahun yang lalu.
"Hati-hati anak muda! Arthur akan bersikap sama terhadap siapapun yang menghalanginya!" terak salah satu pria besar dengan maksud memperingatkan Danny akan perlakuan Arthur yang sama persis seperti tiga tahun yang lalu.
Tuan Arthur akan melakukan apapun untuk mendekati Yizi? Dan aku tahu hal yang akan ia lakukan bukanlah hal yang bagus.
__ADS_1
Aku tidak bisa membiarkannya!
Danny melihat siapa yang berbicara padanya itu, dan salah satu pria besar botak nampaknya memperingatkannya, Danny mengangguk untuk mengiyakan bahwa ia telah menerima peringatan dari salah satu pria besar itu.
Arthur masih dengan aura kuning yang menyelimuti seluruh tubuhnya itu, penampilannya telanjang dada dan hanya memakai celana pendek saja sama seperti Danny saat ini.
Jika diingat kembali mereka memang seharusnya bertarung di arena kompetisi sel tahanan itu, namun karena Arthur dalam pengaruh kelompok Dark Shadow dapat melepaskan diri maka akhirnya pertarungan mereka dapat dihentikan.
Danny tidak menyangka ia harus berhadapan kembali dengan Arthur kali ini, mengapa ia melakukan hal seperti ini?
Danny yang sedari tadi menyimak pembicaraan antara Yizi dan Arthur dapat menarik sebuah kesimpulan bagi dirinya itu.
Keanehan pada sikap Yizi terbongkar ketika ia mengutarakan hal buruk yang pernah dilakukan oleh Arthur terhadap kelompoknya itu.
Bisa dibilang mungkin ini adalah perlakuan semena-mena dari sang ksatria suci ini.
Setidaknya itulah garis kecil yang berhasil Danny tangkap, namun bukan berarti ia tidak mempercayai Arthur hanya saja ia lebih mempercayai Yizi saat ini.
__ADS_1
Setelah mendengar beberapa percakapan antara mereka berdua, entah perkataan Yizi lebih mengena dan dalam sekali seperti langsung dari hatinya sendiri.
Sebuah perasaan kehilangan sahabatnya itu sungguhlah pedih untuk dirasakan, tak heran Yizi murka karena mengetahui sesuatu hal seperti ini.