
Saat ini pemilik penginapan ini tengah berusaha untuk mengingat kembali sebagian informasi tentang makhluk merah misterius itu.
"Ah! Saya ingat tuan, satu hal lagi yang belum saya sampaikan tentang makhluk merah itu," ujar pemilik penginapan memecah keheningan karena sedari tadi ia mengambil waktu untuk mengingat hal ini.
"Apakah itu?" Lamunan Kibo buyar ketika pemilik penginapan telah mengeluarkan kata-katanya.
"Bentuknya, bentuk dari makhluk itu tuan ...."
"Bentuk? Bukankah mereka tidak berbentuk seperti manusia?" Kibo mulai kebingungan saat ini.
Malah saat ini ia berpikir bagaimana wujud makhluk itu, sudah jelas bahwa wujudnya tidak seperti manusia, segala jenis bentuk ia pikirkan, mulai dari binatang, tumbuhan dan apapun, karena memang wujudnya tidak sama dengan manusia itu berarti wujudnya bisa berbentuk apapun juga.
"Mungkinkah mereka terlihat seperti benda? Atau binatang?" tanya Kibo kebingungan.
Pemilik penginapan menggelengkan kepalanya, tanda menolak pertanyaan sekaligus pernyataan Kibo.
__ADS_1
"Kurasa bukan tuan, dari yang saya ingat bukan seperti itu, melainkan bentuk makhluk merah itu terlihat beragam bentuknya ...."
"Hah?!"
Kibo malah semakin kebingungan mendengar pernyataan dari pemilik penginapan, setelah keanehan dengan bagaimana rupa makhluk merah itu sekarang ia di kejutkan dengan beraneka ragam bentuk makhluk itu.
"Bi-bisakah tuan jelaskan dengan lebih rinci?"
"Sederhananya adalah saya pernah melihat bentuk makhluk merah ini, tinggi besar dan sekujur tubuhnya nampak bercorak merah juga, ada beberapa di antara mereka yang bertanduk besar, terkadang dulu saya mengamati makhluk merah itu ketika ia muncul malam hari menggunakan teropong," jelas pemilik penginapan.
Setelah mendengar penjelasan dari pemilik penginapan, Kibo akhirnya bisa mendapatkan sedikit gambaran betapa beragamnya makhluk misterius ini.
"Apakah tidak ada semacam pelaporan ke pihak kerajaan barat tentang kejadian ini?"
"Tidak tuan, penampakan makhluk ini sangat tidak terprediksi, kemunculannya tidak tentu dan terkadang bahkan mereka menghilang tanpa jejak," jelas pemilik penginapan.
__ADS_1
"Apa? Bukankah makhluk merah itu memancarkan aura jahat yang memancar secara kuat? Lantas mengapa hal ini tidak diketahui siapapun?"
"Bukan begitu tuan, kejadian ini sebenarnya sudah tersebar luas di petualang kerajaan barat, namun saya tidak tahu apakah mereka melaporkan hal ini atau hanya menyimpannya saja ...."
"Begitu ya ...."
Kibo tidak habis pikir mengapa kejadian yang aneh ini tidak mendapat tindak lanjut dari pihak kerajaan dan lagi mengapa para petualang tidak mau membeberkan informasi ini, atau jika memang kedua hal itu tidak terjadi apakah ini tandanya pihak kerajaan tutup mulut mengenai masalah ini?
"Apakah ada kemungkinan yang berwenang dalam hal ini pihak kerajaan barat mengetahui hal ini? Maksudku ialah meskipun para petualang tidak memberitahukannya bukankah pihak kerajaan bisa mengetahui informasi tentang makhluk misterius ini tanpa melalui mereka?"
Pemilik penginapan sempat terdiam sejenak, nampak ekspresinya seperti seseorang yang telah diberitahu oleh seseorang, dalam kata lain malah sang pemilik penginapan mendapat pencerahan baru dari pria kriting yang tengah mengobrol dengannya itu.
"Kalau soal itu tidak terpikirkan oleh saya tuan ...."
Hal inilah yang sedang dipikirkan Kibo, rasanya tidak mungkin bila kerajaan barat tidak mengetahui kejadian aneh ini di wilayahnya sendiri, apalagi dengan keberadaan aura jahat yang kuat membuat kemungkinan pihak kerajaan tahu akan hal ini semakin besar.
__ADS_1