
Di sisi lain….
Duo bersaudara, Jack dan Gill dari Kerajaan Selatan terdiam, sementara mereka masih bisa merasakan kekuatan dari tempat asal mereka sendiri.
“Kita malah tidak bertahan di kampung halaman sendiri Kak.” Gill menatap langit abu kelam ini. Rasanya ada yang mengganjal di hati.
“Tidak apa.” Jack merasakan apa yang dirasakan adiknya, dan bukannya berlagak tidak peduli juga.
“Banyak prajurit yang lebih hebat dibanding kita.” Jack tersenyum kecil. Faktanya meski mereka terkenal namun tidak berarti pihak kerajaan mengakui mereka. Pada kenyataannya Kerajaan Selatan tidak pernah menganggap mereka kebanggaan.
Jack sadar, ia dan adiknya hanya beruntung terkenal meski dengan cara yang tidak biasa. Melihat masih adanya hawa kehidupan yang terasa di Kerajaan Selatan membuat mereka lega.
Dan disi lainnya….
Hal yang sama terjadi pula pada mantan ksatria suci yang tersisa, mereka tidak berada di kampung halaman mereka dan malah ada di Kerajaan Timur.
Arthur sudah lebih baik setelah dipulihkan Hellen. Ia masih bisa merasakan aura perlindungan Kerajaan Barat. Sontak menimbulkan banyak pertanyaan di benaknya, seperti ‘kenapa aura perlindungan kota masih ada? Padahal serangan iblis masih berlangsung?’
Tidak peduli selemah apapun iblis, jika menyerang bergerombol tetap saja akan jadi ancaman besar yang tidak bisa diremehkan.
Apa mungkin prajurit kuat lain sudah mengatasi situasi ini? Arthur yakin dengan pendapatnya ini.
Ia tidak bisa mempertahankan wilayahnya sendiri, pada akhirnya ia merasa tidak baik-baik saja.
Meski sudah tidak ada ksatria suci lagi, namun Arthur tetap punya tanggung jawab untuk melindungi tempatnya dibesarkan, yang sayangnya tidak bisa dilakukan.
“Apa yang kau pikirkan?” Worther menepuk pundak sang pria pirang ini.
Arthur menggelengkan kepalanya.
Worther paham kenapa si Arthur ini seolah menyembunyikan sesuatu darinya.
Yah namanya juga Arthur, dari dulu ia sulit sekali membicarakan isi hatinya. Pikirannya dipenuhi dengan idealisme dan kepercayaannya sendiri. Mau dipaksa bicara juga tidak ada gunanya.
__ADS_1
Arthur mengarahkan pandangannya melihat ke sekitarnya, terasa hawa kekuatan misterius bersamaan dengan langit kelabu.
Seolah hanya fenomena alam biasa, namun dengan insting tajam miliknya, Arthur tahu lebih dari sekedar hal itu.
Apakah ulah pasukan iblis yang sudah menyerang dunia? Tidak ada yang bisa menjawabnya di waktu sekarang.
Arthur tahu ia punya tanggung jawab, namun jika ia gegabah tentu akan merepotkan rekan-rekannya. Ini bukan waktu yang tepat menuruti ideologinya sendiri.
“Jangan sampai wajah tampanmu kupukul. Haha!” Worther tahu kondisi Arthur tidak baik-baik saja, ia tidak akan membiarkan rekannya gegabah lagi!
Arthur tersenyum, sementara Hellen menatap angkasa cemas dan Jessica kebalikannya, dia terlihat sangat serius....
***
SRING!
Cahaya terang lagi… Seberapa banyak ia melihatnya, rasanya tetap ada makna baru dibaliknya….
“MATILAH!” Lagi-lagi serangan Archifer menusuk tepat di organ vitalnya! Danny tidak sempat membuka portal dan menghindar!
SYUT!
“COBA SAJA!” Danny membuka matanya tajam! Tidak peduli seberapa banyak serangan musuh mendarat, ia akan tetap ada untuk menerimanya!
“HAAAA!” Danny memegang pedang kegelapan sang raja iblis itu dan tangannya seolah langsung meleleh begitu saja!
“Hmh!” Archifer puas dengan apa yang dilihatnya, tidak ada yang bisa memegang senjata miliknya!
Jangan samakan kekuatannya dengan masa lalu! Meremehkan raja iblis sama dengan mengalami kekalahan dengan instan!
Tidak peduli kekuatan suci sekalipun! Inilah kekuatan gelap yang sebenarnya!
“Uh.” Lagi-lagi Danny merasa baik-baik saja, bahkan melihat tangannya meleleh di depan matanya sendiri.
__ADS_1
Apa ia sudah saking bersahabatnya dengan rasa sakit yang diterima? Sungguhlah pemuda yang kuat.
“Batu Regenerasi: Pemulihan Total!”
Sring!
Seketika itu juga Danny kembali bersinar terang, dan tangannya kembali seperti semula dengan cepat!
‘Menarik!’ Bahkan raja iblis mengakuinya! Sangat jarang ia menghadapi lawan dengan kekuatan pemulihan secepat ini!
Shhhh!
Dengan cepat kekuatan suci menyebar ke pedang hitam itu, sementara Archifer terus memperkuat tusukannya!
Dengan kekuatan fisik yang besar dikombinasikan kekuatan gelap, bukan tidak mungkin tubuh Danny bisa terbelah dua! Sangat berbahaya sekali!
Sring!
Danny terus berupaya menyebarkan kekuatan suci pada pedang yang menusuknya. Kekuatan raja iblis terus meningkat seolah tidak ada batasnya!
Shhh….
Pada akhirnya pedang aura gelap Archifer sudah sepenuhnya diselimuti energi suci! Padahal kekuatan gelapnya sangat hebat!
Grep!
Danny akhirnya bisa memegang dengan seksama pedang menyebalkan raja iblis itu. Tanpa melelehkan tangannya sendiri!
Tentunya ini adalah pencapaian yang hebat!
‘Kekuatan sucinya meningkat.’ Bahkan sebelum Archifer bisa menebasnya, dia sudah menyelimuti senjatanya dengan energi suci! Sudah ia duga pemuda ini pasti tidak bisa mengendalikan kekuatannya sendiri.
Tandanya sudah jelas! Dia dibatasi kemampuan tubuhnya sendiri! Akhirnya pertanyaan pun terjawab.
__ADS_1
SRASH!