
"Ar-thur?"
Tanpa bisa di duga siapa pun juga di sana, Arthur tiba-tiba mendapatkan kesadarannya secara penuh meskipun dirinya masih dipenuhi dengan segel penekan kekuatan dari Dark Shadow.
"!" Sang ketua Dark Shadow hanya bisa terpaku melihat kejadian ini, bahkan sampai mengeluarkan kekuatan penuhnya saat ini tidak bisa pula ia menahan kekuatan Arthur.
"Terima kasih Danny, berkatmu aku bisa lebih cepat untuk melepaskan diri dari segel ini."
Ia perlahan bangkit berdiri, tatapannya kini telah berubah, persis seperti saat Danny bertemu dengannya, mata biru tajam, sebuah pandangan yang begitu serius dari seorang ksatria sejati.
Perlahan-lahan juga bercak segel yang berada di sekujur tubuhnya pun menghilang, nampaknya memang ia berhasil mengalahkan pengekang yang di pasangkan pada dirinya itu.
"Ugh." Arthur sedikit memainkan lehernya, nampak seperti orang yang pegal, terdengar pula bunyi dari lehernya itu juga.
"Butuh waktu agar aku bisa lepas dari segel ini, syukurlah tidak terlalu banyak memakan waktu yang lama."
Kondisi Arthur kini telah pulih sepenuhnya. "Wah, lihatlah badanku jadi kotor sepenuhnya ...." ujarnya sambil sedikit membersihkan tubuh dan rambutnya itu.
"Aku harus segera membersihkan diriku haha ...."
"Hebat sekali ...." Danny ikut terkagum, bersamaan dengan semua yang berada di sana.
Lalu tanpa panjang lebar lagi, Arthur segera meninggalkan arena, menuju sang ketua yang keheranan dan sedikit gemetaran.
__ADS_1
"Ka-kau?! Bagaimana bisa segel itu kau lepaskan?!"
Suara sang ketua terdengar parau dan sedikit berat, sangat berbeda ketika tadi ia menggembar-gemborkan segel yang ia buat itu.
Saat ini ia tidak bisa lagi mengatakan suatu hal yang bisa membanggakannya. Di sisi lain aura kekuatan Arthur kini menjadi-jadi, kekuatannya mulai keluar dengan deras.
"Melepasnya? Tidak, aku hanya menghancurkannya," ucap Arthur dengan nada seram, sebuah ucapan yang meremehkan dan menusuk ke hati.
"?!"
"K-kau menghancurkannya?! Ti-tidak mungkin!" Ketua Dark Shadow tidak menyangka jawaban itulah yang akan ia dengar.
Segel tiga lapis yang susah payah ia buat ternyata malah segampang itu dihancurkan oleh orang ini, tidak- mungkin dia sudah tidak bisa di sebut orang lagi!
"Kau ... ugh ..."
"Aku rasa pernah melihatmu ... tiga tahun lalu ... ya, benar aku pernah melihatmu ...."
Sang Ketua Dark Shadow tidak terkejut mendengar hal itu, ia tidak berasalan apapun untuk menyangkal pernyataan Arthur, hanya saja saat ini ia tidak bisa berbicarad dengan lancar karena cekikan itu.
"Huh? Kau masih mengingatnya? Mengesankan ... namun ... uukh ... dengan mengingat hal itu tidak akan mengubah apapun ... kau ksatria suci tidak akan pernah mengerti alasanku melakukan hal ini ...."
Di sisi lain anggota Dark Shadow lain berupaya untuk menyelematkan ketuanya itu, namun apa daya seketika itu juva muncul medan penghalang berwarna biru di sekeliling Arthur.
__ADS_1
"Uukh- Ukh ...."
"KAU ... TELAH MEREBUT KEBEBASAN ORANG BANYAK!"
Arthur memulai dengan berbicara keras pada ketua Dark Shadow.
"DI TAMBAH LAGI ORGANISASIMU SAMA SEKALI TIDAK BERIZIN! BAGAIMANA KAU BISA MENJELASKAN SEMUA INI?!"
"A-aku ...."
" ...."
"UAKH!" Cekikan Arthur kini makin kencang, terlihat ketua Dark Shadow meronta-ronta berusaha melepaskan tangan Arthur dari lehernya itu.
"Ketua!"
"Hei lepaskan ketua!"
Para anggota Dark Shadow berusaha untuk menerobos medan penghalang yang dibuat Arthur, namun nampaknya sia-sia karena medan penghalang itu keras dan kuat.
Bahkan sebagian dari mereka memukul dan menendang, namun lagi-lagi hal tersebut belum cukup agar mereka bisa menyelamatkan ketua mereka itu.
"A- Arthur ...." Danny melihat dari kejauhan tepatnya di arena itu, ia nampak sedikit terkejut dengan sifat tegas Arthur yang baru pertama kali dilihatnya itu.
__ADS_1
Arthur masih menatap tajam, lebih seperti tatapan kejam dibandingkan ketegasan, auranya berkobar-kobar membuat siapapun yang didekatnya menjadi tegang dan tidak berani dekat-dekat apalagi berbicara dengannya.
"Oh ... aku mengerti ... jadi kalian itu ...."