Menuju Tak Terkalahkan

Menuju Tak Terkalahkan
Act 363: Tidak Bisa Menghindar


__ADS_3

"Kekuatan batu permata mulia tidaklah sama seperti biasanya Danny, seharusnya kau sudah mengetahui tentang ini Danny." Tuan Housen terdengar kecewa karena Danny tidak juga menyadari mengapa peminjaman kekuatan batu permata mulia bisa berisiko seperti itu.


Danny akhirnya memikirkan kembali mengapa peminjaman kekuatan batu permata mulia ini berisiko.


Ketika Danny ingat kembali bahwa kekuatan batu permata mulia adalah kekuatan yang sangat besar akhirnya ia sadar dan langsung mengetahui mengapa adanya risiko peminjaman kekuatan seperti ini pada orang lain.


"Mereka tidak bisa menahan kekuatan yang begitu besar ini." Danny mengatakannya dengan nada yang cukup pelan, mengetahui hal ini membuatnya memiliki harapan tadi tidak bisa terwujud karena tidak bisa meminjamkan kekuatan besar seperti ini yang akan berdampak pada penerima kekuatan itu nantinya.


"Jadi meskipun bisa dilakukan aku— tidak, semua pemegang batu permata mulia tidak menyarankan agar meminjamkan sebagian kekuatan batu ini, bahkan sebagian kecil pun seperti yang kuberikan padamu tidak, karena kekuatan itu terlalu besar dan bisa membahayakan penerimanya." Tuan Housen memberi penjelasan yang lebih jelas mengenai hal ini yang membuat Danny mengerti juga sekarang.


Danny terpikir mengapa dirinya bisa baik-baik saja setelah menerima sebagian kecil pinjaman kekuatan batu permata mulia kecepatan dari Tuan Housen tadi?


"Itu karena tidak hanya tubuhmu sendirian yang menahan kekuatan batu permata mulia ini, melainkan ada dua batu permata lain yang sudah berada dalam dirimu yang ikut membantu mempertahankan kekuatanmu menginbangi sedikit kekuatan batu permata mulia kecepatan yang kecepatan yang kupinjamkan padamu, kekuatan yang dipinjamkan akan segera hilang dan tidak bertahan lama di dalam tubuh penerimanya."


"Ah, begitu ya." Danny baru tahu ternyata kekuatan baru permata mulia yang telah dipegangnya yaitu kekuatan fisik dan daya tahan berperan besar juga dalam membantunya menguasai sedikit kekuatan asing yang muncul dari dalam dirinya, kekuatan kecepatan itu sendiri.


"Aku tidak bilang peminjaman kekuatan batu permata sihir tidak bisa dilakukan pada semua orang atau bahkan makhluk, hanya saja orang atau makhluk itu harus punya kekuatan yang besar juga untuk menahan kekuatan batu permata yang akan disalurkan padanya."


Mendengar penjelasan tambahan dari Tuan Housen membuat Danny berpikir tidak banyak orang yang berkekuatan besar yang bisa menahan kekuatan ini selain dari orang-orang tersohor yang tersebar di seluruh kerajaan di dunia ini.


Jadinya baginya saat ini Danny tidak bisa mengandalkan kemampuan peminjaman kekuatan batu permata mulia ini pada yang lain, karena memang risikonya yang bisa membahayakan keadaan penerimanya.

__ADS_1


Danny melihat kembali pada telapak tangan kanannya, ia melihat masih ada cahaya merah dan coklat yang bersinar di sana namun cahaya kuning redup tadi semakin redup dan perlahan menghilang dari telapak tangannya yang menandakan sedikit kekuatan batu permata mulia kecepatan yang dipinjamkan Tuan Housen sudah menghilang dari dalam dirinya.


Bahkan meskipun telah dibantu dua kekuatan batu permata mulia tetap saja kekuatan batu kecepatan yang baru memasuki tubuhnya itu membuatnya tidak karuan, persis seperti apa yang telah dirasakannya dalam beberapa situasi terdahulu di mana setiap kekuatan batu permata mulia memberikan dampak juga pada tubuhnya.


"Apakah kekuatan batu permata mulia sama rata Tuan? Ataukah ada kelompok di mana kekuatan batu ini meningkat seiring dengan tingkatannya?"


Tuan Housen menggelengkan kepalanya tanda 'tidak' pada pertanyaan yang diajukan oleh muridnya itu.


