
“Gyahaha! Aku tidak terkalahkan!” Arhifer mengangkat kedua tangannya ke atas, dengan eskpresi puas.
“Danny.” Raven memegang tangan pemuda itu dengan penuh arti.
Hawa kekuatan gelap terlihat melingkupi Danny.
“Terima kasih Raven.” Danny tersenyum balik, dia masih sempat-sempatnya memberinya bantuan.
‘….’ Raja iblis tidak senang melihat ini.
“Aku akan mengalahkan yang tak terkalahkan!”
HUSH!
Dengan cepat Danny melesat dan seketika itu juga serangan fisik skala besar terhajadi!
BUM!
BAM!
“Ukh!” Bahkan hempasannya menggetarkan seluruh area lava ini! Raven berusaha bertahan agar tak terhempas.
“Eh.” Dan dia tidak terhempas!
Padahal Raven sendiri sudah kehilangan banyak kekuatan, tapi kenapa dia masih bisa bertahan?
Hempasan kuat begini pasti bisa membuatnya terbang! Tapi kenapa?
Sring!
Tubuh gadis itu bersinar, dan seketika itu juga ia tersenyum kecil. ‘Danny….’
Tak disangka pemuda itu menyalurkan energi juga padanya, untuk bertahan dari situasi yang akan terjadi selanjutnya.
BUAGH!
DUAR!
Pertarungan fisik diluar akal sehat sedang terjadi, sementara posisi mereka seimbang saat ini!
‘Dia lebih cepat.’ Archifer terkesan pemuda ini bisa mengikuti iramanya, sementara ia mulai menaikkan level kekuatannya.
‘!’
BUM!
Danny terhempas jauh, tidak kuat dengan energi raja iblis yang makin besar.
SRING!
Danny bersinar terang dan membuat hempasan disekitarnya.
HUSH!
Tanpa pikir panjang sang raja iblis langsung melesat dengan pedang hitam kebesarannya!
SLASH!
SRING!
TRANG!
Danny membalasnya dengan pedang aura permata mulia! Teknik pedang masing-masing makhluk sedang dipertaruhkan.
“Pedang Gelap: Tebasan Mutlak.”
SWWWWUUUUSSSHHH!
Danny sedikit tersenyum. “Pedang Suci: Pertahanan Abadi.”
TRIIINGGGGG!
Suara memekakan telinga terdengar seketika itu juga, bahkan Raven menutup telinganya tak tahan dengan suaranya!
‘Dia.’ Archifer tak menyangka ada yang bisa menahan serangan pedang agungnya, padahal itu adalah salah satu serangan hebat darinya!
HSUH!
“Pedang Suci: Tebasan Kepala!”
TRANG!
Danny berkelit dan berhasil mengenai leher sang raja iblis! Serangan super cepatnya membuahkan hasil!
__ADS_1
‘YEAH!’ Raven senang melihat ini!
“Hmph.” Raja iblis mendengus.
CLIK.
BUM!
Satu centangan kecil tangannya membuat hempasan yang besar! Seluruh tempat ini bergetar dibuatnya!
‘YAH!’ Raven agak kecewa, tapi raja iblis lawan yang tidak mudah dikalahkan!
HUSH!
Danny berusaha mengendalikan tubuhnya, bahkan dengan kombinasi kekuatan batu permata mulia dan kekuatan suci masih belum cukup memisahkan kepala raja iblis dari tubuhnya!
HUSH!
“Danny, sayang sekali.” Archifer muncul di dekatnya dengan ekspresi kasihan.
BUAGH!
Dan meninjunya tepat di kepala, kekuatan yang amat sangat luar biasa yang bahkan bisa menghancurkan puluhan gunung!
BUM!
BYUR!
“Danny!” Raven tak menyangka pemuda itu malah masuk ke lava panas!
Seluruh tempat ini bergetar hebat dan bahkan pijakannya bergetar, kalau begini dia juga bisa….
‘Jatuh!’ Raven menutup matanya, sudah tahu apa yang bakal terjadi sih!
‘Eh?’
KREK!
“UKH!” Archifer memegang lehernya dan meremasnya kuat!
“Anakku.” Sebuah kekecewaan yang besar nanpak di wajah sang raja iblis, ia tidak terima jika Raven mati dengan cara lain.
“SI- AL!”
DUAGH!
Tes.
Tes.
Darahnya bahkan mengalir ke kepala sang raja iblis juga.
‘Raven….’
Kreet…
“ARGH!” Raven terbatuk hebat dan darah pun keluar dari mulutnya, nafasnya semakin sesak dan pandangannya kabur.
‘A- aku….’ Raven terdiam, pada akhirnya inilah takdir yang menantinya, yakni mati di tangan raja iblis sendiri.
Bahkan kesadaran Danny pun tidak mengubah banyak hal dan fakta bahwa raja iblis ini mustahil dikalahkan.
‘Da- Danny….’ Kekuatan gadis itu hampir habis.
SYUT!
“Lawanmu aku!”
