
Arthur akhirnya berbicara kepada orang banyak yang sedang berkumpul kali ini, ia menjelaskan bahwa niatnya untuk membawa mereka ke tempat aman dan sontak respon orang banyak itu cukup baik dan menerima apa yang direncanakan Arthur itu.
Arthur kemudian mendekati Yizi dan anggota kelompok Alliance Fight's. "Aku mau agar kalian ikut bersamaku, kita akan pergi ke Kota Theor, dekat kerajaan barat, kota itu terletak cukup dekat dengan Kota Boston, aku hendak menebus perbuatan buruk yang telah kulakukan pada kalian."
"Aku tahu permintaanku ini egois, hanya saja ini merupakan langkah awalku agar bisa merubah apa yang telah kubuat salah dahulu. Aku akan membuat surat izin resmi kelompok Alliance Fight's dengan begitu kalian bisa bebas berkeliling tanpa masalah ke seluruh dunia ini, dan pula aku akan memberikan kalian hadiah atas usahamu."
"Usaha?" Yizi bingung dengan apa yang dikatakan oleh Arthur, apa yang sebanarnya ia maksud?
Arthur sudah menduga pasti Yizi merasa kebingungan ketika mendengar hal ini, namun sebenarnya ia berkata pada para pria besar anggota Alliance Fight's.
Wajar saja bila Yizi tidak tahu apa yang terjadi tiga tahun lalu bahwa kelompok Alliance Fight's yang memenangkan kompetisi Kota Boston karena memang Yizi saat itu ditahan oleh kelompok Dark Shadow.
"Yizi, tiga tahun lalu kelompok mu itu mengikuti sebuah kompetisi di Kota Boston, dan kelompokmu ini memenangkannya."
"Aku hendak menebus kesalahanku dulu dengan salah mengira kalian sebagai penjahat akhirnya kalian tidak mendapat hadiah yang seharusnya menjadi milik kalian."
"Maka dari itu setelah aku sadar, aku hendak memberikan hadiah kompetisi yang tertunda tiga tahun lamanya itu."
Ketika mendengar ini, Yizi merasa kembali teringat akan impiannya dulu yaitu memenangkan kompetisi dan memenuhi keinginan kelompok itu untuk berkembang, membeli sebuah markas besar bagi tempat tinggal mereka.
"Ah, aku jadi terbawa ke masa lalu ...."
Arthur tersenyum. "Akan kuberikan dua ah tidak, tiga kali lipat dari total jumlah hadiah awal yang kuberikan di kompetisi tiga tahun lalu itu."
"Ti-tiga kali lipat!?" Para pria besar anggota Alliance Fight's melongo ketika mendengar hal itu, mereka tidak percaya dengan apa yang mereka dengar saat ini.
"Ya, itu sebagai permintaan maafku yang sekali lagi tidak akan pernah cukup untuk menebus kesalahanku pada kalian, namun jika kalian menerima ini, aku sangat menghargai kalian."
__ADS_1
Yizi menatap dengan penuh arti sambil memainkan kumis tebalnya. "Sudah kubilang Arthur, perubahanmu itulah yang paling kami harapkan, tidak usah membebani dirimu sendiri karena memang kami telah memaafkanmu."
Arthur senang ketika mendengar perkataan itu. "Hadiah kompetisi akan tetap kuberikan, ini tidak seberapa namun aku harap kalian mau menerimanya, kalian harus menerima hadiah yang tertunda tiga tahun lalu karena memang itu adalah hak kalian ...."
Para pria besar anggota Alliance Fight's merasa senang dan antusias ketika mendengar hal ini, kesenangan mereka meluap dengan menatap dan berbicara satu sama lain.
"Tuan Yizi! Usaha kita selama tiga tahun lalu tidak sia-sia!"
"Semua perjuangan yang kami lewati bersama Tuan Kibo tidak sia-sia!"
"Akhirnya impian kita bisa terwujud!"
"Kami yakin Tuan Kibo juga akan senang apabila anda menerima hadiah ini Tuan!"
Mendengar ucapan dari beberapa para pria besar ini, Yizi menjadi yakin ia harus menerima hadiah yang tertunda ini, ia juga sependapat dengan pria besar anggotanya itu memang jika ia dapat mewujudkan mimpi kelompoknya itu maka Kibo pastilah akan merasa senang.
Arthur tersenyum ketika mendengar jawaban dari Yizi. "Oh ya satu hal lagi, di mana kalian menguburkan Kibo?"
"O-oh, kami menguburkannya suatu desa agak jauh dari daerah sini, kami tinggal di sana sementara sampai akhirnya memutuskan untuk mencari Tuan Yizi."