"Ke-lima kekuatan batu permata mulia memiliki kekuatan yang sama Danny, perbedaan di antara kekuatan itulah yang menyebabkan seorang yang baru belajar untuk menggunakan kekuatan batu permata mulia yang baru ini harus beradaptasi kembali dari awal."


Ketika mendengar penjelasan itu Danny tiba-tiba teringat dengan bagaimana perjuangannya untuk bisa memegang ke-dua batu permata mulia ini, tidak mudah namun dibalik semua yang dialaminya itu memberikannya kekuatan agar bisa terus maju menyelesaikan apa yang telah dimulainya ini.


Ketika Danny masih memikirkan hal ini, Tuan Housen tiba-tiba berkata, "Meskipun harus kembali beradaptasi dari awal, namun sebenarnya latihanmu di sini dipermudah karena kedua batu permata mulia yang ada padamu ikut juga membantumu berlatih."


"Membantu berlatih?" Danny pikir beradaptasi dari awal maksudnya adalah mulai kembali dari nol dan kembali lagi harus merasakan hal-hal yang sekiranya melelahkan untuk dijalani, yang memang mau tidak mau tujuannya berlatih memang seperti itu juga.


"Ya, ada berbagai keuntungan ketika seorang pemegang batu permata mulia sudah memiliki dua batu permata mulia di dalam kendalinya, seperti sebelumnya, aku bisa mengecek bagaimana potensimu dalam menguasai kekuatan batu kecepatan ini, yang itu tidak mungkin dilakukan jika tidak ada kedua batu permata yang membantumu saat ini."


Danny kembali berpikir bagaimana mungkin pengecekan potensi awalnya akan begitu mempengaruhi jalur latihannya sekarang ini? Meskipun Danny penasaran saat ini namun ia tidak bertanya pada Tuan Housen karena memang ingin menjalani latihan sebagaimana diadakan olehnya saja.


"Mustahil untuk tidak merasa sakit atau lelah dalam latihan ini, kau pasti sudah menyadarinya bukan Danny? Pengalamanmu ketika berusaha untuk memegang dua batu permata yang ada padamu saat ini."

__ADS_1


Danny mengangguk mengiyakan pernyataan gurunya itu yang memang jika diingat-ingat lagi setiap latihannya memberikannya pengalaman rasa sakit dan perjuangan yang jelas dan sepertinya tidak akan dilupakannya.


"Namun jangan khawatir, seperti yang kukatakan tadi ada berbagai kentungan dengan adanya bantuan dari batu pernata yang sudah dipegang olehmu bukan? Salah satunya adalah waktu yang diperlukan untuk berlatih bisa dipersingkat dan rasa lelah dan pula sakitmu bisa lebih ditekan hingga tingkat minimum pula."


Danny merasakan firasat baik ketika mendengar penjelasan Tuan Housen itu, tentu saja ini adalah kabar gembira bagibya karena mulai sekarang latihan batu permata mulia kecepatan akan lebih ringan dibanding dengan latihannya sebelumnya.


Danny juga tahu tidak mungkin bisa menghindari apa yang telah dikatakan Tuan Housen padanya, namun setidaknya keuntungan yang telah didengarnya dari gurunya itu memberi angin segar agar ia bisa lebih semangat dalam menjalani latihannya saat ini.


Tuan Housen melihat bagaimana Danny bisa bertahan beberapa saat setelah ia meminjamkan kekuatan batu permata mulianya itu, sebagian kecil kekuatan kecepatan yang ada pada pemuda itu beraksi dengan baik.


Yang dilihat Tuan Housen sekejap adalah Danny yang tadinya berada di dekatnya langsung tiba-tiba ada dibawah tanah berumput hijau dan berada sedikit berjarak dengannya, yang itu berarti Danny menggunakan kekuatan kecepatan dengan baik.


"Kau tahu Danny, kekuatanmu merespon dengan baik akan kekuatan batu permata kecepatan ini, dengan tidak lama kau pasti akan berhasil menguasai kekuatan ini." Tuan House kembali memberi semangat pada pemuda itu.


"Ya!" Danny pula ikut semangat karena Tuan Housen yang memberi energi positif itu.


"Baiklah selanjutnya bersiaplah Danny, sesuaikan kekuatan kedua batu permata mulia yang ada padamu saat ini dan berusahalah bertahan ketika kekuatan batu permata mulia kecepatan ini berada dalam tubuhmu."


"A-apa?"


Danny seketika itu juga heran dengan apa yang dimaksud oleh Tuan Housen, apakah ia akan melakukan hal yang sama lagi?

__ADS_1


__ADS_2