
Danny merasa dengungan keras muncul tiba-tiba setelah tangan dari Tuan Housen memegang bahunya itu, dan bersamaan dengan itu muncul sebuah gelombang berwarna kuning yang kini menyelimuti seluruh daerah hijau ini.
Seakan semuanya menjadi berbeda, Danny tidak tahu benar apa yang telah terjadi saat ini, apa maksud dari suara dan gelombang berwarna kuning itu yang tadi terjadi sesaat setelah Tuan Housen memegang bahunya dan mengucapkan kalimat yang tidak diketahui apa artinya.
Sekarang ini Danny melihat semuanya menjadi berhenti, entah mengapa di saat gelombang berwarna kuning ini dilihatnya semua aktifitas di sekitar area ini menjadi terhenti, tidak peduli sedang ada apa di sini.
Burung-burung di udara yang berterbangan pun terlihat berhenti, dan tidak bergerak sama sekali, udara disekitar tidak benar-benar dirasakannya seperti angin yang sebelunya memang kencang di sini, seolah semuanya berhenti, begitulah menurut pendapatnya sekarang ini.
Danny melihat dengan seksama Tuan Housen yang berada paling dekat dengannya, wajahnya yang serius masih bisa dilihatnya, di mana dengan tatapan tajam menatapnya, dan sama sekali tidak ada hal yang membuat perasaan tegang jadi hilang di sana.
A-apa ini? Mengapa semuanya menjadi berhenti bergerak? Apa yang terjadi?
Danny keheranan dengan apa yang terjadi di sekitarnya, masih belum mengerti dengan maksud Tuan Housen dengan membuat keadaan menjadi terhenti seperti ini.
Terhenti? Tunggu dulu?!
Danny sempat berpikir gelombang kuning yang tadi muncul sebelumnya membuat suasana dan area di sekitarnya menjadi terhenti karenanya, namun ketika menyakini apa yang terjadi adalah seperti itu Danny melihat sesuatu yang janggal di sini.
Mengapa Tuan Housen tersenyum? Bukankah waktu berhenti? Namun mengapa ekspresinya bisa berubah seperti itu?
Danny melihat adanya perubahan ekpresi yang tadinya Tuan Housen tidak tersenyum dan terlihat serius namun sekarang ia melihat bibirnya sedikit naik ke atas, seolah-olah akan membuat senyuman padanya, yang di mana hal ini tidak bisa terjadi bilamana waktu disekitarnya berhenti.
__ADS_1
Danny yang melihat sedikit perubahan itu belum bisa memastikan pasti dengan apa yang terjadi saat ini yang memang dugaan sebelumnya itu tidak benar-benar tepat.
Ia pun menengadah ke atas melihat burung yang terhenti di udara sebelumnya, namun ketika melihat kembali letak dari burung di udara dan benar saja posisi burung itu pun sedikit berubah dan tidak sama seperti yang sebelumnya dilihatnya.
Posisi setiap hal yang sebelumnya kulihat jadi berubah, ini berarti waktu tetap berjalan namun sangat lambat, mengapa bisa begitu?
Danny bisa langsung tahu mengenai apa yang sedang dialaminya ini, yang pasti ia tahu waktu berjalan lebih lambat dari yang seharusnya, karena setiap hal tidak semestinya bergerak selambat ini pada keadaan yang sebenarnya.
Danny mencoba untuk menggerakkan badannya, terasa berat seolah-olah ada beban yang sedang dibawanya, ini adalah hal aneh lain yang ditemuinya ketika Tuan Housen melakukan 'sesuatu' padanya.
Terasa berat, apakah pergerakanku juga sama lambatnya seperti apa yang terjadi di sini?
Danny menduga tubuhnya juga ikut efek dari gelombang warna kuning yang tiba-tiba muncul tadi, yang menandai awal di mana kejadian aneh mulai muncul.
Danny melangkahkan kakinya perlahan untuk sedikit menjauh dari Tuan Housen yang tepat berada di depannya itu, berat namun masih bisa untuknya bergerak secara bebas, beberapa langkah mundur telah dilakukannya dan sekarang ia berada dalam jarak yang cukup ideal baginya untuk melihat gurunya itu.
Situasi yang berjalan lambat ini membuat Danny berpikir ia juga ikut terbawa melambat, namun setelah mencoba bergerak meskipun terasa berat namun pergerakannya itu tidak selambat apa yang sedang ia lihat di sini.
Melihat semua hal bergerak lambat kecuali dirinya membuat Danny berpikir akan sesuatu, mungkinkah situasi lambat ini adalah latihannya di sini? Lantas apa hubungannya kelambatan ini dengan kecepatan yang cepat?
Meskipun Danny belum begitu mengetahui maksud sebenarnya dari latihan ini, namun setidaknya situasi ini memberikannya gambaran bagaimana kondisi lambat ini.
__ADS_1
Tidak berapa lama Danny mengalami perasaan melambat karena gelombang kuning itu, ia merasa dadanya sesak seperti ditekan oleh sesuatu, ia tidak tahu mengapa dia tiba-tiba merasakan hal ini, padahal sebelumnya kondisi tubuhnya sehat dan tidak ada sakit yang mengganggunya.
Apa ini? Sesak, dadaku sepertinya jadi berat dan susah bernafas ....
Danny memegang dadanya sendiri, rasa sesak yang dialaminya tidak kunjung membaik juga, malahan rasa sesaknya berefek pada caranya bernafas yang jadinya tidak teratur karena sulit menghirup udara.
Haaahh mengapa jadi begini? Apa ini efek dari perlambatan waktu ini? Astaga sesak sekali!
"Khhhh .... Hhhhh ...." Danny tersungkur karena merasa rasa sesaknya malah membuatnya sulit bernafas, dan akhirnya ia memikirkan cara bagaimana caranya agar dadanya tidak sesak dan bisa bernafas kembali seperti biasa.
Pemuda itu merenggut bajunya sendiri berusaha untuk menghirup udara segar, bahkan sebelum ia bisa berpikir lebih jauh ia sudah kehabisan nafas dan tidak ada cukup waktu baginya untuk memikirkan alasan mengapa hal ini terjadi padanya.
Sial! Bagaimana bisa aku berpikir kalau begini?! Apa yang harus kulakukan?!
Pemuda itu mulai kehilangan kesadarannya, pandangannya kabur karena tidak ada cukup oksigen baginya yang menyebabkan kesadarannya menghilang perlahan, sampai saat ini pun ia tidak mengetahui apa maksud latihannya ini bahkan setelah ia hampir kehilangan kesadarannya ini.
Brugh.
Danny ambruk dengan tidak mengetahui apapun, tanpa informasi apapun, dan tanpa petunjuk apapun ia sudah tidak tahu lagi apa-apa tentang latihannya ini, dan harus dibuat penasaran sampai akhir di mana ia benar-benar kehilangan kesadaran.
Ah ... latihan ini ... memang berat ....
__ADS_1
Zuuuuunggg!!!