
Mendengar perkataan Vincent itu, Danny seketika itu juga tahu apa yang dimaksud oleh pria berambut sebahu itu, Danny menganggap jawaban Vincent itu adalah tidak untuk pertanyaan yang sudah ia ajukan pada mereka berdua; sebuah keputusan yang berlawanan dari apa yang pernah ia ambil sebelumnya.
"Oh? Begitu ya ...." Danny sudah bisa mengantisipasi rasa tertolaknya ini, lagipula Brock dan Vincent punya kehidupannya masing-masing yang di mana Danny tidak berhak untuk mencampurinya.
Sudah menjadi hak mereka untuk bebas karena memang itulah keinginan mereka selama ini, Danny tahu akan hal itu dan memang sepertinya Vincent lebih memilih kebebasan yang sda saat ini dibanding dengan mengikutinya dengan risiko yang tinggi.
Memang ketika sewaktu di sel Danny pernah mengajak mereka berdua untuk berpetualang bersama dengan dirinya, namun pada saat itu ia melihat dirinya sangat memaksakan kehendaknya sendiri agar mereka mau ikut dengannya.
Danny belum menjelaskan apa yang telah ia jelaskan tadi sebelumnya, bahwa mengikutinya adalah suatu keputusan yang tidak bisa dianggap sepele karena memang hal ini menyangkut keselamatan orang yang ikut bersamanya.
Misi yang diembannya itu terlalu berat dan penuh risiko di depan hingga pada akhirnya Danny kembali menyadarkan Brock dan Vincent mengenai misi yang saat ini ia emban itu.
Terlalu berbahaya dan berisiko, banyak hal yang tidak terduga, kejutan yang tidak meyenangkan mungkin saja menantinya saat ini; Danny memang sudah mendapat firasat bahwa dalam perjalanannya itu ia harus mengalami berbagai macam hal yang seperti ini.
Perjalanan yang mulus rata tanpa masalah dan tantangan mustahil ada di hadapannya, Danny tahu hal tersebut tidak mungkin terjadi di depannya karena memang kenyataan tidak sesuai ekspetasi.
__ADS_1
Sepertinya penjelasan yang diberikan Danny telah merasuk ke dalam jiwa kedua temannya itu, sudahlah pasti mereka tidak akan mau merisikokan hidup mereka hanya untuk mengikuti pemuda sepertinya.
Danny tahu memberitahukan hal ini adalah kewajibannya dan mendapat respon seperti ini adalah konsekuensinya, meskipun begitu tetap saja Danny masih memiliki keinginan agar ia tetap bersama dengan kedua temannya itu.
"Aku mengerti ...." Danny bisa tahu dengan cepat melalui jawaban singkat dari Vincent, jawaban 'tidak' adalah jawaban yang paling bisa ia tangkap kali ini, Danny sudah bisa mengetahuinya dengan jelas meskipun Vincent tidak mengatakan langsung dengan ucapan yang lugas.
Memang seharusnya seperti ini, Danny tahu pastilah setelah mendengar risiko yang besar Vincent dan Brock tidak mau mengambil keputusan yang tidak menguntungkan mereka.
"Aku mengerti ... lalu bagaimana denganmu Brock?" Danny sudah tahu akan jawaban dari Vincent yang tengah serius itu, kini ia ingin mengetahui bagaimana pendapat Brock mengenai tawarannya itu.
Melihat Vincent dengan keseriusannya itu menolak untuk bersama dengannya, Danny bisa melihat hal sama pada Brock, ia melihat pria besar itu seperti keberatan ketika dihadapkan dengan tawaran ini, jadinya Danny bisa mengambil kesimpulan yang jelas: Brock dan Vincent tidak mau ikut bersama dengannya.
"Aku mengerti, memang seharusnya dari awal aku menjelaskan tentang bahaya jika pergi bersamaku di sel penjara dulu, saat ini biarlah Brock, Vincent, kalian bisa menikmati kebebasan yang kalian inginkan dari dulu ...."
Danny tersenyum lembut. "Aku senang karena telah mengenal kalian, Brock, Vincent ... semoga lain kali kita bisa bertemu lagi suatu saat ...."
__ADS_1
"Terima kasih atas kebaikan yang telah kalian berikan padaku sewaktu di sel penjara dulu ... kalian tidak mengabaikanku dan menindasku sebagai orang baru, malahan kalian begitu baik dan berusaha untuk akrab denganku ...."
"Aku senang bertemu dengan orang sebaik kalian, Brock, Vincent ... ini adalah perpisahan, aku harap suatu saat kita bisa bertemu kembali ...."
Danny mengatakan hal yang sebenarnya berat juga untuknya, ia tahu keputusan Brock dan Vincent memanglah tidak dapat diganggu gugat, Danny tidak bisa terus menginginkan semua berjalan sesuai keinginannya, dan hal ini berlaku untuk apa saja dalam hidupnya itu.
Ia memang telah menyadari hal ini, namun rasanya untuk menerima semua dengan lapang itu terkadang tidak mudah untuk dilakukan; ia harus belajar merelakan apapun meskipun tahu butuh waktu untuk menerima kenyataan ini.
Brock dan Vincent bukanlah orang biasa lagi baginya, merka berdua dalam waktu singkat dapat berteman dengannya, menyesuaikan diri dengan cepat dengan dirinya.
Danny merasa sangat dihargai oleh sikap mereka berdua itu, dan hal itulah yang membuat Danny tidak mau berpisah dari kedua orang ini; rasanya Danny telah mendapatkan kenyamanannya tersendiri ketika tengah berada bersama mereka berdua.
Namun pada akhirnya perpisahan adalah satu hal yang tidak bisa tidak terjadi, terkadang itu harus terjadi dan memang sudah seharusnya seperti itu.
Saat ini Danny belajar untuk menghargai keputusan Vincent dan Brock yang memilih untuk berpisah dan menjalankan hidupnya sesuai dengan apa yang mereka inginkan sebelumnya.
__ADS_1
Kebebasan sudah tersedia ada bagi mereka berdua, biarlah mulai sekarang Vincent dan Brock mendapatkan kehidupan yang layak, bebas sebagaimana mestinya.