Menuju Tak Terkalahkan

Menuju Tak Terkalahkan
Act 247: Kejadian Yang Terjadi


__ADS_3

Anak muda yang di depannya ini sudah terluka terlalu parah pada jaringan tubuhnya sendiri, ini terlihat kerusakan dari dalam yang besar membuatnya kehilangan kesadaran dan akhirnya meninggal dunia.


Arthur dapat melihat dengan jelas dan sekaligus merasakannya bahwa Danny sudah tidak memiliki lagi energi kehidupan yang memang seharusnya dimiliki oleh makhluk yang memiliki kehidupan di dunia ini.


"Danny sudah ... tiada ...." Arthur tidak menduga akan terjadinya hal ini, anak muda yang baru saja ditemuinya itu harus meninggalkan dunia yang seharusnya dia masih punya banyak hal untuk dilakukan di dunia ini.


Vincent kemudian mendekati Danny yang meskipun telah meninggalkan dunia namun penampilannya seperti terlihat tertidur pulas. "He-hei ... kita bahkan belum menghabiskan waktu bersama, mengapa kau pergi secepat ini?"


Brock memperlihatkan kesedihan yang cukup jelas akan kepergian Danny yang mendadak itu, ia masih tidak menyangka anak muda ini cepat sekali meninggalkan dunia ini.


Meskipun Danny telah meninggal, secara keseluruhan ia terlihat hanya seperti tertidur saja, begitulah kelihatannya jika dilihat dari luar.


"Apakah kalian sudah menyadari hal ini?"


Brock dan Vincent mengangguk perlahan bersamaan.


Arthur menduga penyebab Danny harus tiada adalah karena kekuatan yang dia keluarkan terlalu melebihi apa yang mampu ia tampung, dan sebenarnya hal ini cukup aneh juga karena ia memakai kekuatan yang sama sekali tidak sesuai dengan kemampuannya saat ini.


"Penyebab Danny meninggal adalah karena aku yang terlalu menekannya dalam pertarungan, sampai-sampai ia melebihi batas apa yang mampu dikeluarkannya, dan kuakui kekuatan Danny memang besar dan begitu kuat."


"Ia bertarung dengan hebat dengan seluruh yang ia mampu, namun sayangnya risiko yang ditanggungnya terlalu besar hingga mengakibatkan dia kehilangan nyawanya."


Arthur tidak penasaran mengapa Danny bisa mengeluarkan kekuatan yang melebihi batas kemampuannya itu, malah saat ini ia merasa bersalah atas kematian anak muda itu.

__ADS_1


"Aku benar-benar sadar akan kesalahanku saat ini, aku telah berbuat seenaknya dan membuat situasi menjadi makin buruk ...."


"Jika saja pemikiranku sudah berubah dari dulu, Danny tidak seharusnya mengalami hal seperti ini ...."


Wujud simpati Arthur pada anak muda di depannya ini bertumbuh, ia melihat Danny adalah sebagai salah satu yang mengidolakannya dan dia sendiri senang ketika mendengarnya, namun sayangnya ia baru berbicara sedikit hal pada anak muda ini.


Ia tidak tahu banyak soal anak muda ini, namun entah mengapa ada semacam ketertarikan pada anak muda ini, yang sepertinya itu membuatnya menjadi orang yang spesial yang berbeda dengan orang kebanyakan.


Arthur saat ini menghormati Danny yang membela seseorang yang ia percayai bahkan sampai rela kehilangan nyawanya karena tindakannya itu.


Saat ini mata Arthur terbuka dan ia bisa melihat sekitar dengan lebih jelas lagi, ia melihat seorang Danny memiliki keberanian yang tidak dimiliki orang kebanyakan; keberanian untuk membela dan mempertaruhkan apa yang ia percaya.


Meskipun Arthur sudah sadar dengan apa yang dilakukannya itu salah, namun untuk sekali lagi ia tidak dapat kembali ke masa lalu untuk memperbaiki kesalahan yang diperbuatnya itu, ia hanya memiliki kesempatan untuk bertindak hari ini dan pula tindakannya saat ini akan menentukan bagaimana masa depan nantinya.


Dengan kejadian ini, Arthur mendapat dua kepercayaan besar tentang pembelaan kelompok Alliance Fight's yang menegaskan bahwa kelompok ini tidak bersalah, pertama dari sahabatnya sendiri Thor, dan sekarang yang telah mengorbankan nyawanya sendiri demi membela kelompok itu, Danny.


