
Suatu malam ketika Danny sedang tertidur ia bermimpi bertemu dengan orang yang tidak ia kenal, orang tersebut bercahaya terang sampai-sampai Danny kesulitan untuk melihat orang tersebut. Dalam mimpinya itu Danny disuruh untuk menyelamatkan seseorang.
"Kau harus menyelamatkan orang yang disandera iblis"
"Huh? apa maksudmu?"
Tiba-tiba Danny pun bangun dari tidurnya, lingkaran sihir tiba-tiba muncul di sekitar tempat tidurnya. Dan tiba-tiba ia berteleportasi kesebuah desa yang tidak ia kenal, Desa tersebut telah hancur dan tidak ada seorangpun disana.
Danny tiba-tiba merasakan aura kehidupan yang samar-samar diantara banyaknya aura kejahatan disebuah gua disebelah selatan desa yang telah hancur itu.
Iapun memutuskan untuk pergi ketempat itu, sesampainya disana ia mengamati tempat itu dari kejauhan dalam pandangannya sendiri, tempat itu diselimuti aura merah yang misterus. Danny dapat merasakan dengan adanya ribuan iblis disana, namun meskipun ia tidak mengerti dengan yang terjadi suara hatinya tetap bersikeras ia harus menyelamatkan seorang pria yang tengah ditahan iblis itu.
-------------
Victoria yang tengah keluar dari markasnya itu sedang melapor ke markas pusat iblis, jadi yang hanya ada disana adalah beberapa iblis tingkat menengah dan ribuan iblis tingkat bawah.
----------
Danny tiba-tiba merasakan ada perubahan dalam dirinya, ia merasa seperti memendam sesuatu yang besar, layaknya kekuatannya sudah berada dipuncak siap untuk dilepaskan.
Danny seringkali membuat jurus ciptaanya sendiri ketika berada langsung dimedan tempur, kadang kekuatan anehnya itu dapat digunakan dan juga tidak dapat digunakan.
Kali ini dengan rasa percaya diri yang amat besar. Rasa takutnya pada ras iblis itu ditelan habis oleh kekuatan yang mengucur keluar dari dalam tubuh Danny.
Ketika ia sampai dimulut gua, para iblis menyadari adanya penyusup yang berbahaya tengah memasuki markas mereka, Danny pun langsung diserbu oleh mereka seketika.
Danny melihat para iblis itu bergerak begitu lambat, langsung berlari kearah mereka dan menubruk setiap iblis yang ada. Pancaran cahaya keluar dari tubuh Danny, cahaya yang mengikuti arah kemana ia pergi. Bahkan para iblis pun tidak bisa melihat pergerakannya.
Setelah para iblis terpental Danny segera menuju sumber aura kehidupan yang samar-samar itu, didapatinya jeruji besi yang amat besar yang terpasang diantara kedua sisi gua. Didalamnya ia melihat seorang pria yang tengah dirantai tangan dan kakinya wajah pria tersebut telah dilumuri dengan darah.
Melihat hal itu Danny memegang jeruji besi itu pancaran kilat memancar dari tangannya, ternyata jeruji besi ini juga diberi sihir agar tidak ada seorangpun yang dapat membukanya.
Namun Danny tidak merasakan kesakitan dari efek sihir tersebut, ia hanya merasakan sensasi digigit semut Danny menambah kekuatan sihirnya dan Jeruji Besi itupun hancur seketika karena tidak mampu menahan begitu besarmya kekuatan Danny.
Perlahan ia mulai mendekati pria itu dan mendengarnya bergumam.
"Ku...bu...nuh...kau"
"Pas...ti...ku....bu....nuh..."
Danny melihat kearah sisi lain ia melihat seorang pria yang telah berubah menjadi ungu perawakannya begitu mengenaskan, ia dikoyak kekuatan besar yang menghancurkannya dari dalam.
Namun dalam penglihatan Danny pria tersebut belum mati, hanya saja energi kehidupannya diambil oleh sihir asing yang tengah berkuasa dalam tubuh pria tersebut
Danny segera memutuskan rantai pada kedua lengan dan kaki pria itu, meskipun dipasang sihir juga, Danny tidak kesulitan dalam melepasnya.
Pria tersebut sadar dan bertanya kepadanya
"Si...apa kau...?"
__ADS_1
"Aku Danny..."
