
Danny menundukkan kepalanya dan melihat ke depan dengan tajam, sementara tubuhnya mulai dipenuhi aura lima batu permata mulia sekaligus.
“Belum cukup,” gumamnya, di waktu yang sangat singkat sorot matanya berubah jadi terang sekali.
BUAMMMMM!
HUHSSSSS!
Ledakan energi yang hebat, bahkan di ruang hampa kosong ini mereka sudah diluar batas!
Tempat legenda seperti ruang hampa pun tidak berkutik menahan kekuatan raja iblis dan Danny. Mereka sudah melanggar hukum alam yang ada di tempat ini!
Tidak terbayang bagaimana ceritanya jika mereka bertarung di tempat lain, sudah pasti bukan kehancuran masif lagi, tapi super-masif!
Sophia menyilangkan tangan ke depan, ia tidak bisa melihat apapun selain cahaya terang dan kegelapan yang hebat saling beradu satu sama lain! Ini pertarungan yang tidak masuk akal.
‘U- untuk apa aku di sini?’ Sophia malah sadar diri, ia tidak bisa berbuat lebih jauh dan hanya jadi saksi akan pertarungan hebat ini.
Kekuatan batu permata mulia terpancar kuat sekali bersamaan dengan kekuatan suci beradu dengan kekuatan gelap utama sang raja iblis.
HUSSSHH!
Hempasan udara masih tercipta, sementara Danny dan Archifer sendiri berada di posisi orang sumo. Mereka berusaha menjatuhkan satu sama lain.
‘Kekuatan suci ini!’ Archifer bisa merasakan nostalgia parah, rasanya kembali ke masa lalu ketika membinasakan ras lain.
KREEET!
Kepalan tangan mereka beradu, sementara itu hempasan angin dan energi makin mengikis habis dimensi ruang hampa.
‘Ini buruk.’ Danny melihat ke sekitarnya dan memang ruang hampa kosong bisa hancur sewaktu-waktu.
__ADS_1
Tes.
Lagi-lagi darah segar menetes dari kepalan tangan Danny yang sedang beradu. Kalau boleh jujur memang rasanya tidak karuan.
Remasan tangan raja iblis bukan main! Lebih kuat dari yang Danny duga, dia seolah menahan kekuatannya, padahal bisa saja meremukkan tangan lawannya dengan cepat.
‘Aura sucinya.’ Archifer mengeluhkan aura suci yang kini terpancar dari musuhnya.
Sangat merepotkan, aura suci itu menetralkan setiap aura gelap yang ia kerahkan, yang jadinya kekuatan gelap utamanya menurun kekuatannya.
Setiap potongan ingatan soal aura suci terbesit dikepalanya, tidak bisa dipungkiri Archifer memang punya pengalaman buruk dengan energi itu.
Sampai-sampai harus mengorbankan kehormatannya dihadapan abdi-abdi setianya dengan setuju perjanjian dengan ras malaikat.
Semua itu demi momen saat ini! Mau bagaimanapun juga yang mampu bersanding dengan kekuatan gelap hanyalah energi suci!
Yang tidak dimiliki oleh siapapun selain pemuda ini! Seberapa jauh dia bisa mengendalikan kekuatan langit itu!?
Benar saja suara tulang yang diremukkan terdengar, darah makin banyak keluar dari tangan pemuda itu, mudah sekali sang raja iblis meremukkan tangan seseorang.
Padahal Danny sudah mengerahkan kekuatan lima batu permata mulia sekaligus energi suci yang baru bangkit, apa itu belum cukup untuk menghadapi raja iblis ini?
‘Sudah tidak sakit sama sekali.’ Ekspresi tajam Danny tidak berubah sama sekali. Bahkan ketika kedua tangannya diremas layaknya kertas rapuh begini.
Padahal biasanya ia merasakan kesakitan yang luar biasa bahkan sampai harus ‘mati’. Namun kenapa ia tidak merasakan apapun?
Apa artinya ia sudah terbiasa dengan rasa sakit dan kebal terhadapnya? Danny sendiri tidak yakin.
Semakin kuat musuhnya, semakin tumpul juga perasaannya.
Meski Danny sudah lihat bagaimana keadaannya, namun ia tetap tidak peduli.
__ADS_1
Ia tidak panik dan berusaha melepaskan diri, sebaliknya, ia terlihat tenang meski keadaannya tidak bagus.
Kalau begini tentu saja jadi keuntungan sang raja iblis! Ia bisa memanfaatkan momentum ini dan mengalahkan Danny dengan cepat!
‘Bagus! Mau kekuatan suci atau leluhur ras apapun, tidak akan bisa menandingi kekuatanku!’ batin Archifer dengan bangga. Ia puas melihat kekuatan gelapnya menunjukan taringnya.
Tidak ada yang bisa bertahan dari kekuatan gelap puncak miliknya! Tidak ada yang bisa menandingi kekuatan sang raja iblis sendiri!
Tak lama lagi tidak hanya kepalan tangannya yang hancur, tapi seluruh tubuhnya juga! Dengan begitu ras malaikat akan menyesal meremehkan ras iblis!
“Hmh.” Danny mendengus pelan, sementara Archifer sadar dan terus berupaya menghancurkan lawannya itu
KRREETTTT!
Makin banyak suara tulang yang terdengar! Ini tidak bagus! Danny benar-benar bisa hancur di tangan raja iblis!
‘Kenapa dia?’ Archifer tidak paham jalan pikiran pemuda ini. Kenapa bisa-bisanya dia menatapnya tajam begitu? Apa dia tidak takut mati!?
Sret.
Danny malah tersenyum. Ia malah senang tidak merasakan apa-apa, lagipula jikalau ia merasakan sakitpun, tetap saja tidak mengubah situasi yang ada.
Kenyataan sang raja iblis ini menguncinya dan tidak hendak menghancurkannya adalah fakta. Jadi tidak perlu dipusingkan juga sih.
SSSHHH!
‘Kalau masih tidak cukup….’ Danny memfokuskan kekuatan batu permata mulia sekaligus energi suci, mengalirkannya dengan cepat pada sang raja iblis!
‘Kalau aku tidak bisa mengalahkannya….’
“!?” Archifer merubah raut wajahnya lagi! Momen langka lagi!
__ADS_1
“MARI KALAH BERSAMA!?” Danny tersenyum lebar, Ekpresinya begitu puas seolah menunjukkan kebahagiaan yang besar, padahal kenyataannya benar-benar sebaliknya.