Menuju Tak Terkalahkan

Menuju Tak Terkalahkan
Act 92: Danny Vs Y.T.Z


__ADS_3

"Ahaha, aku tahu, mana mungkin aku tidak hadir kan?" Waktu terus berjalan, akhirnya Danny masuk ke area bertarung, ia melihat lawannya dan terkejut, segala penampilan fisik yang telah dijelaskan Vincent di lihatnya sekarang oleh mata kepalanya sendiri.


Lawannya itu memang seperti bapak-bapak dengan kumis dan janggut yang tebal, tubuhnya sendiri terlihat sedikit berotot di penuhi bulu-bulu halus yang berada di sekitar dadanya, ditambah pula alisnya yang nyentrik dengan tampilan tebal, jika kalian tahu ro*k le* maka penampilannya sepertinya tidak jauh dari itu.


Ekspresinya mengarah tajam pada Danny seakan memang bersiap-siap menerkam layaknya harimau yang telah memperhatikan kijang liar.


TENG!


Akhirnya bel tanda pertandingan pun dibunyikan, keriuhan kembali terjadi, sangat luar biasa, seperti biasanya.


Pria berinisial Y.T.Z itu mendekati Danny dengan perlahan layaknya kucing yang tengah mengendap-endap untuk mencuri ikan majikannya.


Danny pula ikut bersiaga, dibalik sarung tangannya itu Danny melihat wajah yang benar-benar ke-bapak-an sekali, malah rasanya ia lebih suka mengobrol dengannya dan berbagi pengalaman dibanding dengan harus bertarung dengannya, sepertinya inilah caranya Danny menerima pengalaman dari Yizi ini.

__ADS_1


Danny sama sekali tidak bisa meremehkan ketua dan pendiri 'Aliance Fight's' ini, ini merupakan pertarungan yang membawa harga diri dan martabat bagi tiap-tiap petarung.


***


Hmph, lawanku kali ini adalah seorang anak muda yang sepertinya belum cukup berpengalaman, lihat saja masih banyak celah di dalam postur bertarungnya itu.


Aku, Yizi adalah seorang ketua, dan aku membawahi seluruh anggota yang berada dalam naunganku.


'Alliance Fight's' adalah bentuk kelompok di mana aku mengumpulkan petarung terhebat dan terkuat, dan tak kusangka malah aku yang harus menjadi jawaban atas tujuanku selama ini.


***


Yizi melesat dengan cepat mengarah pada Danny, ia menghujani Danny dengan pukulan yang bertubi-tubi.

__ADS_1


Danny saat ini masih bertahan dari gempuran serangan tinju itu, ia bisa membaca dengan baik pola serangan dari Yizi ini.


Tidak buruk anak muda! batin Yizi dalam hatinya, ia merasa bahwa lawannya kali ini telah mempersiapkan dirinya dengan baik sebelum pertandingan ini di mulai.


Danny menjaga jarak, staminanya sendiri malah terkuras karena ia berusaha untuk menganalisis dan memperhatikan dengan seksama pola serangan dari Yizi ini.


Danny mulai melonggarkan pertahanannya sedikit, ia ingin mengambil sedikit nafas di tengah kewaspadaannya itu.


BUG!


Namun layaknya petir di siang bolong wajah Danny harus terkena pukulan telak sebelum dapat disadarinya, dan Yizi seketika itu juga langsung menggunakan teknik Clinching, ia seketika itu juga berusaha untuk membanting tubuh Danny ke lantai, dan di saat itu pula tubuh Danny tidak kuat untuk menahan serangan Yizi yang berakhir pada ia harus roboh di bawah tubuh Yizi.


Yizi dengan cepat melakukan submission, yaitu sebuah teknik kuncian untuk memenangkan pertarungan ini, Danny tidak tinggal diam, ia terus bergelut dengannya, mencegah agar dirinya tidak di kunci oleh lawannya.

__ADS_1


Kuncian yang dilakukan oleh Yizi tidaklah mudah untuk dilepaskan, meskipun tubuhnya agak lebih besar dari Danny, kekuatan kunciannya benar-benar kuat.


Danny harus menahan tubuh Yizi dari bawah di mana mereka saling menempel satu sama lain, Danny tidak menyangka pria berpenampilan 'bapak-bapak' ini akan menguncinya seperti ini.


__ADS_2