Melihat dari sisi ini sudah tidak terbantahkan lagi, bahwa memang kelompok Alliance Fight's tidak bersalah, Arthur telah mendapat bukti dari kedua orang yang telah memberikan bukti langsung untuknya.


Saat ini Arthur ingin menemui Yizi sekaligus semua anggota kelompok Alliance Fight's yang tersisa sebanyak sepuluh orang itu; ia hendak berbicara pada mereka yang pastinya itu tidak akan mengubah pandangan mereka kepada dirinya dengan instan.


Namun setidaknya Arthur sudah tahu kebenaran yang telah disampaikan padanya itu, ia tidak bisa menepis dan menyangkal sebagaimana ia sebagai seseorang yang telah berbuat banyak kekejian yang telah ia lakukan selama ini, ia bahkan tidak bisa membedakan dirinya dan penjahat sebagaimana umumnya; namun jika memang ia masih punya kesempatan untuk berubah seperti apa yang telah dikatakan sahabatnya sendiri Thor, maka ia berusaha untuk mempercayai hal itu.


Arthur akan menghadapi risiko apapun yang akan ia terima ketika bertemu dengan kelompok yang sebelumnya ia ingin musnahkan itu; ia merasa layak menerima perlakuan apa saja dari pihak kelompok itu asalkan ia diberi kesempatan untuk berbicara.

__ADS_1


Aku harus mencari kelompok Alliance Fight's!


Arthur menundukan badannya dalam, ia memberi hormat pada Danny yang telah meninggal itu; permintaan maaf tidak bisa ia lakukan padanya, ia hanya bisa mendoakan agar Danny bisa tenang di alam sana.


Ksatria suci itu berduka atas kepergian anak muda yang berkharisma dan mempunyai potensi serta kemampuan hebat ini, bahkan tanpa bantuannya ia kemungkinan besar akan kesulitan ketika menghadapi segel yang dipasangkan padanya oleh kelompok Dark Shadow.


Setelah memberikan penghormatan terakhir, Arthur berpikir ia akan mencari di mana orang-orang kelompok Alliance Fight's itu berada dengan tujuan awalnya, berbicara dengan mereka.


Brock dan Vincent tidak menyangka akan melihat Arthur yang seperti ini, mulanya memang ia menyangka sikap Arthur akan sama seperti yang ia tunjukan malam lalu dan oleh sebab itulah mereka merasa ketakutan ketika melihatnya.


Namun ketika mereka berdua melihat Arthur yang saat ini bersama mereka, mereka melihat air muka Arthur yang tadinya penuh ambisi dan pandangan yang begitu tajam seperti tak kenal ampun, namun mereka melihat ada yang berbeda dari sang ksatria suci itu kali ini.


Mereka melihat air muka Arthur yang mengerikan dan menakutkan kini berubah menjadi penuh perhatian, raut matanya pun menunjukkan belas kasihan dan kesedihan yang cukup dalam yang memang tidak apa mereka ketahui penyebab apa yang mengakibatkan perubahan Arthur yang drastis ini.


Maka dari itu Brock dan Vincent dapat menaruh kepercayaan pada sang ksatria suci itu, bahwa memang dia sudah berubah dan dia tidak lagi menjadi seseorang yang menakutkan dan pula dengan ambisi yang berlebihan dan tidak terhentikan itu.


Ketika mereka bertiga tengah memerhatikan Danny yang sudah tidak bernyawa itu, mereka dikagetkan dengan suara-suara seperti orang mendekati dari balik semak-semak dan pohon itu.


Seketika itu juga Arthur bersiaga begitupula dengan dua orang yang sedang bersamanya ini, mereka bertiga bersiap-siap bilamana akan ada sesuatu yang berbahaya muncul.


Tak lama kemudian ada sekelebat bayangan orang yang muncul ke arah mereka bertiga saat ini, dan sekelebat bayangan itu mulai terlihat jelas, sekelompok orang tengah berjalan ke arah mereka saat ini.


Dan seketika itu juga Arthur tahu bahwa ternyata segerombolan orang-orang yang datang ke arah mereka saat ini bukanlah orang asing melainkan orang-orang kelompok Alliance Fight's.

__ADS_1


__ADS_2