
[Kuatkan tekadmu Vincent, kita bisa mengatasi situasi seperti ini]
Vincent menyadari dan mendengar suara hatinya yang dengan jelas mengatakan hal itu, akhirnya ia memutuskan untuk berusha tetap tenang di tengah situasi yang gawat ini.
Kau benar diriku sendiri, saatnya telah tiba, aku tidak perlu lagi takut, mau bagaimanapun juga aku tidak bisa membiarkan iblis itu menemui Danny, sekali tidak tetap tidak!
Entah mengapa setelah menguatkan tekadnya Vincent kembali mendapatkan kekuatannya, tubuhnya memang penuh luka di tambah dengan hawa panas yang ia rasa saat ini karena seluruh air laut yang berubah menjadi lava itu.
[Bagus, karena dengan ini kita pasti bisa mengalahkan si iblis ini]
"Ya, kau benar Prediction Master, kita pasti bisa mengalahkan iblis itu." Dan setelah berkata begitu warna bola mata Vincent yang sebelumnya berwarna hitam berubah menjadi warna biru, dan memancarkan cahaya; ia tidak menyadari bahwa ia pertama kali menyebutkan nama kemampuannya secara lengkap, dan itu sangat berarti banyak dalam keadaannya yang tengah sulit ini.
Tidak lama kemudian Tifee berada dalam jarak yang tidak begitu dekat dengan Vincent saat ini, ia terlihat masih serius dan kesal saat ini karena suatu hal tentang manusia yang ada di hadapannya ini.
Tifee menyadari ada yang berbeda dari pria berambut sebahu yang akan ia akhiri dengan cepat ini, warna matanya berubah menjadi warna biru dan bercahaya, namun melihat perubahan yang sedikit terjadi padanya itu tidak terlalu membuatnya terganggu.
"Kau sudah sadar akan akhirmu ya?"
"Apa? Kurasa kau salah berpendapat, yang akan berakhir itu adalah kau iblis." Vincent mengangkat tangan kanannya sendiri dan memberi jempol ke bawah pada makhluk jahat itu.
"Aku punya nama." Tifee bersiap menyerang, ia mengacungkan tangan kanannya sendiri, dan lingkaran sihir merah pun tercipta dari telapak tangan kanannya itu.
"Sihir Api: Spiral Api!" Seketika itu juga muncul api dengan bentuk melingkar menyerang Vincent dengan langsung, meskipun jarak antara keduanya tidak begitu dekat namun serangan api itu cepat dan akan membakar apapun yang dilewatinya.
Vincent dapat melihat dengan jelas serangan yang akan mengenainya itu, ia memfokuskan dirinya dan hendak menahan serangan itu dengan elemen sihir yang berjenis sama, yang memang hanya itu yang dikuasainya saat ini.
"Sihir Api: Pertahanan Api!" Vincent lagi-lagi menyeburkan api yang berasal dari nafasnya sendiri, persis dengan apa yang dilakukannya pertama kali ketika menggunakan sihir bola api, setelah mengatakan jurusnya itu muncullah dinding seperti perisai besar yang terbuat dari api besar untuk berlindung dari sihir api musuhnya itu.
BAM!
Dan benar saja serangan api berputar dari Tifee bertabrakan dengan perisai api Vincent, hingga akhirnya terdengar suara ledakan keras dan hempasan udara panas yang terpancar dari kedua kekuatan api yang masing-masing telah dikeluarkan itu.
Serangan api spiral atau berputar milik Tifee masih saja berputar-putar tertahan oleh perisai yang juga terbuat dari api yang dibuat Vincent itu, telah beberapa saat berlalu akhirnya serangan api spiral milik iblis itu tidak bisa menembus dinding api pertahanan di depannya dan api pun padam seketika.
__ADS_1
"Hah! Serangan api-mu itu tidak terasa sama sekali! Menyedihkan!" Entah mengapa Vincent memiliki kekuatan untuk kembali memprovokasi musuhnya itu, ia saat ini merasa kekuatan mentalnya meningkat drastis dan merasa bebas untuk melakukan apapun yang dia mau.
