Menuju Tak Terkalahkan

Menuju Tak Terkalahkan
Act 311: Pilihan Yang Tidak Mau Dipilih


__ADS_3

Sempat terbesit di dalam pikiran Danny bahwa memang ada hal-hal yang tidak bisa dimengerti meskipun sudah berapa kali, puluh, ratus dan ribu pikirkan pun, dan menyalahkan keadaan adalah suatu hal yang paling mudah namun tidak merubah apapun juga yang terjadi saat ini.


"Jadi kau tidak perlu lagi khawatir anak muda, kau tidak perlu lagi menghadapi dunia yang keras ini."


Danny yang hanya diam saja itu merasa segala sesuatu yang diucapkan sosok penunggu dari rumah tua tidak terawat ini adalah hal yang salah besar dan hanya mementingkan dirinya sendiri.


"Ukh!"


Danny mengeluarkan darah dari mulutnya, ia terus menerus harus merasakan kesakitan yang makin lama makin bertambah rasa sakitnya itu, penyiksaan yang ia alami itu adalah sebagai bentuk dari aksi tersembunyi dari si penjahat ini, Danny hanya bisa menahan rasa sakit yang ia terima itu dan berusaha untuk tetap bertahan dan memikirkan bagaimana cara agar ia bisa melalui semua hal ini.


"Sepertinya ada salah seorang dari temanmu yang masuk juga ke dalam kemampuanku, Hell Doors, saat ini dia ... hmm ... seorang perempuan ya? Aku baru mengetahuinya sekarang, kukira kelompok kalian hanyalah sekumpulan lelaki, ini bisa jadi pengalaman baru bagiku dengan menjadikannya salah satu dari koleksiku yang berharga." Sosok yang berbicara dengan nada berat seorang lelaki itu mengatakan suatu hal yang mengejutkan Danny saat ini.


Pe-perempuan?! Jangan-jangan?! Patricia?!


Danny tidak memikirkan hal lain selain yang ia tahu bahwa satu-satunya perempuan yang bersama dengannya hanyalah Patricia seorang, jika si penjahat bisa mengetahui hal ini, itu berarti ada satu hal yang jelas di sini.


Patricia?! Jadi dia juga terjebak di sini? Bersamaku?! Mengapa dia sampai-sampai bisa terjebak juga? Apa yang dilakukannya?!


Danny yang masih merasa sakit tiba-tiba tidak karuan karena mendengar si penjahat itu mengatakan suatu hal tentang perempuan yang juga dalam kendalinya saat ini, itu berarti entah bagaimana Patricia bisa ikut juga terjebak di sini dan Danny bertanya-tanya tentang hal itu saat ini.


Patricia bisa ada di tempat di mana aku ada? Itu berarti ada suatu hal yang bisa membuatnya ke tempat ini, atau lebih tepatnya dunia Hell Doors ini, mengapa bisa begitu? Apakah kemampuan ini bisa menjerat orang sesukanya hati pemilik kemampuan ini?

__ADS_1


Danny penasaran akan perempuan yang tidak lain tidak bukan adalah Patricia, seorang teman yang bersamanya hingga saat ini.


Aku sama sekali tidak bisa menggerakkan kepalaku untuk melihat Patricia saat ini, tubuhku yang kaku ini malah makin lemas karena serangan si penjahat ini.


Danny tidak sadar sudah berapa banyak darah yang dikeluarkannya saat ini, jika terus begini ia bisa kehabisan darah dan kehidupannya terancam akan berakhir di sini.


Sedari tadi Danny memikirkan cara agar ia bisa melepaskan diri dari tempat ini, namun bahkan sampai saat ini ia belum terpikir suatu hal yang bisa dilakukannya ditengah tidak bisa bergeraknya dirinya itu.


Yang ada kekuatannya makin terkuras karena luka yang semakin lama semakin memburuk itu, jika seperti ini terus berlanjut, maka sudah pasti Danny akan tumbang dan seluruh temannya akan ikut berada dalam bahaya juga.


Aku bukan sekali berada di dalam kondisi yang terdesak seperti ini, jika hanya aku saja yang mengalami itu tak apa, namun jika teman-temanku harus dilibatkan, aku tidak bisa terus-terusan berada di dalam kondisi yang seperti ini.


