Menuju Tak Terkalahkan

Menuju Tak Terkalahkan
Act 303: Pria Misterius


__ADS_3

Suara berat seorang pria menyadarkan Danny bahwa ada seseorang yang masih tinggal di rumah tua yang usang ini, yang memang mengejutkannya saat ini.


Kemungkinan kecil yang diabaikan Danny mengenai pemilik rumah sudah pasti meninggalkan rumah ini malah yang terjadi saat ini.


Danny memang mendengar dengan jelas suara bernada berat pria dari dalam rumah itu, namun ia tidak tahu di mana orang yang merupakan pemilik rumah ini berbicara.


Dengan artian yang jelas, Danny belum tahu wajah dari orang yang telah berbicara dengannya itu, ada kemungkinan orang itu tahu dari dalam dan tidak berniat menunjukkan dirinya sendiri.


Danny juga tidak bisa mengintip lebih jauh lagi dengan membuka pintu rumah itu, ternyata selain ia tidak bisa menutupnya pintu rumah yang sedikit terbuka itu tidak bisa dibukanya juga, dan hal ini menunjukkan bahwa memang Danny sudah benar-benar terjebak di sana tanpa bisa melakukan apapun juga.


Danny tidak merasakan kekuatan sihir yang berada di sekitaran rumah ini, ataupula energi sihir dari seseorang yang telah berbicara padanya itu, akan tetapi Danny merasakan suatu energi lain yang perlahan muncul ketika orang asing yang merupakan pemilik rumah ini berbicara padanya.


Pemuda itu mencium bau-bau tidak sedap dari arah rumah tua itu- tidak, bukannya aroma masakan yang tidak enak, namun lebih kepada aura yang tiba-tiba Danny rasakan pada pria misterius yang berbicara padanya tadi.


Danny memang seringkali bisa merasakan aura-aura selain aura sihir yang memang mudah untuk dideteksi, aura yang ia rasakan dari arah rumah ini adalah aura kejahatan yang menyengat.


Itu berarti Danny bisa langsung tahu tentang pria yang telah berbicara dengannya itu bukanlah orang biasa, melainkan seorang yang melakukan kejahatan yang keji sampai-sampai bisa mengeluarkan bau tidak sedap seperti ini.


Mulanya Danny tidak merasakan apapun ketika mendekati rumah ini dan bahkan setelah membuka pintu meskipun hanya sedikit, namun semuanya berubah setelah pria itu mulai menujukkan keberadaannya dengan berbicara padanya.

__ADS_1


Seharusnya Danny bisa mengetahui dengan cepat soal aura yang bertebaran di sekitaran rumah ini, karena memang biasanya ia dapat merasakan lebih dahulu apabila ada sesuatu yang tidak beres di sekitarnya.


Namun untuk saat ini Danny terlambat menyadari adanya seseorang yang tidak baik sedang berada di dalam rumah itu, dan karena ini ada dua kemungkinan yang bisa terjadi: pertama kemungkinan bahwa kekuatan Danny masih belum stabil pasca kebangkitannya itu hingga akhirnya ia tidak menyadari dari awal aura kejahatan yang begitu menyengat ini, dan kedua kekuatan Danny memang sudah pulih kembali dan berfungsi sebagaimana mestinya, namun permasalahannya ada pada orang misterius ini yang bisa menyembunyikan hawa keberadaannya dan berhasil sukses menjebak Danny saat ini.


Di tengah kedua kemungkinan yang bisa terjadi, Danny merasa kemungkinan kedua lebih mungkin untuk terjadi saat ini, karena memang ia merasa dirinya saat ini sudah pulih seperti sedia kala dan tidak merasa ada sesuatu yang aneh di dalam dirinya itu, jadi adanya kemungkinan si pria misterius itu menyembunyikan hawa keberadaannya dari padanya saat pertama kali ia menemukan tempat ini lebih cocok untuk terjadi.


Dan pula seharusnya Patricia, Brock dan Vincent bisa membedakan dan merasakan ada aura yang tidak baik di sini, karena setiap manusia memiliki aura yang memancar dari dalam dirinya, entah itu tekad yang kuat, kebaikan, kesedihan, kebencian, ataupula kejahatan; dan banyak lagi emosi yang kuat yang dekat dengan manusia akan lebih mudah menghasilkan aura yang bisa dirasakan satu sama lain.


