
Padahal Patricia sudah mendekat dengan harapan ia akan mengetahui sesuatu tentang mengapa Danny bisa berlaku aneh seperti ini, namun ketika ia cukup dekat dengannya, keanehan lain yang tidak bisa dijelaskan malah terjadi dan makin membuatnya bingung akan kondisi temannya itu.
Ia melihat luka pada dada bagian tengah temannya itu secara tiba-tiba, padahal tidak ada serangan apapun yang mengenainya, namun mengapa dia mengalami luka dengan tiba-tiba di tengah keberdiaman dia itu?
Patricia yang kemudian mundur sedikit melihat juga luka yang sama pada punggung Danny, secara sederhananya luka yang dialami Danny itu muncul dari dada menembus sampai bagian punggungnya.
Darah mengalir semakin lama semakin deras, Patricia yang masih kebingungan tidak dapat berbuat apa-apa saat ini, dan kemudian ia tersadar bahwa peringatan Tuan Vincent padanya adalah benar dan tidak seharusnya ia maju gegabah, seketika itu juga setelah ia melihat keanehan lain ia bergegas untuk membalikkan badannya untuk menjauh dari rumah itu.
Namun ketika ia mencoba berbalik, ia merasa tubuhnya kaku dan tidak bisa digerakkan lagi, seberapa pun ia berusaha untuk menggerakkan tubuhnya, maka semakin tidak bisa bergerak juga tubuhnya.
"Patricia!" Vincent yang melihat Patricia telah melihat Danny merasa bahwa alasan gadis itu tidak segera kembali adalah hal yang ditakutkannya pada awal tadi.
"Apa yang terjadi dengannya?" Vincent mulai berpikir bahwa memang Patricia akhirnya harus terkena keanehan yang disebabkan oleh rumah ini.
A-ada apa ini?! Mengapa aku tidak bisa bergerak?! Bahkan hanya dengan mendekatinya aku bisa terkena efek dari rumah ini?! Padahal aku hanya melihat wajah dan kondisi tubuhnya, tidak sampai benar-benar dekat dengannya namun mengapa aku tidak bisa menjauh kembali dari sini?!
Patricia sudah berusaha untuk menggerakkan badannya sebisanya, namun semua yang ia lakukan itu tidak ada gunanya bahkan untuk menggerakkan satu jari saja ia tidak memiliki kekuatan untuk melakukannya.
__ADS_1
A-aku akan sama seperti Danny?! Padahal kukira aku bisa mengorek sedikit informasi tentang apa yang terjadi di sini, namun bukannya melakukan itu aku malah menjadi sasaran empuk musuh, ba-bagaimana ini?!
Patricia akhirnya tahu ia memang benar-benar tidak bisa menggerakkan badannya saat ini, dan ada hal yang dapat ia petik dari kejadian ini bahwa memang mendekati rumah ini saja sudah merupakan suatu kesalahan yang besar.
A-aku tidak bisa melakukan apapun untuk memberi peringatan pada Tuan Vincent dan Tuan Brock! Aku tahu aku telah mengabaikan perintahnya yang pada akhirnya terjadi hal seperti ini padaku.
Ti-tidak! Karena aku sudah masuk ke jebakan ini aku pasti bertindak aneh dengan tidak bergerak sedikitpun, seharusnya mereka berdua bisa langsung tahu kalau keadaanku sudah seperti ini.
Patricia mendapat firasat bahwa dengan tindakan yang tiba-tiba anehnya itu dengan tidak bergerak, tindakannya itu pasti berbicara dengan keras pada mereka berdua, maka dari itu ia hanya bisa berharap mereka langsung tahu keadaannya saat ini.
Brock akhirnya tahu pasti mengapa Patricia hanya diam saja setelah melihat Danny di sana, padahal sebelumnya ia nampak baik-baik saja namun setelah beberapa saat selanjutnya, hal aneh yaitu diam-diam saja akhirnya menguasai gadis itu.
Vincent pun tidak berbeda dari Brock, ia memikirkan hal yang sama bahkan dari awal sebelum Patricia memaksakan diri agar ia bisa melihat Danny dari dekat; ia berpendapat bahwa musuh ini tidak membiarkan siapapun mendekati rumah ini, atau jika memaksa maka hal yang dialami Patricia akan dialaminya ataupun Brock.
