Menuju Tak Terkalahkan

Menuju Tak Terkalahkan
Act 365: Bantuan Yang Sangat Membantu


__ADS_3

"Kau bisa berhenti bersembunyi dibalik pohon itu Danny."


"?!" Danny tidak menyangka Tuan Housen dapat melihat pergerakan cepatnya itu, ia kira dapat membuat gurunya kebingungan karena pergerakannya itu, namun ternyata tidak bisa dan tidak berhasil.


Seperti sebelumnya ketika durasi peminjaman kekuatan batu permata mulia kecepatan ini berakhir, kondisi Danny kembali membaik bahkan rasa lelahnya lenyap seperti ditelan bumi, ia merasa kembali lagi bersemangat.


Pada akhirnya Danny keluar dari balik pohon dan kemudian berjalan kembali menghampiri Tuan Housen yang sedang berdiri di sana.


"Tuan bisa mengetahui keberadaan saya?" Danny ingin mengetahui alasan mengapa gurunya itu bisa mengetahui lokasinya yang memang seharusnya ia bergerak dengan sangat cepat itu.


Tuan Housen tersenyum kecil, sedang kalau diperhatikan lebih jelas lagi, bola mata kuningnya sedikit bercahaya yang Danny sendiri tidak tahu pasti apakah memang mata gurunya ini mengeluarkan cahaya semacam itu?


"Aku juga menggunakan kekuatan batu permata mulia kecepatan ini, untuk mengimbangi bagaimana kau bergerak dalam kecepatan ini Danny." Tuan Housen membeberkan alasan mengapa tadi ia bisa melihat dan mengetahui keberadaan Danny tadi.

__ADS_1


Danny akhirnya sadar mana mungkin seorang yang meminjamkan kekuatan kecepatan padanya tidak mampu melihat seorang yang dipinjamkan kekuatan olehnya?


Yang memang hanya sebagian kecil dari kekuatan yang telah dipinjamkan olehnya, tentu saja Tuan Housen lebih berpengalaman dan kuat menguasai kekuatan batu permata mulia kecepatan ini, trik Danny yang tadi berharap tidak diketahui harus berakhir dengan rasa sedikit malu.


"Ah, benar juga haha." Danny tertawa sembari menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Aku bisa melihatmu karena memang memakai kekuatan yang sama denganmu Danny, jika saja orang lain yang melihatmu saat ini, tentu saja mereka tidak bisa melihat pergerakanmu yang cepat itu." Tuan Housen mengakui pergerakan Danny tadi memang sungguhlah cepat dan tidak bisa dilihat oleh mata telanjang, salah satu cara untuk melihatnya yaitu melalui kekuatan batu permata mulia yang sama.


"Atau jika ada orang atau makhluk yang lebih kuat darimu, kemungkinan pergerakanmu untuk terlihat masih tetap ada." Tuan Housen mengatakan ini, kemungkinan untuk diketahui pergerakannya meskipun telah bergerak cepat masih ada, jadinya kekuatan kecepatan tidak benar-benar membuat seseorang menjadi tidak terlihat sama sekali.


"Tapi ini sudah cukup bagus Danny, sebelumnya kau hanya bisa bertahan dua menit saja, dan itu pun batasan tubuhmu yang sesungguhnya, namun ketika kau menggunakan kekuatan batu permata mulia yang berada dalam tubuhmu, kau bahkan mampu untuk melewati sesi yang telah kutentukan, kau mampu bertahan lima menit." Tuan Housen memberikan pernyataan yang bagus pada Danny, sebagai pembimbingnya ia merasa banyak potensi yang bisa digali dari anak muda ini.


Nasihatnya yang telah disampaikannya dapat diterapkan dengan baik tadi, anak muda ini dapat mengontrol kekuatan batu permata mulia untuk membantunya mengatasi situasi di mana ia mendapat pinjaman kekuatan batu permata yang baru itu.

__ADS_1


Dan hasilnya sungguh baik, lima menit yang ditetapkannya bagi anak muridnya ini adalah waktu yang sebenarnya tidak terlalu mudah bilamana pemuda itu tidak bisa mengontrol kekuatan batu permata mulia yang telah dipegangnya itu.


Tuan Housen tidak begitu mempermasalahkan akan seberapa jauh pemuda ini bisa menguasai kekuatan batu permata mulia ini, karena sesuai apa yang telah diketahuinya dulu bahwa memang akan ada seorang yang memegang kelima batu permata mulia ini secara sekaligus, yang saat ini orang itu sedang belajar darinya.


Saat ini yang paling penting adalah bagaimana anak muda ini bisa mengontrol setiap kekuatan batu permata mulia yang ada pada dirinya, dan itu adalah kuncinya, jika ia bisa mengendalikan setiap kekuatan permata mulia ini maka semuanya akan baik-baik saja terlepas dari begitu besarnya kekuatan batu permata mulia ini.


Metode latihan seperti ini yang sekiranya cocok dengan pemuda ini, Tuan Housen menyangka ini akan butuh waktu yang lama, namun ternyata dugaannya tidak tepat, anak muda ini bisa cepat memahami apa yang harusnya dilakukan saat menjalankan latihannya itu.


Dengan bantuan ke-dua batu permata mulia yang lain yang akan membantunya untuk beradaptasi dengan cepat dengan kekuatan batu permata mulia kecepatan ini.


"Kerja bagus Danny, kau boleh beristirahat, kita mulai lagi dalam tiga puluh menit ke depan." Tuan Housen meninggalkan Danny di area hijau sendirian memberinya waktu untuk meregangkan badan dan juga membersihkan pikirannya.


Danny akhirnya merebahkan tubuhnya di atas rerumputan hijau yang sangat hijau dan mengkilau itu, terlihat bersih dan enak sekali dipandang mata.

__ADS_1


Hilir angin sejuk kembali menerpa pemuda yang tengah rebah meregangkan badannya sambil menatap langit itu, ia melihat langit yang begitu biru dan cerah sebuah pemandangan indah yang sederhana namun terlihat begitu menawan.


__ADS_2