"Begitu ya, kalau begitu setelah aku selesai dengan pembuatan izin dan penyerahan hadiah, bagaimana kalau kita mengunjungi makam Kibo?"
"A-ah ...."
"Ide yang bagus! Bukan begitu Tuan Yizi?"
Yizi agak terdiam ketika Arthur menawarkan untuk mengunjungi makam Kibo, ia teringat kembali akan kebaikan sahabatnya yang tidak akan pernah bisa ia lupakan itu.
__ADS_1
Meskipun kesedihan masih tetap ada pada dirinya, jika ia menolak tawaran ini sama saja dengan ia menolak Kibo untuk bisa beristirahat dengan tenang di alam sana, pada akhirnya ia harus merelakan Kibo dan beranjak dari kesedihan akibat kehilangannya itu.
"Ba-baiklah, aku tidak menyangka akan bertemu kembali dengannya, hanya saja pertemuanku denganya setelah tiga tahun lamanya ini akan terasa berbeda ... tapi tenang saja! Aku baik-baik saja." Yizi berusaha untuk jujur dan kuat untuk menahan perasaannya sendiri secara bersamaan.
Arthur akhirnya telah mendapat persetujuan dari kelompok Alliance Fight's, hal itu membuatnya merasa lega bisa berbuat sesuatu yang menurutnya baik dan yang juga menurut lawan bicaranya baik pula.
Kembali mendengarkan suara orang lain kepadanya merupakan sebuah pekerjaan baru bagi Arthur, sudah saatnya ia mengecilkan suara hatinya yang selalu memerintah dengan tidak peduli pada keadaan orang lain; ia belajar agar bisa kembali menghargai pendapat dan tindakan orang lain kepadanya
Hal yang sama dirasakan oleh seluruh anggota kelompok Alliance Fight's juga, mereka tidak mengira akan diperlakukan sebaik ini oleh Arthur, bahkan Arthur sendiri ingat akan hak hadiah yang seharusnya diberikan pada mereka tiga tahun lalu, namun kali ini mereka mendapat bonus besar dari apa yang seharusnya mereka terima dari hadiah itu.
Setelah semua pembicaaran selesai dan semua orang di sini siap untuk berpindah, Arthur dan Worther menyiapkan sihir teleportasi gabungan yang akan mereka gunakan bersamaan untuk pergi ke kota dekat kerajaan barat, yaitu Kota Theor.
Arthur dan Worther berdiri bersampingan, dan mulai memfokuskan energi mereka.
"Arthur, kau jangan mengeluarkan terlalu banyak energi seperti biasanya ada kemungkinan aku akan kewalahan mengikuti pergerakan energimu yang cukup cepat itu," saran Worther pada Arthur, ia mengatakan hal ini memang karena setiap kali ia menggunakan sihir kombinasi dengan Arthur, Arthur selalu mengeluarkan energi besar hingga akhirnya ia kesulitan untuk menyeimbangkan kekuatannya itu dengan kekuatan Arthur.
"Aku baru sadar dengan hal seperti itu Worther, maafkan aku bila aku seringkali membuatmu susah karena pengendalian energiku ini, namun tenang saja saat ini aku berada di kondisi tenang dan mampu untuk mengendalikan energi sihirku sepenuhnya."
Worther agak terkejut ketika mendengar Arthur berkata seperti itu, rasanya jarang sekali Arthur mengatakan kata maaf; mungkin karena memang ia selalu melalukan hal yang benar, tapi tetap saja ketika ia mendengar hal ini ia merasa ada yang berbeda darinya sekarang.
Mereka berdua memfokuskan energi dan mengangkat kedua tangannya ke atas, seketika itu juga muncullah lingkaran sihir berwarna biru yang cukup besar ada di atas dan dibawah mereka yang hendak berteleportasi secara massal itu.
Aura berwarna kekuningan Arthur muncul, ia berkeringat pada seluruh badannya itu; meskipun ia telah berbicara pada Worther bahwa energi sihirnya telah stabil kali ini, namun Arthur perlu penyesuaian kembali untuk menyelaraskan energinya dengan energi Worther.
Setelah beberapa saat aura kekuningan Arthur hilang dan kekuatan sihir mereka sudah se-irama dan siap untuk melancarkan sebuah sihir gabungan yang memiliki daya jangkau yang besar untuk memindahkan orang sebanyak itu.
Mereka mengucapkan kalimat sakti mereka secara bersamaan yang memang sebuah kalimat wajib bagi siapapun yang menggunakan sihir (selain tujuannya untuk mengenalkan sihir yang akan mereka gunakan, menggunakan nama sihir ketika menggunakannya juga memberikan efek keren bagi siapapun yang melakukannya).
__ADS_1
"Sihir Gabungan: Teleportasi Massal!"