Danny saat ini belum tahu pasti akan keberadaan Patricia itu, namun ia tahu si penjahat itu tidak mungkin berbohong soal hal ini, dan lagi situasi terdesak ini membuatnya ingin melakukan suatu hal yang merisikokan dirinya juga.


Danny akhirnya menggunakan cara baru yang terpikirkannya saat ini, sebelumnya ia sangat menghindari untuk melakukan cara yang senekat ini, padahal ia masih belum lepas dari rasa takutnya akan sakit yang benar-benar luar biasa karena penggunaan kedua batu permata mulia sekaligus, rasanya lebih sakit dibanding dengan apa yang ia rasa saat ini.


Demi menyelamatkan teman-temannya, hanya inilah cara yang terbesit di pikirannya saat ini, dan juga akhirnya ia sadar ia tidak bisa menggunakan cara yang tidak membahayakan untuk melepaskan dirinya dari situasi yang sekarang ia alami.


Danny tidak tahu akan apa yang akan terjadi ketika ia kembali menggunakan kekuatan kedua batu permata mulia secara sekaligus, saat ini ia diburu waktu untuk menentukan nasibnya dan terlebih lagi teman-temannya yang berharga itu.


Si penjahat ini bilang kekuatan Hell Doors ini adalah dia yang mampu untuk mengendalikan pikiran orang yang terjebak dan juga seluruh rumah ini.

__ADS_1


Danny tidak mendengar Hell Doors bisa meniadakan atau menetralkan kemampuan seperti kemampuan kelompok Dark Shadow, jika pikirannya masih bisa dikendalikan saat ini, maka ini adalah waktu yang tepat untuk mempertaruhkan segala yang ia punya saat ini.


Karena jika pikirannya sudah diambil alih sepenuhnya maka semua akan berakhir dengan cepat dan mudah layaknya menjentikkan jari; Danny dan Patricia bisa berakhir dengan mudah di sini.


Aku harus menyelamatkan Patricia dan keluar dari perangkap Hell Doors! Dengan menggunakan kekuatan batu permata mulia!


Danny mulai memfokuskan dirinya di tengah rasa sakit yang ia alami, tidak mudah untuk melakukannya dan sepertinya akan memakan waktu beberapa saat.


"Hm ... aku akan mengurus perempuan itu setelah aku bersenang-senang denganmu anak muda ... khi khi ...."


Danny berharap kefokusannya itu bisa lebih cepat dari yang seharusnya, karena kalau tidak maka ia akan berakhir duluan dan nasib Patricia akan sama dengannya.


Aku tidak mengira perjalanan ini dapat berjalan dengan mulus, dan juga tidak mengira akan seperti ini juga, dalam keadaan apapun pasti ada saja yang menghambat tujuanku saat ini.


Namun lagi-lagi aku berakhir di keadaan yang seperti ini, dengan satu cara yang kupikirkan saat ini, aku harus segera keluar dari sini! Aku yakin Brock dan Vincent saat ini sedang memerhatikan kami.


Danny tahu jika berada di dalam kondisi seperti ini ia tidak bisa meminta bantuan dari temannya itu, bahkan dengan adanya Patricia yang berada dalam bahaya, itu malah memaksa Danny agar bisa keluar dari tempat ini dengan cara yang tidak terpikirkannya sejak awal.


Sedikit lagi saja Danny sudah bisa merasa bahwa batu permata mulia fisik dan batu permata mulia daya tahan sudah mulai bersatu dengan kekuatannya saat ini.


Si sosok penunggu rumah tua usang tidak terawat itu tentu menyadari ada hal yang aneh di sini, ia merasa kekuatan anak muda itu mulai meningkat sedikit demi sedikit dan berangsur-angsur naik seiring berjalannya waktu.

__ADS_1


"A-apa ini?" Karena kemampuan Hell Doors itu si sosok penunggu rumah ini bisa tahu kondisi korbannya itu, namun ia merasa aneh dengan anak muda yang sudah ia serang itu kondisinya bukan jadi lebih buruk, malah semakin lama kekuatan anak muda itu naik secara dramatis.


__ADS_2