Brock mendekati Vincent yang berada di depannya sedikit. "Sepertinya peringatan awalmu ini terjadi pada Patricia."
Vincent masih serius di sana tidak hanya melihat Danny yang diam saja namun tiba-tiba terluka, ia juga melihat Patricia yang harus terjebak pula dengan usahanya untuk mendekati Danny itu.
__ADS_1
"Aku pikir Patricia telah memberikan kita gambaran jelas, kira harus menjaga jarak dari rumah itu agar tetap bisa aman." Vincent berusaha mencari hal positif yang dapat ditemukannya dibanding dengan menyalahkan siapapun saat ini.
Memang sebenarnya Vincent juga tidak tega bilamana gadis sepertinya harus terjebak oleh kekuatan misterius rumah kecil usang ini dan yang pada akhirnya membahayakan keselamatannya sendiri.
Namun keputusan yang diambilnya adalah dari dalam hatinya sendiri, seharusnya ia juga sudah siap menanggung semua risiko yang bisa terjadi padanya, jadinya Vincent dan Brock tidak terlalu merasa bersalah karena tidak melindunginya tadi.
"Apa yang akan kita lakukan Vincent? Hari sudah makin gelap dan kini ada dua orang yang terkena efek aneh dari rumah usang ini, dan kita belum tahu apapun soal rumah ini, apa rencanamu selanjutnya Vincent?"
Vincent menggelengkan kepalanya sendiri, ia tidak punya ide atau apapun yang sekiranya bisa membuat keadaan lebih tenang saat ini, ia saat ini malah merasa ancaman yang serius yang tidak diketahuinya itu akan mengincarnya dan juga Brock, hanya tinggal masalah waktu saja.
"Entahlah Brock, aku tidak tahu apapun soal keadaan seperti ini, penglihatan dan perasaanku yang aneh mengenai keberadaan rumah ini menguat dan rasanya kekuatan mistis yang telah mempengaruhi Danny dan Patricia akan terus menguat dan pada akhirnya kita yang akan menjadi sasaran berikutnya."
Mendengar Vincent yang menjawab dengan nada tidak berkepastian dan ragu-ragu ini membuat pria besar itu tidak bisa santai lagi, memang ia juga setuju akan fakta bahwa kekuatan aneh yang ada pada rumah itu tidak hanya akan mengincar Danny dan Patricia saja, ada kemungkinan lain bilamana dia dan Vincent yang kemudian harus terkena keanehan yang ada pada rumah itu.
"Aku tidak bisa menyangkalmu Vincent, tapi apa kau yakin kita hanya akan diam saja di sini tanpa melakukan apapun?"
"Diam saja tanpa melakukan apapun? Memangnya apa yang bisa kita lakukan saat ini? Apa kita akan membuatnya jadi lebih mudah dengan menyerahkan keselamatan kita dengan mendekati rumah itu? Apakah kau ingin melakukan hal seperti itu Brock?" Vincent tidak main-main saat ini, ia tahu dia tidak tahu apa-apa soal rumah ini dan keanehan yang ada di sana, namun dengan keadaannya yang seperti itu bertindak gegabah, apakah hal itu yang paling baik untuk dilakukan saat ini?
__ADS_1
"Apa kau penasaran dan ingin mendekati rumah itu Brock? Apa itu yang kau maksud dengan 'melakukan sesuatu'? Kau seharusnya tahu Brock, kita tidak bisa melakukan apapun untuk mereka berdua, mereka berdua sudah mengambil jalannya masing-masing dengan bertindak gegabah, apa kau pikir aku tidak peduli pada mereka yang saat ini bertindak seperti itu? Maka jawabanku adalah ya ... aku tidak akan memberi musuh keuntungan lagi dengan tindakanku selanjutnya." Vincent terlihat menunjukkan ketegasannya pada Brock saat ini, jika memang tidak ada yang bisa dilakukan maka ia berkata begitu, dan karena ini menyangkut keselamatan maka tidak bertindak gegabah adalah hal dasar yang bisa dilakukan oleh siapapun juga.