Dengan kata lain Vincent tidak memikirkan lagi kesusahan yang ada padanya saat ini, meskipun tubuhnya masih terluka dan suhu di sekitaran area pantai ini semakin tidak bersahabat, dia sama sekali tidak mempedulikan hal itu lagi.
"Apa?!" Tifee tentu saja langsung tersinggung soal apa yang telah dikatakan oleh pria berambut sebahu itu, mendengar seorang manusia meremehkan dirinya tentu saja ia marah karena penghinaannya itu.
Raut kekesalan semakin terlihat dari iblis perempuan itu, namun Vincent sama sekali tidak peduli akan hal itu, yang pasti situasi terdesak yang tengah ia alami ini sama sekali tidak dipedulikannya, yang ada dipikirannya adalah bagaimana membuat iblis itu berhenti untuk mengincar Danny.
Tidak peduli ia akan marah atau apapun, aku tidak akan lagi terjebak dalam situasi keputusasan! Aku adalah manusia ya benar, manusia yang kuat bahkan di saat terdesak sekalipun!
Vincent merasa kekuatan mental dan tekadnya begitu memuncak dan ia tidak ingin menyia-nyiakannya begitu saja, dengan perasaan kuatnya itu ia bisa mempertaruhkan hidupnya dengan lebih baik dan berusaha melindungi temannya.
Tifee masih saja kesal di sana, ia tidak bisa menyangkal bahwa memang kekuatan sihir api pria berambut sebahu lebih kuat darinya, bahkan api miliknya tidak mampu menembus pertahanan api milik manusia itu.
"Aku tahu manusia! Kau memang memiliki kekuatan api yang hebat! Darimana kau bisa mendapatkan kekuatan seperti itu?"
Mendengar Tifee yang bertanya seperti itu tentu saja Vincent merasa harus menjawabnya dengan baik.
"Ahaha! Kalau kau bisa mengalahkanku aku akan beritahu rahasianya!" Dan benar saja bukan jawaban yang jelas yang diberikannya melainkan pancingan bisa mempermainkan emosi iblis itu dan membuatnya tetap menyerangnya dengan cepat.
"Oh begitukah? Mari kita lihat apa yang akan terjadi sekarang!" Vincent semakin kuat tekadnya dan ia menantang situasi yang sudah buruk ini untuk lebih menjadi buruk lagi.
"Prediction Master!" Vincent mengacungkan tangannya sendiri, seketika itu juga gelombang berwarna biru tercipta karenanya, membuat seluruh tempat ini berhenti bergerak secara total dan termasuk dia sendiri tidak bisa bergerak, namun hanya dia sendiri yang masih sadar dan bisa melihat apa yang terjadi saat ini.
[Akhirnya kau mengaktifkan secara penuh kemampuanmu sendiri Vincent, aku Prediction Master akan memperlihatkanmu bagaimana kejadian di masa depan, termasuk bagaimana semua ini bisa berakhir]
Seketika itu juga Vincent bisa melihat akan bagaimana kejadian di masa depan bisa terjadi, bayangan dia dan musuhnya tergambar jelas di depannya saat ini, persis seperti menonton sesuatu adegan yang sedang terjadi, dan dari sana ia dapat menangkap ternyata Tifee akan menyerangnya secara cepat dan habis-habisan, setelah itu ia akan berusaha untuk mencekiknya dan menenggelamkannya ke cairan lava yang panas.
I-ini mengerikan sekali, apakah semua ini akan benar-benar terjadi?
Vincent melihat kenyataan yang lebih awal, hidupnya berakhir di sini dengan cara terbakar sampai tidak bersisa lagi, melihat kenyataan yang akan terjadi padanya dengan leebih awal membuatnya merasa ngeri.
Yah, pada akhirnya aku tidak mampu untuk menghentikan pergerakan iblis ini lebih lama ya? Sudah kuduga, tapi setidaknya aku berhasil menahannya sebentar dan berhasil bertahan meskipun hanya sementara.