"Aku akan menyelamatkanmu dari sini..."
Pria itu melihat kearah pria lain yang tengah tertunduk tak berdaya
"Ti...tidak...usah"
"...Tinggalkan...saja...aku..sendiri"
"Aku...ingin...bersama...dengan...adikku"
"Kau... harus ikut denganku..."
"**HEY! TAHU APA KAU TENTANG KAMI?!"
"KAMI HANYA PRAJURIT KERAJAAN SELATAN YANG DISANDERA IBLIS!!"
"AKU TELAH GAGAL MENJALANKAN MISI INI**..."
" Dan juga....melindungi...adikku"
Pria tersebut terisak setelah suara keras itu keluar dari mulutnya
"Aku...Mungkin bisa mengembalikan adikmu.."
"?!"
"A..apa?!"
"Apakah itu.. benar?!'
Danny mengangguk
Lalu ia pergi ke sisi lain dimana pria itu masih di rantai, setelah ia melepaskannya ia menyuruh pria itu menggendong adiknya tersebut.
"Kita akan segera memulihkannya..."
"Tapi bukan disini"
"Kita harus segera keluar dari sini"
Pria tersebut mengangguk dan mengikuti Danny berlari.
Ketika mereka sedang berlari mereka dihadang segerombolan besar iblis yang menatap mereka dengan tajam.
"Ki...kita pasti mati!!"
"Tunggulah disini..."
__ADS_1
Danny memfokuskan energi sihir yang berlimpah itu ke seluruh tubuhnya, pancaran kilat putih menyelimuti tubuhnya, matanya kini terlihat tebih terang. Karena ia tidak membawa perlengkapan apapun seperti pedang atau zirah, Danny harus melawan mereka dengan tangan kosong.
Danny melesat kedepan dengan cepat meninggalkan hempasan yang begitu kuat, ia memukul para iblis itu, hanya dengan hempasannya saja tubuh para iblis ini tidak dapat bertahan, banyak dari mereka kepalanya dan tubuhnya hancur karena serangan Danny.
Yang berada dalam penglihatan pria itu hanyalah sekelebat cahaya yang terus menerus menggempur gerombolan iblis itu.
"He-hebat..." Komentar pria tersebut
Dan para iblis mulai berjatuhan, kini yang ada hanyalah damparan iblis yang telah dikalahkan oleh Danny.
"Ayo kita pergi!"
Pria tersebut mengikuti Danny, selagi melewati mayat para iblis itu ternyata ada tangan iblis yang masing hidup menggenggam kaki pria tersebut.
"Aaa!!"
Danny sontak melepaskan energi sihirnya dari jauh dan tangan iblis itupun hancur seketika.
Mereka masih berlari untuk menermukan jalan keluar namun yang menunggu mereka ialah beberapa iblis raksasa yang tengah menjaga pintu keluar mereka.
"Kalian...tidak...dapat keluar....dari....sini"
Pria tersebut kaget karena mendengar makhluk besar itu bisa berbicara.
Danny menengadahkan tangannya kedepan, muncullah energi cahaya suci yang bersinar terang dari kedua tangannya itu.
"K-kau?!
"Bisa... menggunakan... energi suci?!"
Iblis besar itu segera hendak menyerang Danny, Dannypun melepaskan serangan cahayanya itu.
Ketika cahaya itu mengenainya pertahanan sihir iblis raksasa seketika hancur dan kulit mereka termakan oleh energi suci milik Danny.
Para iblis raksasapun seketika lenyap oleh cahaya itu tanpa memberikan perlawanan sedikitpun pada Danny.
Setelah mereka bertiga keluar, Danny memutuskan untuk menghancurkan markas iblis tersebut.
Pria itu hanya melihat bahwa mereka keluar dari semacam portal, karena ia sama sekali tidak melihat apapun disana apalagi sebuah gua.
Kekuatan deras kembali mengucuri tubuh Danny dan iapun menggunakan sihir bola api besar untuk menghancurkan markas iblis tersebut.
Hantamannya sangat kuat sehingga gua itupun hancur dan rusak parah, tidak ada iblis yang tersisa disana.
Danny tersungkur karena kelelahan
"H-hey.... kau tak apa-apa?"
Lingkaran sihir yang membawa Danny itu kembali dan kali ini mereka bertiga yang masuk kedalamnya.
__ADS_1
***