
Kakek Leith berjalan mendekati Danny yang masih terbaring di kamarnya itu, ia terdiam sebentar, "Bagaimana keadaanmu Danny?"
Danny senang karena bisa melihat kembali kakek Leith, "Sekarang, sudah baikkan Kek, mungkin satu minggu kedepan aku sudah bisa berlatih kembali," ujar Danny
"Kau harus istirahat sebulan penuh ya Danny," ucap Kakek Leith, Danny merasa bahwa dirinya itu telah menghabiskan banyak waktu.
Kakek Leith melihat dengan seksama meskipun dengan perban yang sudah dilepas namun bekas luka belum pulih sepenuhnya juga.
Namun ada hal yang disadarinya pemulihan tubuh Danny lebih cepat dibanding siapapun yang pernah ia temui sebelumnya mengingat luka bakar yang dialami Danny tergolong sangat berat.
"Kek ini semua sal---"
"Jangan berkata begitu Danny, sebaliknya ini adalah salahku, aku telah memberikan metode latihan yang kurang tepat untukmu Danny," ujar Kakek Leith
Danny tidak mengharapkan kakek Leith menyalahkan dirinya sendiri, "Kek, kalau begitu apakah ada cara lain?" tanya Danny.
Kakek Leith melihat rambut Danny yang masih rapi tanpa sedikitpun terbakar habis, mengapa bisa begitu?
"Danny, mengapa rambutmu tidak terbakar habis sama seperti bagian tubuhmu yang lain?" Kakek Leith penasaran, dan bahkan baru sekarang ia menyadarinya.
"Oh?" Danny meraba rambutnya, aku menggunakan sihirku untuk melindungi bagian kepalaku Kek, jadi aku bisa meminimalisir bagian vital tubuhku, selain itu ku-alirkan juga keseluruh organ vital ditubuhku," jawab Danny
"Sebenarnya energi sihirku belum cukup kuat untuk melindungi tubuhku, pada akhirnya berakhir seperti ini haha..."
"!" Kakek Leith terkejut, bagaimana bisa tidak terpikirkan olehnya sebelumnya, akhirnya ia memutuskan untuk merubah sedikit prosedur latihan Danny.
"Ah, kau cerdik sekali Danny!" puji Kakek Leith, Danny tersipu kerena mendengar pujian dari gurunya itu.
"Kalau begitu, setelah kau pulih sepenuhnya seminggu kedepan, kita akan mulai berlatih, tenang saja prosedur latihan tetap sama namun kuganti sedikit, kuharap dengan itu bisa membantumu menjalani latihanmu," ucap Kakek Leith
Meskipun Danny tidak mengetahui prosedur yang telah diganti, namun ia tahu apapun keputusan Kakek Leith itu juga demi dirinya agar bisa lebih mengembangkan diri.
"Ngomong-ngomong elemen dasar sihirmu apa Danny?" tanya Kakek Leith.
Danny sama sekali tidak tahu elemen dasar sihirnya sendiri, namun ketika kecil ia belajar beberapa seni sihir dasar angin dan air.
__ADS_1
"Saya tidak tahu Kek, dulu saya hanya belajar beberapa seni berpedang dan seni dasar angin dan air, itupun baru dasarnya sekali," ucap Danny.
"Kalau begitu keberatan apabila ku cek elemen dasar sihirmu?" tanya Kakek Leith, Danny menggelengkan kepalanya tanda ia setuju, ia pun ingin mengetahui elemen dasarnya sendiri.
Kemudian Kakek Leith mulai menyentuh kepala Danny, ia memfokuskan dirinya, kemudian tiba-tiba disekelilingnya muncul titik-titik putih bercahaya.
"!" "Ini...." Kakek Leith terkejut melihat hal ini, ia tidak menyangka seseorang dapat mempunyai elemen sihir sihir seperti ini. Ia pun segera menghentikan pengecekan itu, terlihat Kakek Leith masih belum percaya dengan apa yang tadi terjadi.
"Bagaimana mungkin seseorang punya elemen sihir suci, tidak ini bukan elemen sihir, ini adalah kekuatan suci!" pikir Kakek Leith.
Seharusnya tidak ada seorang manusia atau bahkan makhluk apapun di dunia ini yang bisa menguasai energi suci, itu merupakan energi yang sangat langka yang dimiliki oleh para ras malaikat, kekuatan seperti ini sangat ampuh bila digunakan untuk melawan iblis.
"Danny, mengapa kau bisa mendapatkan kekuatan seperti ini?" tanya Kakek Leith, mendengar pertanyaannya itu, Danny malah ikut bingung karenanya.