“HM!?” Tanpa disangka Danny muncul dan menghajar raja iblis keras sekali sampai membuatnya terhempas jauh!
BUMMMMMMMM!
TAP.
“UHUK! UHUK!” Raven terbatuk, kekuatannya perlahan kembali dan pandangannya mulai jelas lagi.
“Da- Danny?”
“WAA!?” Yang dilihatnya malah tengkorak polos!
“SI- SIAPA KAU!?” Tengkorak polos itu memeluknya, dari mana dia datang dan siapa dia!?
“Aku Danny.”
__ADS_1
“HAH!?” Raven tak percaya, Danny sudah tercebur di lava, mana mungkin dia Danny!
“Yah aku nyelam cukup dalam, jadinya begini haha.” Danny menggaruk kepalanya, yah tak ada rambutnya, cuman tulang belulang sih.
“….” Raven terdiam, rasanya tidak mau percaya, tapi tak mungkin ada makhluk lain yang cukup kuat untuk datang ke tempat raja iblis sendiri.
‘JADI DIA DANNY!?’ Raven terkejut dalam diam, yah ia sulit menerima kenyataan.
“Tenang saja. Raja iblis pasti kalah. Tapi apa kau yakin?” Danny memandang dengan penuh arti, sedang Raven tak bisa melihat ekspresi dari wajah berupa tengkorak polos begini.
“Yakin apa?” Raven tak paham konteksnya.
“Dia ayahmu ‘kan?”
“!” Raven tidak menyangka pemuda itu tahu soal ini!
“Ta- tahu darimana!?”
“Tak sengaja dengar tadi.”
“….” Raven terdiam. “Aku yakin.” Tak ada keraguan terlihat di wajahnya.
“Baguslah kalau begitu.” Danny tak menyangka tahu kenyataan begini, tapi ya pada akhirnya hal ini tidak boleh mengganggu tujuan sebenarnya.
SHH….
“Eh?” Raven merasa tenaganya bertambah kuat dan rasanya lebih luar biasa lagi!
‘DIA MEMANG DANNY!’ Gadis itu akhirnya percaya sepenuhnya!
“Kita pasti menghentikannya.” Danny tersenyum dan kemudian menghilang dari pandangannya.
Raven terdiam, pemuda itu membuatnya terkejut, di saat harapan hampir sirna, dia datang dengan membawa harapan baru!
***
SYUT!
Di sisi lain, jarak yang sangat jauh dari tempat Raven berada, Neraku.
“Hm.” Archifer tahu pemuda itu pasti datang sendiri padanya, dan melihat kondisinya terlihat lebih memprihatinkan dari yang ia duga.
“Trik yang sama tak akan berhasil Archifer.” Danny tersenyum, yah di penampilannya yang begini nggak bakal kelihatan juga sih.
Mengejutkan? Ya bisa dibilang begitu. Pemuda ini tak kunjung berhenti meski tahu tidak bisa menang.
“Aku hanya tinggal melenyapkanmu saja.” Archifer mengumpulkan kekuatan gelapnya. Dan menyeringai lebar.
“Coba saja.” Danny siap kapanpun, bagaimanapun penampilannya tidak akan mengubah tekadnya.
HUSH!
Dengan cepat Danny meninju sang raja iblis, namun sayangnya tengkorak tangannya malah hancur!
Krak!
“LEMAH.”
DUAGH.
KRAKSKKKK!
Hanya dengan satu tendangan kecil saja tengkorak Danny sudah tercerai berai! Sungguh momen yang tidak menyenangkan!
Archifer menikmati kejadian ini. Gertakan pemuda itu tidak berarti ketika yang ditunjukkannya hanyalah kelemahannya.
Tercebur dua kali ke lava bukanlah hal yang diinginkan siapapun, Raja iblis sudah diunggulkan dengan serangan sebelumnya.
Kekuatan pemuda itu tersedot habis, dan mengumpulkannya tidaklah mudah.
“AKU TAK TERKALAHKAN! HAHA!” Archifer mengangkat kedua tangannya ke atas, kemenangan sudah ditangannya dan tidak ada yang bisa menghentikannya!
Ancaman terbesarnya sudah kalah dan mimpinya menguasai dunia akan terwujud! Inilah kemenangannya yang sesungguhnya!
“KAU LIHAT GABERL!? TAK ADA YANG BISA MENGHENTIKANKU! HAHA!” Tawa mengerikan raja iblis terdengar keras, lagi-lagi membuat tempat ini bergetar karenanya.
“….”
“Giliranmu Raven.” Archifer melayang lagi untuk menyingkirkan ancaman selanjutnya, menyelesaikan apa yang tertunda tadi.
JLEEEEBBBBBBBBBBBB!
“ARGH!” Sang raja iblis muntah darah! Perlahan melihat ke perutnya, tangan seorang manusia!
__ADS_1
“Urusan kita belum selesai Archifer.”
“KAU!?” Pemuda itu sudah kembali ke wujud manusia dan kini membuatnya dada berlubang….