Menuju Tak Terkalahkan

Menuju Tak Terkalahkan
Act 564: Aku Menang


__ADS_3

‘Jadi ini alasanmu membencinya?’ Pemuda itu terlihat simpati.


Raven terdiam, yah ia tak menyangka nobar kilas balik hidupnya, tapi yah tak ada yang bisa disembunyikan lagi sih.


‘Aku tak ingin dia menyakiti lebih banyak orang lagi.’ Raven terdengar lemah, pada kenyataannya ia sudah cukup kenyang diperlakukan begitu dan pada akhirnya kabur juga sih.


Entah alasannya demi menjadi penerusnya atau apalah. Raven tidak mengerti.


‘Tidak mau jadi raja iblis selanjutnya?’ Danny terdengar penasaran.


‘Eh?’ Pemuda ini bisa melihat apa yang ada dipikirannya yah!?


Raven mengeleng. ‘Aku ingin semuanya hidup damai.’


Sebuah keinginan yang indah dan realistis, tapi sayangnya mewujudkannya bukanlah perkara mudah.


‘Kalau raja iblis itu pergi, dengan begitu tak ada lagi kesedihan dan kesengsaraan yang dibuatnya.’ Raven mulai terbuka.


‘Kalau begitu kenapa tidak kalahkan dia saja?’ Dannya tersenyum kecil.


‘Tapi aku sudah kalah.’ Raven tertunduk, tersenyum kecil juga.


Dan ia melihat Danny juga, yang itu berarti….


‘Kita belum kalah.’ Suara pemuda itu terdengar berbeda, terasa kuat.


Raven tetap tertunduk, ia senang mendengar perkataan semangat begitu, tapi kenyataannya adalah kenyaataan….


Ia sudah….


PATS!


Raven membuka matanya. Seketika itu juga ia dipenuhi kekuatan, ia pun berdiri.


Raven melihat keadaan tubunhnya, ia merasakan kekuatan Danny yang masih bereaksi padanya. Ia bisa terbebas dari tekanan mental brutal!

__ADS_1


Raven melihat ke depan, sementara tak ada yang terlihat kecuali kegelapan dan satu sinar kecil jauh di depan sana.


Di titik itulah ia tahu, ia masih bertaha dari serangan pamungkas raja iblis.


‘Danny….’ Raven terdiam, seberapa besar rasa percaya dia padanya? Kenapa ditengah pertarungan dia pun masih memikirkannya?


Raven menutup matanya, alisnya turun tajam, ia akan melakukan apa yang ia bisa, dan satu-satunya yang ia bisa!


***


Dimensi Neraku tak kuat dengan kekuatan gelap sebesar ini, yang akhirnya mengubah tempat ini jadi gelap dan suram, mereka melayang di sini.


“….” Archifer terdiam, bahkan dimensi pun tak kuat menahan kekuatannya, tapi kenapa malah pemuda ini masih saja bisa bertahan?


“KENAPA KAU BEGITU KUAT!?” Archifer marah brutal, menunjukkan sisi tersembunyi pemimpin ras iblis.


Danny dengan kekuatan sucinya menangkat tangannya ke depan, tubuhnya bercahaya.


“Kami akan menghentikanmu Archifer.” Danny tetap memasang raut wajah percaya dirinya.


“TIDAK MUNGKIN AKU KALAAH GRRRYYAAAAHHHHHH!”


BUUUUUUUMMMMMMNMNMNMNN!


Getaran tak masuk akal pun terjadi, namun tidak peduli berapa tergoncangnya tempat ini pun, Danny tetap tak terpengaruh. Pedang super duper besar itu tak mampu menghantamnya sepenuhnya.


“Kau salah Archifer.”


SYUT!


“MAAF AKU TELAT!” Tiba-tiba gadis cantik serba hitam datang disebelah pemuda itu.


“Raven?” Archifer terdiam tak percaya.


“Kami akan mengalahkahmu.” Liu menunjuk ke depan dengan sorot mata serius.

__ADS_1


“….” Archifer terdiam, ini jauh diluar dugaan, kenapa putrinya bisa datang ke sini!?


“Archifer, kau sudah berakhir!” Raven menunjuk ke depan juga. Ia menunjukkan raut wajah super serius, tak main-main!


“….” Di saat semuanya ia pikir berakhir, lagi-lagi ia dikejutkan. Archifer terdiam, kesabarannya sudah dipucuk, dan ia agaknya tak bisa lagi menahan dirinya.


Liu dan Raven berpengangan tangan, sementara pedang besar terus menekan mereka dari atas.


“AKU TIDAK AKAN KALAAAH!”


BDDDUUMMMM!


Archifer mengeluarkan kekuatan yang tak masuk akal, ia tak peduli akan apapun, bahkan sekalipun putrinya sendiri, ia bisa mengangkat siapapun jadi penerusnya!


“GYYRAAAAAHHHHHH!” Suara yang memekakan telinga pun terdengar, benar-benar suara dedikasi yang hebat.


SRING!


Danny tersenyum kecil, Raven membuka matanya dan hembusan kekuatan diluar nalar pun tercipta!


HUHS!


Danny dan Raven meloncat ke atas bersamaan, mengarah pada pedang gelap berkekuatan besar itu.


“HM!?” Archifer tersenyum, akhirnya mereka menyerahkan nyawa juga!


“SADARLAH DAN TUNDUKLAH DIBAWAH KEKUASAANKU!” Archifer mengangkat kedua tangannya. Akhirnya inilah kemenangannya!


Pedang kekuatan gelapnya adalahyang terhebat! Tidak ada yang menunggu mereka selain kehancuran!


HUSSH!


Raven dan Danny tetap melesat, menghadapi kehancuran yang ada di depan mata.


DDDDBBUMMMMMMMM!

__ADS_1


__ADS_2