__ADS_1
Vincent menutup matanya, merenung sebentar dan kemudian membuka matanya kembali, mata biru cerahnya tetap terlihat indah, setelah beberapa saat akhirnya ia bisa menerima apa yang akan terjadi padanya itu, ia nampak lebih tenang meskipun tahu apa yang dilihatnya itu menujukkan bahwa seperti itulah kejadian yang akan terjadi di masa depan.
[Kau bisa mengalahkannya Vincent]
A-apa? Bukankah yang kulihat saat ini adalah potongan gambaran kejadian masa depan yang akan terjadi? Dengan begitu sudah pasti kejadian akan sama dengan apa yang kita lihat bukan?
[Kau salah, aku Prediction Master, kemampuanmu sendiri telah memaksimalkan kemampuan ini, kau sendiri telah mengaktifkan kekuatan Prediction Master yang sesungguhnya]
Kekuatan ... Prediction Master yang sesungguhnya? Apa itu?
Vincent heran akan apa yang dikatakan oleh kemampuan yang berada di dalam dirinya itu, menurutnya jika sudah bisa melihat kejadian masa depan yang akan terjadi, bukankah semuanya akan terjadi sesuai dengan apa yang telah dilihat sebelumnya, dan kita tidak bisa berbuat apa-apa setelahnya?
[Kau pikir kemampuanmu ini hanyalah memprediksi dengan akurat saja kejadian di masa depan tanpa merubah apapun yang akan terjadi nantinya?]
Karena ditanya seperti itu oleh dirinya sendiri membuat Vincent akhirnya sadar dan bisa menangkap apa yang dimaksud oleh kemampuannya sendiri itu.
Jangan bilang kalau?
[Ya kau benar, kau bisa bertahan sampai saat ini karena kemampuanmu sendiri, pada saat beberapa saat lalu aku melihat masa depanmu di mana perutmu akan berlubang oleh serangan kejutan dari Tifee namun aku mengingatkanmu dan tinju itu berhasil kau hindari]
Vincent ingat, memang benar kemampuannya sendiri itu mengingatkannya beberapa saat lalu bahwa dalam lima detik ia akan diserang dari belakang, dan tanpa sepengetahuannya kemampuannya itu memberi tahu masa depan yang akan terjadi apabila ia tidak segera bertindak dengan cara menjauh dari area tempat di mana dekat lubang bekas serangannya sendiri itu.
Kita bisa mengubah alur masa depan dengan cara seperti ini?! Astaga kukira kemampuan ini hanya memprediksi waktu ke depan saja! Ini membingungkan tapi aku merasa lega!
[Memang sebelumnya aku mengatakan bahwa aku bisa memprediksi tanpa salah sedikitpun, namun belum selesai sampai di sana prediksi tanpa salah itu bisa terjadi kalau kau tidak melakukan sesuatu untuk mengubahnya]
Be-benar juga! Kau saat ini menunjukkan kepadaku akan masa depan yang terjadi apabila aku tidak bertindak apapun, karena aku sudah tahu kejadian masa depan maka menghindari dan bertindak maka pastinya akan bisa mengubah hasil akhir yang sebelumnya telah dilihat?!
[Benar sekali, keuntungan kita berada ketika sudah mengetahui apa yang akan terjadi, dengan begitu masa depan yang sudah kita lihat bisa berubah tergantung apa yang kita lakukan, namun tindakan lawan akan tetap sama dari awal hingga akhir, hanya tindakanmu saja yang bisa berubah dan tentu saja akan merubah apa yang akan terjadi di masa depan]
I-ini! Membingungkan! Tapi dengan aku yang sudah bisa melihat apa yang akan terjadi di masa depan, aku akan berusaha untuk merubah takdirku sendiri! Aku tidak akan berakhir di sini!
Aku akan kembali pada teman-temanku dengan selamat dan memastikan Danny tidak berada dalam keadaan bahaya lagi!
__ADS_1
Tifee! Bersiaplah! Aku akan menunjukkan kekuatan manusia padamu, aku tidak akan kalah di sini!
Prediction Master!