Menuju Tak Terkalahkan

Menuju Tak Terkalahkan
Act 541: Terpaksa


__ADS_3

Setelah tahu tidak bisa melakukan apapun, ras malaikat tetap saja mencampuri ranah pribadi ras iblis.


"Tidak, tidak ada yang salah dengan menerima upah." Gaberl sedikit tersenyum, pekerjaan apa lagi yang dilakukan iblis selain mengalahkan siapa yang jadi musuhnya?


Tidak peduli bagamanapun caranya, ras iblis tentu akan memegang perjanjian yang sudah dibuat.


Ras malaikat tidak punya akses langung untuk ikut campur, namun mereka tahu segala yang terjadi di dunia bawah, kenyataannya mereka sudah tahu perjanjian seperti apa yang terjalin antar manusia dan iblis.


Bukan hal yang mudah menyelesaikan misi akbar ini. "Kau bisa kehilangan banyak kekuatan Archifer."


Gaberl tidak meragukan kekuatan ras iblis, namun adalah pekerjaan berat untuk menyingkirkan setiap ras selain manusia di dunia ini, bahkan untuk ras terkuat sekalipun.


"Sejak kapan kalian jadi sekutu kami?" Kenapa ras malaikat begitu peduli? Archifer tidak suka urusannya dicampuri dalam-dalam begini.


Tapi apa boleh buat, perkataan perwakilan ras malaikat itu benar. Archifer tidak bisa meninggalkan meja pertemuan sampai diskusi benar-benar selesai.


Bagaimanakah rasanya ketika ada hal yang begitu penting namun dipaksa melakukan hal lain? Begitulah perasaan sang raja iblis saat ini.


Gaberl terdiam, sudah ia duga pendirian sang raja iblis tidak bisa digeserkan dengan pandangan lain.


"Kalian kasihan pada ras yang akan kubinasakan?" Archifer memastikan sendiri sekarang.


Tidak ada alasan lain kenapa ras malaikat begitu ikut campur dalam urusan ini.


"Kupikir ras malaikat tidak pernah ikut campur soal dunia bawah." Archifer terdengar penasaran.


Apa ras malaikat kehilangan integritasnya karena rencana akbar ini?


"Tidak, kami tidak bisa mengatur apa yang terjadi di dunia bawah." Gaberl menjawabnya.


Jawaban yang membosankan.


Gaberl tahu di titik ini semuanya sudah terjadi. Dengan perjanjian antar manusia dan iblis maka itu akan menandai perubahan dunia.


Tidak dapat dipungkiri ras malaikat berusaha mengubah alur cerita, namun ras iblis bukanlah ras plin-plan dan mudah menyerah.


Kepedulian mereka terhadap ras selain manusia tentu saja ada. Namun semuanya sudah tidak bisa diubah lagi.

__ADS_1


Archifer sudah bulat dengan keputusannya sendiri. Saatnya menunjukkan eksistensi kegelapan itu sendiri. Jadi sia-sia saja ras malaikat mengajaknya bicara begini.


Brak.


Archifer menghentakkan tangannya di meja, ia terlihat tidak nyaman diam saja begini, meski begitu ia masih menatap lawan bicaranya.


"Kami memanggilmu untuk mengadakan perjanjian." Gaberl menatap serius sekarang.


"...." Archifer baru tahu soal ini, ia pikir pertemuan ini hanyalah pembicaraan biasa.


Namun tidak seperti itu, ras malaikat punya agenda tersembunyi ternyata.


"Apa itu?" Dengan rendah hati Archifer menanyakan maksudnya. Padahal ia hampir kehabisan kesabaran.


"Melanggar perjanjianmu dengan manusia, ras malaikat akan turun tangan." Nada suara Gaberl terdengar serius.


"!" Archifer terdiam, jelas-jelas ia kaget mendengar berita seperti ini.


"Bodoh sekali mengingkari peraturan." Archifer menatap tajam.