"Maksud Kakek? saya tidak mengerti...." Danny melihat Kakek Leith memenjamkan mata akan bersiap untuk menjelaskannya.
"Begini Danny, kau memiliki kekuatan yang tidak biasa atau bisa dibilang unik. Kau memiliki energi kekuatan suci," ucap Kakek Leith.
Danny baru pertama kali mendengar tentang kekuatan suci maksudnya itu apa?
"Ras Malaikat?" Danny bahkan baru tahu tentang itu, ia penasaran akan hal yang baru didengarnya itu
"Ras yang tinggal di langit bagian atas, ribuan tahun ras mereka beecekcok dengan ras iblis..."
Kakek Leith melihat Danny dengan seksama "... kekuatannya itu bisa dipakai untuk mengalahkan para iblis...." Danny baru pertama kali mengetahui tentang hal tersebut.
"Apa kita bisa melihat mereka Kek?" jika ras iblis ada di Hello ini, mungkin saja...
"Sejauh ini tidak ada, Ras Malaikat telah mengadakan perjanjian agar tidak turun ke dunia ini, perjanjian ini mengikat antara ras malaikat dan iblis, namun sepertinya iblis mempunyai tujuan lain...." Jelas Kakek Leith
"Itu berarti mereka melanggar perjanjian?" Kakek Leith mengangguk mendengar pernyataan Danny.
"Aku sendiri juga ragu apabila ras malaikat benar-benar ada, namun sekarang sepertinya keraguanku berkurang," ujar Kakek Leith
"Mana mungkin begitu Kek, Aku hanyalah pemuda biasa, mana mungkin punya kekuatan sehebat itu!" Danny berusaha berpikir realistis
__ADS_1
Kakek Leith kemudian mengajukan pertanyaan padanya. "Pernahkah kau kehilangan kesadaran sewaktu dulu Danny?"
"Kehilangan kesadaran?" Danny berusaha mengingatnya, ya dirinya pernah kehilangan kesadaran sewaktu berada dipenginapan, hal tersebut memang aneh baginya
"Ah iya, kurasa pernah ...." Kakek Leith melihat hal ini sebagai hubungan yang jelas, bahwa Danny memiliki kekuatan suci.
"Itu kemungkinan disebabkan oleh aktifnya kekuatan sucimu Danny," ucap Kakek Leith.
Ini jelas membuat Danny heran. "Itu berarti aku dikendalikan Kek?" karena pikirnya ia seperti dikendalikan oleh suatu kekuatan.
"Bukan begitu kurasa, kau sendiri saja yang belum mampu mengontrol kekuatan itu, dalam kasusmu sepertinya kekuatan itu hanya memimpinmu dalam melakukan hal."
"Jelasnya, kekuatan itu ingin kamu agar bisa melakukan hal baik karena itulah yang dilakukan oleh kekuatan suci."
Danny mulai bisa mengerti. "Kekuatan ini bersifat mengandung kebaikan, kekuatan ini sendiri yang akan membimbing penggunanya, kau tidak mungkin berbuat jahat menggunakan kekuatan ini." Jelas Kakek Leith.
"Apakah nanti suatu saat aku dapat mengendalikan kekuatan ini Kek?" tanya Danny
"Aku tidak tahu, hal ini belum pernah kujumpai sebelumnya...." terang Kakek Leith. Danny hanya bisa terdiam.
"Namun aku yakin, kekuatan itu akan membimbingmu melakukan hal baik, kau hanya perlu terus mengasahnya saja Danny...." jelas Kakek Leith kembali.
"Saya masih penasaran kek, apa elemen dasar sihir saya?" tanya Danny, Kakek Leith hanya menggelengkan kepalanya, "Aku tidak tahu, kekuatan suci itu menutupi seluruh informasi tentang kekuatanmu Danny," ucapnya
"Begitu ya...."
"Tapi aku yakin, kau pasti bisa menggunakan kekuatan itu untuk kebaikan Danny."
"Iya kek saya akan berusaha sebaik-baiknya," ucap Danny
"Dan ingat jangan malas-malasan ya...." ucap Kakek Leith sambil menggoyang-goyangkan jari telunjuknya. Danny hanya membalasnya dengan senyuman.
"Kalau begitu, aku mau ke halaman dulu, temanmu si gadis muda itu telah menunjukkan perkembangan yang baik," ujar Kakek Leith.
Danny tidak sabar untuk segera berlatih, semangatnya sudah berkobar-kobar, dan fisik serta mentalnya pun sudah hampir pulih.
__ADS_1
"Aku tak sabar!"