Namun untuk membaca aura diperlukan ilmu sihir dasar agar bisa lebih peka atau lebih sensitif terhadap aura seseorang, jadi manusia biasa memang bisa membaca aura sesamanya, namun tidak sebaik pengguna ilmu sihir yang memiliki setidaknya tingkatan dasar.


Mengingat Danny dan kawan-kawannya itu masing-masing memiliki kemampuan sihir, seharusnya mereka dapat dengan mudah merasakan adanya aura tidak sedap yang berasal dari rumah ini, dan hal itu tidak terjadi, jadi kemungkinan terbesarnya adalah si orang misterius yang jahat ini menyembunyikan keberadaannya dengan kemampuannya sendiri.


"Hm? Kau diam saja di sana tanpa berkata apapun? Apa kau sudah tidak terganggu dengan keadaanmu itu?" Suara pria yang berat itu ternyata memang berasal dari dalam rumah ini, dia sepertinya begitu tahu tentang kondisi seseorang yang di mana telah terkena jebakan yang dipasangnya itu.


"Si-siapa kau?!" Danny berusaha untuk berkomunikasi dengan seorang pria misterius itu, yang hanya suaranya saja yang didengarnya itu.


Patricia, Brock dan Vincent heran ketika mendengar Danny seperti tengah berbicara dengan seseorang dari balik pintu yang terbuka sedikit itu.


"Danny! Apa yang terjadi?!" Patricia dalam jarak yang tidak begitu dekat tidak tahu apa yang saat ini Danny lakukan, dan pula alasan mengapa Danny seperti tengah berbicara dengan seseorang dari balik pintu itu.

__ADS_1


Vincent saat ini tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya, yang ia ingin ceritakan itu adalah tentang kemistisan yang ada pada rumah ini, mencakup hal aneh yang terdapat di rumah itu, dan saat ini sayangnya temannya tidak sempat mendengarkannya dan harus mengalami sendiri hal 'aneh' pada rumah kecil usang itu.


Brock sendiri yakin saat ini tidak terjadi hal bagus pada Danny, dengan sikap aneh yang ditunjukkan Danny dan fakta bahwa Danny tidak bisa lepas dari rumah itu membuat kengerian pada rumah itu bertambah besar saja.


Danny tidak mendengar jawaban apapun setelah ia menanyakan siapa sebenarnya pria asing pemilik rumah ini, sepertinya menanyakan identitas pria itu hanya akan sia-sia saja.


Dengan terjebaknya di sini perasaan Danny mulai makin tidak baik, ia muak dengan aura kejahatan yang terus-terus bertambah besar itu, seharusnya rekan-rekannya itu juga bisa merasakan aura kejahatan yang benar-benar mengganggu itu.


Ketika Danny kembali melihat teman-temannya, mereka sama sekali terlihat tidak terganggu akan aura kejahatan yang besar ini, malahan ekpresinya masih sama dengan yang tadi, mereka masih terlihat mengkhawatirkannya saat ini.


Hal ini membuat Danny bertanya-tanya, mengapa mereka tidak menyadari kehadiran aura jahat yang begitu kelam dan pekat ini? Apa yang menyebabkan mereka tidak menyadarinya?


"Kau pasti sedang berpikir mengapa teman-temanmu tidak merasakan dan menyadari apa yang saat ini kau rasa bukan?" Suara berat seorang pria lagi-lagi muncul, kali ini ia menebak apa yang sebenarnya dipikirkan Danny.


Danny terkejut dengan suara itu, lagi-lagi hanya mendengar suara tanpa melihat siapa yang berbicara membuat perasaannya tidak karuan saat ini.


"Siapa kau sebenarnya?! Jawab aku!"


Danny berusaha untuk tetap tenang, namun dalam usahanya itu tetap saja ada ketakutan dalam dirinya yang berkata bahwa ia harus waspada terhadap pria misterius yang sedang berbicara padanya itu.

__ADS_1


Dan juga mengapa pria misterius itu tahu apa yang dipikirkannya saat ini? Apa dia juga bisa membaca pikiran?


__ADS_2