"Tidak, ini adalah komitmen kami. Selama kalian memegang perjanjian itu kami tidak akan mengganggu."


Para Komandan besar yang ada di sampingnya pun tidak berani berkata-kata. Mereka mempercayakan semua ini pada sang raja, Archifer.


Inilah kali pertama sepanjang sejarah di mana ras malaikat mau turun tangan seperti ini.


"Archifer, aku tidak perlu menjelaskan dua kali."


Archifer terdiam, ia tidak bisa berdalih apapun lagi. Ras malaikat bersikeras ikut campur bilamana sesuatu terjadi dengan perjanjian ini.


Memangnya apa yang bisa terjadi? Kenapa ras malaikat sampai bertindak seperti ini?


Seperti yang diketahui ras malaikat lebih punya peraturan ketat, kenapa mereka mau berurusan dengan perjanjian antar iblis dan manusia?


Tidak lain tidak bukan karena isi dari perjanjian itu sendiri. Ras iblis akan berpindah dari dunia bawah ke Hello dengan menguasai sebagian wilayah di bagian timur.


Risiko yang diambil manusia terlalu besar, karena itulah ras malaikat ikut campur dalam skenario ini.

__ADS_1


"Aku tidak setuju." Seketika itu juga Archifer menyampaikan pendapatnya.


Sang raja iblis tidak berpikir panjang sama sekali, untuk apa setuju dengan hal merugikan seperti ini?


Perjanjian tak akan terwujud tanpa ada kesepakatan dari kedua belah pihak. Archifer tidak mau diatur oleh ras langit.


"Kalau begitu kami akan menghentikanmu." Gaberl menatap tajam.


"!" Bahkan para komandan besar iblis terkejut mendengar berita ini. Beragam protes sudah ada di ujung mulut mereka namun masih bisa ditahan.


Archifer terdiam. Niat baiknya menghadiri pertemuan berubah jadi malapetaka begini. Bukan musibah fisik melainkan kenyataan yang pahit.


Buntut dari perjanjian mereka dengan manusia jadi seperti ini. Ras malaikat kini terang-terangan mengancamnya.


'Ini tidak bagus.' Archifer memikirkannya lagi. Melawan ras malaikat di masa ini tidak menguntungkannya.


Ras malaikat punya energi suci yang kuat, lawan alami dari energi kegelapan ras iblis.


Berusaha membela tekad adalah hal yang paling penting, namun Archifer sadar bukan pilihan yang bagus.


Kekuatan ras malaikat itu masif, belum lagi dengan kekuatan lain yang mungkin saja disembunyikan mereka.


Archifer tidak menyangka ia terdesak begini. Ia tidak mungkin mundur dari perjanjian dengan manusia, dan di sisi lain tidak mungkin berperang dengan ras malaikat.


Sementara itu tidak butuh waktu lama para komandan besar iblis kembali percaya diri. Mereka yakin sang raja mereka akan mengambil keputusan terbaik.


"Baiklah."


"!?" Tidak seperti yang mereka duga! Sang raja iblis malah setuju!


"...." Victoria, salah satu iblis perempuan menggertak tanda tidak setuju, dan beberapa komandan besar iblis pun sama saja.


Pertanyaan mereka sama, kenapa bisa-bisanya sang raja iblis memutuskan hal ini? Bukankah seharusnya ras iblis jadi yang terdepan dan terus maju apapun yang terjadi?


Pada akhirnya itulah yang diinginkan Archifer, hanya saja kenyataan memaksanya menurunkan sedikit egonya dan setuju dengan perjanjian ras malaikat ini.


Dengan begitu selesailah pertemuan antar kedua ras ini. Ras iblis terpaksa menerima perjanjian baru dengan ras malaikat.

__ADS_1


Kini hanya tinggal menunggu waktu saja berapa lama 'kah perjanjian iblis dan manusia ini bisa bertahan.


***


__ADS_2