
Thor segera beranjak dan hendak memasuki bangunan yang cukup besar itu, ada penjaga yang tengah berjaga di pintu masuk bangunan itu.
"Selamat siang Tuan ... saya hendak masuk untuk menjenguk kenalan saya ...."
"Silahkan masuk Tuan," ucap penjaga yang ia temui itu dengan ramah.
Thor akhirnya memasuki bangunan itu, nampak penjaga di tempat ini tidak begitu tegas dan menakutkan seperti yang seharusnya dibayangkan ketika seseorang bertugas mengawasi bangunan yang difungsikan sebagai penjara.
Ia masuk ke dalam tidak banyak hal yang bisa dilihat, terkesan sepi dan hanya ada para penjaga dan petugas yang sedang berlalu lalang.
Thor mendekati meja informasi hendak menanyakan di sel mana kenalannya itu di tahan.
Ada Ibu muda yang bertugas di sana melayani Thor yang ingin melakukan kunjungan.
"Oh? Kau akan menjenguk seseorang bernama Kibo? Kalau tidak salah ia adalah penjahat kelas atas, kau butuh izin untuk menjenguknya ...."
Thor menyerahkan surat yang ia minta dari Pak Wakil Kota ini pada Ibu muda itu.
"Baiklah dengan surat ini Tuan diperbolehkan menjenguk seseorang yang tingkat kejahatannya tinggi ...."
Lalu Ibu muda itu memanggil salah seorang petugas penjara untuk mengantarkan Thor pada sel yang ditempati oleh Kibo.
Setelah perjalanan yang cukup memakan waktu dikarenakan jumlah sel yang cukup banyak, akhirnya mereka sampai di tempat di mana Kibo saat ini di tahan.
__ADS_1
Setelah itu, petugas membuka kunci pada pintu sel itu dan seketika itu juga terbukalah pintu itu.
Kibo meminta agar pada petugas agar hanya dia sajalah yang masuk ke sel tersebut dan berbicara dengan tahanan itu, petugas itu menyanggupinya dengan memberi waktu pada Thor agar ia dapat berbicara dengan tahanan itu.
Thor masuk dan kemudian pintu itu ditutup kembali, ia dapat melihat dengan jelas tidak hanya pemimpinnya yang berada di sini tetapi juga seluruh anggota kelompok Alliance Fight's.
Para pria besar di sana masih terpaku diam melihat kedatangan orang asing yang tiba-tiba bergabung ke sel ini, ia tidak mengenalinya sebagai salah satu ksatria suci melainkan mereka hanya melihatnya sebagai seorang pria biasa saja.
Thor kemudian mendekati pemimpin kelompok ini, Kibo yang terlihat tengah duduk bersender di dinding tembok sel itu tertunduk lesu, ia nampak seperti kelelahan dan tertidur.
Namun ia datang ke sel ini bukan untuk melihatnya tidur melainkan untuk berbicara dengannya.
Thor menepuk pundak pria keriting itu berkali-kali, dan setelah beberapa saat akhirnya pria itu terbangun juga.
"K-kau siapa?"
"Aku Thor ... aku datang kemari untuk menemuimu ...."
"Tuan Thor? Apakah benar?"
Thor melepaskan tudung jubahnya yang selama ini ia pakai itu, namun ia belum berbalik badan sehingga para anggota Alliance Fight's yang berada di ruangan ini belum mengetahui identitasnya yang sebenarnya.
Kibo berusaha beranjak dari sandarannya itu. "Be-benar ... anda adalah ... Tuan Thor ...."
__ADS_1
Para anggota Alliance Fight's mendekati Kibo, mereka merasa curiga dengan orang asing yang tengah berbicara dengan pemimpin mereka itu.
Salah satu dari pria besar anggota Alliance Fight's melompat ke atas untuk menyergap Thor dari belakang hendak menyerang kepalanya dengan kepalan tangan besarnya itu.
Tanpa melihat ke belakang Thor bisa merasakan dengan jelas akan adanya serangan menuju ke belakang kepalanya itu, ia hanya menjulurkan tangan kanannya ke belakang untuk menahan serangan pria besar anggota Alliance Fight's itu.
Serangan kejutan yang dilancarkan oleh pria besar itu bukanlah serangan pukulan biasa, serangan fisik anggota Alliance Fight's jauh dari kata biasa.
Pria besar itu hampir sampai untuk memukul pria asing itu, namun serangannya itu meleset hingga harus berakhir di kepalan tangan pria asing itu saja.
Begitu sesaat serangan itu datang Thor lebih dahulu mempersiapkan dirinya.
Mungkin aku bisa mengeluarkan sebagian energi sihirku tanpa diketahui orang banyak.
Sihir penahan: Peredam kekuatan!
Serangan itu berhenti tepat di telapak tangan pria asing itu, reaksinya hanya menimbulkan angin kecil yang berhembus di sekitaran ruangan itu.
Kibo menyadari salah satu dari anggotanya itu malah menyerang orang yang tidak seharusnya di serang.
"A-apa yang kalian lakukan?! Pria ini adalah Tuan Thor!"
"A-apa?"
__ADS_1